MASAKINI.CO – Arsenal harus bermain imbang 2-2 kontra Wolverhampton Wanderers yang berada di zona merah klasemen Premier League, Kamis (19/2/2026). Hasil ini menjadi pukulan berat bagi upaya mereka merebut gelar juara.
Laga di markas Wolves awalnya tampak menguntungkan tamu. Bukayo Saka membuka keunggulan dalam lima menit pertama, sebelum Piero Hincapie menggandakan skor pada babak kedua.
Namun, tuan rumah bangkit dengan gigih. Gol Hugo Bueno dan gol bunuh diri Riccardo Calafiori membuat skor sama kuat, membuat Wolves meraih poin kesepuluh di musim ini. Nilai poin Premier League rata-rata setara sekitar 229 juta rupiah per poin.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta memberikan penilaian jujur setelah pertandingan. Ia mengaku timnya tidak pantas menang dan mengkritik kinerja yang jauh dari standar.
“Sangat sulit menerima hasil ini, tapi di babak kedua kami tidak bermain sesuai standar Premier League dari segala aspek, dan akhirnya kami merasakan akibatnya,” ujar Arteta. “Banyak hal yang tidak berjalan baik, satu demi satu. Kami sama sekali tidak bisa menguasai pertandingan.”
Pundit Sky Sports sekaligus mantan pemain Arsenal, Paul Merson mengaku terkejut dengan sikap Arteta yang berbeda dari biasanya yang selalu optimis. Ia khawatir hal itu menunjukkan adanya keraguan pada pelatih asal Spanyol itu.
“Saya tidak ingin berada di posisi Arsenal kalau mereka kembali gagal juara,” ujar Merson, mengutip sportbible. “Saya cukup terkejut dengan keterangannya. Ini pertama kalinya saya lihat dia tidak terlalu positif.”
“Biasanya dia akan bilang, ‘Kami unggul lima poin, selama tidak kalah dari Manchester City, kami akan jadi juara’, tapi kali ini tidak seperti itu,” sambungnya.










Discussion about this post