MASAKINI.CO – Seluas 58,7 hektare lahan di Kabupaten Aceh Barat terdampak akibat bencana karhutla yang yang terjadi sejak 15 Januari hingga 6 Februari 2026.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Barat, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut berdampak pada 7 kecamatan, 12 gampong dengan total 13 titik lokasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah menyampaikan, saat ini seluruh titik kebakaran telah berhasil ditangani hingga 100 persen.
Adapun rincian luas lahan terdampak berdasarkan wilayah yaitu Suak Raya seluas 10,5 hektare, Ujong Beurasok 9,5 hektare, Suak Nie 10 hektare, Aron Baroh 0,5 hektare, Gampong Alue Peunyareng 1 hektare, Ujong Tanoh Darat Lokasi I 0,5 hektare, Ujong Tanoh Darat Lokasi II 0,5 hektare.
Selanjutnya, Gampong Peulante 6,2 hektare, Gampong Blang Luah 4 hektare, Gampong Meunasah Rambot 11,5 hektare, Gampong Ranto Panyang Timur 2 hektare, Gampong Blang Cot Rubek 1,5 hektare, dan Gampong Blang Cot Mameh 1,5 hektare.
Dalam penanganan Karhutla tesebut melibatkan berbagai unsur diantaranya Damkar Mako BPBD, Damkar Kecamatan Woyla, Meureubo, Kaway XVI, dan Arongan Lambalek, Manggala Agni Sibolangit Balai Dalkarhut Sumatera, Kodim 0105 Aceh Barat, Yonif 116 Garda Samudra, Polres Aceh Barat, KPH Wilayah IV Aceh, DLHK Provinsi Aceh, Tim OMC BNPB, serta dukungan penuh dari masyarakat.










Discussion about this post