MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Indonesia Hadapi Darurat 50 Juta Ton Sampah, Industri Semen Manfaatkan RDF Tekan Emisi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Februari 2026
in Nasional
0

Fasilitas pengelolaan limbah ramah lingkungan, GreenZone di Narogong, Jawa Barat. Solusi Bangun Indonesia telah manfaatkan 172 Ribu Ton RDF untuk tekan emisi dan atasi darurat sampah nasional. | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indonesia menghadapi kondisi darurat sampah dengan timbunan yang telah melampaui 50 juta ton hingga akhir 2025. Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 persen belum terkelola secara optimal. Situasi ini tidak hanya memicu persoalan lingkungan, sosial, dan kesehatan, tetapi juga meningkatkan emisi gas rumah kaca, terutama metana dari tempat pemrosesan akhir (TPA) yang memperparah pemanasan global.

Metode pengelolaan konvensional seperti penimbunan (landfill) dan pembakaran masih menyisakan berbagai persoalan, mulai dari residu hingga potensi pelepasan zat beracun yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

RelatedPosts

10 Bandara InJourney Raih 32 Penghargaan Dunia dari ACI

Panduan Puasa Ramadan Bagi Pasien Kanker

Mendikdasmen Tegaskan MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

Di tengah tantangan tersebut, sektor industri mulai mengambil peran dalam mendukung transisi menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk melalui divisi pengelolaan limbah ramah lingkungan, Nathabumi, mengembangkan teknologi konversi sampah perkotaan menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF). RDF dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang lebih rendah karbon dibandingkan batu bara.

Hingga akhir 2025, perusahaan telah memanfaatkan 172.532 ton RDF hasil kolaborasi dengan 21 pemerintah daerah. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 17.000 truk sampah yang berhasil dialihkan dari TPA.

Dalam prosesnya, RDF digunakan melalui metode co-processing di tanur semen dengan suhu mencapai 1.500 derajat Celcius. Pada suhu tinggi tersebut, limbah dapat dimusnahkan tanpa menyisakan residu, dengan emisi yang tetap terkendali sesuai standar lingkungan.

Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, menyebut pemanfaatan RDF menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular.

“Selain membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon dari proses produksi semen,” ujar Edi.

Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya industri dalam mendukung target penurunan emisi nasional sekaligus mengurangi tekanan terhadap kapasitas TPA yang semakin terbatas di berbagai daerah.

Tak hanya di level industri, perusahaan juga melibatkan karyawan dalam pengelolaan sampah melalui program Aksi Sedekah Sampah Bersama (Aksi SESAMA). Program ini mendorong pemilahan sampah yang masih dapat didaur ulang untuk disalurkan ke bank sampah di sekitar wilayah operasional perusahaan. Hingga 2026, program tersebut telah mengumpulkan dan menyalurkan 4,6 ton sampah terpilah.

Edukasi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Melalui program Kelola Sampah di Sekitar Kita (Kelas Kita), karyawan terlibat sebagai relawan untuk memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah atas.
Menurut Edi, perubahan sistem pengelolaan sampah tidak cukup hanya melalui teknologi, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat.

“Transformasi pengelolaan sampah harus dimulai dari kebiasaan di lingkungan sendiri hingga menjadi budaya kolektif,” katanya.

Tags: 50 juta ton sampah nasionaldarurat sampah Indonesia 2025emisi metana TPAPT Solusi Bangun Indonesia TbkRefuse-Derived Fuel (RDF)
Previous Post

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

Next Post

Timun Suri Laris Manis Selama Ramadan, Pedagang Lambaro Laku 100 Buah Sehari

Related Posts

No Content Available
Next Post

Timun Suri Laris Manis Selama Ramadan, Pedagang Lambaro Laku 100 Buah Sehari

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co