MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

30 Sekolah di Pidie Jaya Terima Dana Revitalisasi Rp19,5 Miliar

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 Maret 2026
in News
0

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti menyerahkan school kit kepada siswa SMAN 2 Meureudu, Pidie Jaya, Senin (9/3/2026) | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 30 sekolah di Kabupaten Pidie Jaya menerima program revitalisasi sarana pendidikan pada tahun 2025 dengan total anggaran sekitar Rp19,5 miliar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan dan peningkatan fasilitas pendidikan di Aceh pasca bencana.

RelatedPosts

Gedung BAA Disiapkan Jadi Pusat Inovasi Digital Banda Aceh

Satpol PP-WH Banda Aceh Tegaskan Pengawasan Syariat Dilakukan Secara Berkelanjutan

Tak Sekadar Doa, Ziarah Makam Ulama Didorong Jadi Media Dakwah Ekologi

“Sekolah-sekolah tersebut terdiri dari tiga PAUD, 16 SD, empat SMP, lima SMA, dan dua SMK,” katanya saat meninjau sejumlah sekolah penerima bantuan revitalisasi di Pidie Jaya, Senin (9/3/2026).

Selain perbaikan dan pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga menyalurkan bantuan perlengkapan pendidikan kepada para siswa, seperti bantuan komputer, buku-buku, serta school kit untuk siswa.

Tak hanya program tahun 2025, pemerintah juga telah menyiapkan program revitalisasi lanjutan pada tahun 2026. Saat ini sekitar 22 sekolah telah masuk dalam rencana program tersebut.

Namun demikian, nilai anggaran untuk program revitalisasi tahun depan masih dalam tahap perhitungan.

“Sementara nilai anggarannya masih dihitung,” kata Abdul Mu’ti.

Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti juga meninjau pembangunan ruang kelas darurat di SMA Negeri 2 Meureudu.

Sebanyak enam ruang kelas darurat dibangun agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses pembangunan gedung sekolah berlangsung.

Menurutnya, pembangunan gedung sekolah membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga diperlukan solusi sementara agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran.

“Ruang kelas darurat ini dibangun agar proses belajar mengajar tetap berjalan selama pembangunan sekolah berlangsung,” ujarnya.

Ia mengakui fasilitas tersebut masih bersifat sementara. Bahkan sebelumnya sebagian siswa masih harus belajar di tenda.

Namun kini ruang kelas darurat yang telah dibangun sudah dilengkapi dengan meja dan kursi sehingga siswa dapat belajar dengan lebih layak.

“Hari ini ruang kelas darurat sudah bisa digunakan. Tadi saya sudah membuka kuncinya dan ruangannya sudah dilengkapi dengan meja dan kursi,” katanya.

Beberapa proyek revitalisasi yang ditinjau disebut sudah mulai dikerjakan, bahkan sebagian sudah selesai dibangun.

Pemerintah menargetkan sejumlah pembangunan, khususnya di tingkat sekolah dasar, dapat diselesaikan sebelum tahun ajaran baru dimulai sehingga ruang kelas baru dapat langsung digunakan siswa.

Sementara itu, beberapa proyek pembangunan lainnya diperkirakan baru dapat dimanfaatkan pada tahun depan.

Abdul Mu’ti menambahkan, setelah pembangunan sekolah selesai, ruang kelas darurat tersebut tetap dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sekolah, seperti kantin atau fasilitas tambahan lainnya.

“Ke depan, jika sekolah sudah selesai dibangun, ruang darurat ini masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti kantin atau fasilitas tambahan,” ujarnya.

Ia berharap program revitalisasi tersebut dapat mempercepat perbaikan sarana pendidikan di Aceh sehingga siswa dapat belajar di lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan.

Tags: Abdul Mu’tiMendikdasmen RIRevitalisasi SekolahSekolah di Pidie Jaya
Previous Post

Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Hilang dan Satu Luka Bakar

Next Post

BGN Minta SPPG Publikasikan Menu MBG Setiap Hari di Media Sosial

Related Posts

Kemendikdasmen Kucurkan Rp2,9 Triliun untuk Sekolah Korban Banjir di Aceh dan Sumatra

by Riska Zulfira
21 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah menggelontorkan anggaran jumbo lebih dari Rp2,9 triliun untuk mempercepat pemulihan ribuan sekolah yang rusak akibat banjir besar...

Kemendikdasmen Catat 400 Ribu Murid Berprestasi, Tegaskan SIMT Bukan Alat Pemeringkatan Sekolah

by Riska Zulfira
13 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional memperkuat pembinaan talenta nasional lewat Sistem Informasi Manajemen Talenta...

Guru Non ASN Dibatasi Mengajar Mulai 2027

by Aininadhirah
2 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membatasi masa mengajar guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekolah...

Next Post

BGN Minta SPPG Publikasikan Menu MBG Setiap Hari di Media Sosial

842 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir Terima Pembayaran UKT Tahap I

UIN Ar-Raniry Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026-2030

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co