MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, April 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Akademisi Sorot Optimalisasi RTH Taman Sari, Dorong Wali Kota Perkuat Reorientasi Tata Ruang Banda Aceh

Redaksi by Redaksi
25 Februari 2026
in News
0
Akademisi Sorot Optimalisasi RTH Taman Sari, Dorong Wali Kota Perkuat Reorientasi Tata Ruang Banda Aceh

Akademisi muda Aceh, Nuzulul Fahmi. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Akademisi muda Aceh, Nuzulul Fahmi, menyampaikan pandangan terbuka terkait kondisi Taman Sari Banda Aceh yang dinilai belum optimal sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Dalam keterangannya, Rabu (24/2/2026), ia menilai kawasan strategis tersebut semestinya menjadi ikon ruang publik hijau kota, namun pemanfaatannya masih didominasi bangunan sehingga fungsi ekologis dan sosialnya belum maksimal dirasakan masyarakat.

RelatedPosts

Harga Emas Hari Ini Naik atau Turun?

BMKG Keluarkan Peringatan Siaga Bencana Hidrometeorologi di Aceh

39 Gempa Guncang Aceh Sepekan, Mayoritas Dangkal dan Tak Dirasakan

Menurut Nuzulul, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal perlu menjadikan pembenahan Taman Sari sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan visi kepemimpinan kota yang sejuk, nyaman, dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa RTH bukan sekadar elemen estetika kota, melainkan fondasi fundamental kualitas lingkungan perkotaan yang berpengaruh langsung pada kesehatan, keseimbangan ekologi, dan interaksi sosial warga.

Ia menyoroti proporsi ruang terbuka di Taman Sari yang dinilai tidak ideal. Berdasarkan prinsip tata ruang RTH, luas bangunan dalam kawasan hijau seharusnya maksimal 20 persen dari total area. Namun di lapangan, kata Nuzulul, dominasi struktur fisik justru lebih besar, sehingga ruang vegetasi dan ruang terbuka publik menjadi terbatas.

“Jika fungsi RTH ingin optimal, komposisi ruang hijau harus menjadi prioritas, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Nuzulul juga mengingatkan bahwa secara normatif, Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mewajibkan setiap kota menyediakan minimal 30 persen RTH dari luas wilayah, terdiri atas 20 persen RTH publik dan 10 persen RTH privat.

RTH sendiri didefinisikan sebagai area tempat tumbuh tanaman yang berfungsi sebagai paru-paru kota, resapan air, serta ruang rekreasi dan aktivitas masyarakat. “RTH adalah ruang hidup bersama yang menjaga keseimbangan lingkungan dan keharmonisan sosial kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, ruang terbuka hijau ideal harus mampu mengakomodasi aktivitas fisik warga seperti berjalan kaki, olahraga, bermain anak, hingga ruang interaksi komunitas.

Karena itu, revitalisasi Taman Sari perlu diarahkan pada penguatan vegetasi, pengurangan dominasi bangunan, serta peningkatan fungsi publik yang ramah keluarga dan inklusif. “Kota yang sehat adalah kota yang memberi ruang hidup bagi warganya,” kata Nuzulul.

Sebagai referensi, Nuzulul mencontohkan kota Bandung dan Surabaya yang berhasil menjadikan RTH sebagai identitas kota melalui penataan taman publik yang luas, bersih, dan fungsional.

Ia menilai Banda Aceh memiliki peluang besar mengikuti jejak tersebut jika pemerintah kota melakukan reorientasi tata ruang secara konsisten dan kolaboratif.

“Ini momentum bagi kepemimpinan Illiza untuk menghadirkan Banda Aceh sebagai kota hijau yang sejuk dan nyaman. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar Taman Sari benar-benar menjadi paru-paru kota,” pungkasnya.

Tags: Kota Banda AcehRuang Terbuka HijauTaman SariWali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
Previous Post

Sambai Oen Peugaga, Kuliner Ramadan Penuh Khasiat

Next Post

Permintaan Cincau Melejit di Bulan Puasa

Related Posts

Selama Cuti Lebaran, Disdukcapil Kota Banda Aceh Tetap Buka Layanan

by Riska Zulfira
24 Maret 2026
0

MASAKINI.CO — Di tengah suasana cuti bersama Lebaran 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh tetap menunjukkan...

Illiza Pantau Pelaksanaan Pasar Murah Daging Meugang Lebaran

Illiza Pantau Pelaksanaan Pasar Murah Daging Meugang Lebaran

by Ali L
17 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau langsung pelaksanaan pasar murah daging meugang di area eks Pasar...

Illiza Terima Rapor Ombudsman 2025, Komit Tingkatkan Pelayanan Publik

Illiza Terima Rapor Ombudsman 2025, Komit Tingkatkan Pelayanan Publik

by Redaksi
4 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menerima secara langsung hasil Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun...

Next Post

Permintaan Cincau Melejit di Bulan Puasa

Masyarakat menikmati hidangan bubur kanji glee taron, dan beberapa makanan khas Aceh Besar saat berbuka puasa | Foto: MC Aceh Besar

Kanji Glee Taron, Paduan 44 Dedaunan Hutan yang Jadi Primadona Berbuka di Aceh Besar

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co