MASAKINI.CO – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Agus Andria, menyampaikan persentase penduduk miskin di Aceh mengalami penurunan pada September 2025. Meski demikian, angka kemiskinan di wilayah perdesaan justru mengalami peningkatan.
Agus Andria menjelaskan, persentase penduduk miskin di Aceh turun dari 12,33 persen pada Maret 2025 menjadi 12,22 persen pada September 2025.
“Secara umum angka kemiskinan di Aceh mengalami penurunan, namun terdapat perbedaan tren antara wilayah perkotaan dan perdesaan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, di wilayah perkotaan persentase penduduk miskin mengalami penurunan cukup signifikan, yakni dari 8,54 persen menjadi 8,15 persen atau turun sebesar 0,39 persen poin.
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di wilayah perdesaan. Persentase penduduk miskin di perdesaan justru meningkat dari 14,44 persen pada Maret 2025 menjadi 14,51 persen pada September 2025 atau naik sebesar 0,07 persen poin.
Menurut Agus, perbedaan tren tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan tingkat kesejahteraan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan di Aceh.
Ia menambahkan, data tersebut menjadi gambaran bahwa upaya penanggulangan kemiskinan masih perlu difokuskan, terutama pada masyarakat di wilayah perdesaan.










Discussion about this post