MASAKINI.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah terjadi di Kabupaten Aceh Barat menyebar ke tujuh kecamatan berbeda. Lokasi terdampak mencakup Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Meureubo, Woyla Barat, Pante Ceureumen, Bubon, dan Kaway XVI, dengan beberapa gampong di masing-masing wilayah terkena.
Penyebab kejadian masih sedang diselidiki. Total luas lahan yang terbakar sekitar 50,2 hektar, dengan rincian: Suak Raya 10,5 Ha, Ujong Beurasok (Lapang) 9,5 Ha, Suak Nie 10 Ha, Aron Baroh 0,5 Ha, Alue Peunyareng 1 Ha, Ujong Tanoh Darat 0,5 Ha, Peulante 4,2 Ha, Blang Luah 4 Ha, Meunasah Rambot 8 Ha, Ranto Panyang Timur 2 Ha.
“Tidak ditemukan korban jiwa, masyarakat yang mengungsi, maupun orang yang terluka akibat peristiwa ini,” mengutip keterangan resmi BPBA, Kamis (29/1/2026). Semua dampak yang terjadi bersifat material pada lahan.
Tim Pusdalops telah mengerahkan peralatan termasuk 2 unit drone, 1 unit Dmax, 1 unit pick up Panther, 2 unit mesin air dan selang, serta 1 unit ATV untuk memantau serta menangani api sejak hari berikutnya.
Penanganan berlangsung mulai tanggal 17 hingga 28 Januari 2026, dengan dukungan dari Polri, TNI, KPH, dan masyarakat lokal. Masker juga telah dibagikan ke tiga sekolah dan warga.
Tim fokus menangani titik api di Kecamatan Johan Pahlawan, Meureubo, dan Kaway XVI. Beberapa lokasi telah berhasil dikuasai sejak Rabu (28/1/2026).
Kondisi terakhir menunjukkan api berhasil dipadamkan di Suak Raya 7 Ha, Ujong Beurasok 5 Ha, Suak Nie 4 Ha, Alue Peunyareng 1 Ha (selesai), Aron Baroh 0,5 Ha (selesai), Blang Luah 3,9 Ha, Ujong Tanoh Darat 0,5 Ha (selesai), dan Meunasah Rambot 1,5 Ha.
Penanganan di Gampong Aron Baroh Kecamatan Woyla sudah selesai secara total. Upaya masih berlanjut di Suak Raya dan Suak Nie untuk memutus penyebaran api ke permukiman dan jalan raya.
Informasi ini diperoleh dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Barat yang memantau perkembangan secara terus-menerus.










Discussion about this post