MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menegaskan bahwa seluruh jenis kegiatan usaha, termasuk profesi digital seperti affiliate TikTok, konten kreator, hingga penjual online rumahan, akan masuk dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Plt Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamuddin, menjelaskan SE2026 merupakan sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali untuk memetakan seluruh aktivitas usaha di Indonesia, baik usaha besar, kecil, UMKM, hingga usaha berbasis digital yang kini berkembang pesat.
“Semua usaha akan didata, termasuk yang dilakukan secara online. Affiliate TikTok yang menghasilkan pendapatan dari aktivitas digitalnya, itu juga masuk kategori usaha dan otomatis akan didata,” ujar Tasdik, Selasa (25/11/2025).
Menurutnya, pendataan usaha daring menjadi krusial karena sektor jasa di Aceh terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat, terutama di kota-kota besar seperti Banda Aceh.
“Sebagai daerah yang terus maju, sektor jasa akan makin mendominasi. Termasuk jasa digital seperti live streaming, afiliasi, konten kreatif, dan lainnya,” katanya.
Dalam mekanismenya, petugas SE2026 akan mendatangi rumah warga satu per satu untuk menanyakan apakah terdapat kegiatan usaha, baik usaha keluarga maupun usaha individu anggota rumah tangga.
“Misalnya orang tua memiliki warung, sementara anaknya bekerja sebagai konten kreator atau affiliate. Itu dicatat sebagai dua usaha berbeda,” tambah Tasdik.
Pendataan mencakup nama usaha, pemilik, omzet, jumlah pekerja, nilai produksi, hingga input barang. Tak hanya usaha profit, usaha non-profit seperti lembaga keagamaan atau sekolah juga ikut didata.
Untuk kebutuhan sensus ini, BPS Aceh akan merekrut petugas lapangan secara terbuka pada Februari 2026. Secara nasional, diperkirakan ada sekitar 190 ribu petugas yang akan bekerja dalam SE2026.
“Proses rekrutmen hingga pelatihan dilakukan dengan standar ketat agar data yang dikumpulkan akurat,” jelas Tasdik.
SE2026 juga akan memetakan perubahan ekonomi Aceh dalam 10 tahun terakhir, termasuk pergeseran dari sektor primer menuju sektor industri dan jasa.
“Ini penting untuk perencanaan daerah, misalnya apakah kebutuhan telur dan ayam di Aceh harus dipenuhi dengan membangun produksi sendiri atau masih tergantung dari provinsi lain,” kata Tasdik.










Discussion about this post