MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BPOM Beri Izin Penggunaan Vaksin Campak untuk Orang Dewasa

Ulfah by Ulfah
9 April 2026
in Nasional
0
BPOM Beri Izin Penggunaan Vaksin Campak untuk Orang Dewasa

Ilustrasi vasin. | Foto : Istockphoto/MargJohnsonVA

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberi izin pemberian vaksin untuk orang dewasa berusia di atas 18 tahun. Kelompok ini diiketahui memiliki risiko keparahan serius, terutama akibat faktor komorbid dan intensitas paparan yang tinggi.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar mengatakan hari ini, Rabu (8/4/2026), BPOM telah menerbitkan persetujuan penggunaan vaksin campak, selain untuk anak, juga untuk kelompok dewasa. Vaksin yang disetujui ini meliputi kombinasi Measles-Rubella (MR) dan Measles-Mumps-Rubella (MMR) dan juga vaksin Measles tunggal.

RelatedPosts

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

Bahlil Ancam Evaluasi Ekspor Gas ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

BNPB Catat 2.179 Bencana Sepanjang 2026, Karhutla Capai 1.000 Kejadian

Taruna sangat mengharapkan langkah ini dapat memperluas perlindungan, khususnya bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan serta penggunaan bagi kelompok berisiko lainnya.

Ia menambahkan, saat ini kelompok yang menjadi prioritas vaksinasi campak pada dewasa selain tenaga kesehatan yaitu pelaku perjalanan internasional yang memiliki mobilitas tinggi, serta individu yang memiliki kontak erat dengan pasien imunokompromais (memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah) yang rentan terhadap infeksi.

Persetujuan penggunaan vaksin campak pada kelompok dewasa tersebut diberikan setelah melalui proses evaluasi data ilmiah yang komprehensif terhadap aspek khasiat dan keamanan. Evaluasi ilmiah ini dilakukan pada Rapat Komite Nasional (KOMNAS) khusus Vaksin yang melibatkan para ahli imunologi, epidemiologi, penyakit infeksi, farmasi, kesehatan masyarakat, serta perwakilan organisasi profesi dan regulator.

Berdasarkan data WHO Position Paper serta bukti yang diperoleh tentang penggunaan obat atau vaksin secara nyata di masyarakat (real world evidence/RWE), vaksin ini dinyatakan memiliki profil keamanan yang baik serta dapat ditoleransi dengan baik pada kelompok dewasa dengan profil khasiat dan keamanan yang meyakinkan.

BPOM juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait rencana pelaksanaan vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya pengendalian KLB secara nasional.

Ia mengungkapkan vaksin yang dapat digunakan dalam pelaksanaan vaksinasi ini diproduksi oleh Bio Farma/Serum Institute of India, GlaxoSmithKline (GSK), serta Merck Sharp Dohme (MSD).

“Persetujuan ini merupakan hasil kajian ketat berbasis data ilmiah, sekaligus bentuk komitmen BPOM dalam memastikan setiap intervensi kesehatan yang digunakan masyarakat memenuhi standar keamanan dan khasiat, termasuk untuk populasi dewasa yang sebelumnya belum menjadi sasaran utama,” lanjutnya.

Selama ini, program vaksinasi campak di Indonesia telah berjalan luas dan terintegrasi dengan fokus utama pada kelompok anak. Upaya tersebut terbukti efektif dalam menurunkan angka kejadian campak secara signifikan. Namun, seiring dinamika epidemiologi, perhatian terhadap kelompok dewasa kini menjadi semakin penting.

BPOM menekankan bahwa penguatan surveilans tetap menjadi kunci dalam mencegah perluasan KLB, melalui deteksi dini kasus, pelaporan cepat, serta peningkatan cakupan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia. BPOM juga memastikan setiap keputusan penggunaan vaksin dilakukan berbasis bukti ilmiah yang kuat dan sesuai standar global.

“Penanganan KLB campak tidak dapat dilakukan secara sektoral. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk memastikan respons yang cepat, tepat, dan berkelanjutan dalam melindungi masyarakat,” tutup Taruna Ikrar.

Jumlah Kasus Campak

Hingga minggu ke-11 tahun 2026, Kementerian Kesehatan mencatat 58 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak terjadi di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi.

Minggu berikutnya, tren kasus telah mengalami penurunan signifikan sebesar 93%, dari puncak 2.220 kasus pada minggu pertama menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret 2026.

Di tengah tren penurunan tersebut, kewaspadaan tetap diperlukan. Data nasional masih mencatat terjadinya 10 kasus kematian akibat campak. Sekitar 8% kasusnya terjadi pada kelompok dewasa berusia di atas 18 tahun.

 

Tags: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)BPOMVaksin campakVaksinasi Campak
Previous Post

Cegah Penyebaran Penyakit, 100 Ternak Warga Aceh Besar Diberi Vitamin dan Vasin

Next Post

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Pidie Jaya

Related Posts

BPOM Temukan 31 Obat Bahan Alam Bermasalah, 15 Pakai Nomor Izin Edar Fiktif

by Ali L
14 September 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 31 produk obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan bermasalah dalam...

BPOM Pastikan Galon Guna Ulang Berizin Aman Digunakan

by Ahlul Fikar
26 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan seluruh galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC) dan Polyethylene Terephthalate (PET)...

BPOM Larang Klaim BPA Free yang Berpotensi Menyesatkan Konsumen

by Ahmad Mufti
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan pelaku usaha dilarang mencantumkan klaim “BPA Free” pada label kemasan produk...

Next Post

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Pidie Jaya

Motor Trail Listrik MBG Masuk Anggaran 2025, Realisasi Capai 21.801 Unit

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co