MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di UPTD SMP Negeri 2 Peudada, Kabupaten Bireuen, Selasa (10/3/2026).
Kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi gedung sekolah serta penyerahan bantuan pemerintah kepada pihak sekolah.
Mu’ti mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menghadapi pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Kami mengunjungi SMPN 2 Peudada untuk memastikan persiapan TKA berjalan dengan baik. Kami juga mendorong para murid mengikuti tes ini dengan semangat jujur dan gembira,” ujar Mu’ti.
Ia menjelaskan TKA bertujuan mengukur kemampuan dasar siswa, khususnya pada aspek literasi dan numerasi. Mata pelajaran yang diujikan hanya dua, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.
Bahasa Indonesia digunakan untuk mengukur kemampuan literasi siswa, sedangkan Matematika untuk mengukur kemampuan numerasi. “Hasil TKA akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui jalur prestasi,” jelasnya.
Menurut Mu’ti, pemerintah berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar dengan dukungan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Untuk jenjang SD, pelaksanaan TKA akan diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten/kota, sedangkan untuk jenjang SMP dilaksanakan oleh pemerintah provinsi.
Sementara itu, pelaksanaan TKA untuk jenjang SMA telah dilakukan pada November tahun lalu dan berjalan baik dengan tingkat partisipasi siswa lebih dari 98 persen.
Di tingkat sekolah, persiapan menghadapi TKA juga terus dilakukan. Guru Matematika SMPN 2 Peudada, Dewi Nofita, mengatakan pihak sekolah telah melakukan pendalaman materi sejak awal semester genap.
“Setiap minggu siswa mendapatkan waktu belajar sekitar 10 jam untuk dua mata pelajaran tersebut secara bergilir,” ujarnya.
Ia juga menyebut penggunaan Papan Interaktif Digital membantu proses belajar menjadi lebih menarik sehingga siswa lebih mudah memahami materi.
Salah seorang siswa kelas IX, Haiyatul Husna, mengaku siap mengikuti TKA pada April mendatang. Ia rutin mengerjakan latihan soal dan mempelajari materi bersama guru di sekolah. “Setiap hari kami mengerjakan latihan soal agar lebih siap saat mengikuti TKA,” katanya.
Siswa lainnya, Fajar Rizki, mengatakan TKA menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Saya ingin mendapatkan nilai terbaik agar bisa melanjutkan ke sekolah yang saya inginkan,” ujarnya.










Discussion about this post