MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BPH Migas Temukan Dugaan Pengeritan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Juli 2026
in News
0

BPH Migas menemukan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Aceh. | Foto: Dok BPH Migas

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menemukan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Aceh. Temuan tersebut didapati saat pengawasan di SPBU Meulaboh, Aceh Jaya, dan Kota Sabang, Pulau Weh, pada 19–20 Juli 2026.

Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, mengatakan dugaan penyalahgunaan ditemukan saat tim melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian BBM subsidi di sejumlah SPBU.

RelatedPosts

Banjir Krueng Sawang Aceh Utara Bawa Gelondongan Kayu, Sejumlah Akses Terputus

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rp7,51 Juta per Mayam

67 Persen Orang Tua Masih Beri Kental Manis ke Balita, Kemenkes Dorong Edukasi Gizi

Di Meulaboh, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang mengantre untuk membeli BBM subsidi dengan kondisi yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan beberapa kendaraan memiliki nomor polisi bagian depan dan belakang yang berbeda.

“Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat usang atau tidak laik jalan. Diduga merupakan kendaraan pengerit,” kata Bambang Hermanto.

Selain kendaraan dengan identitas yang tidak sesuai, BPH Migas juga menemukan kendaraan jenis pikap yang diduga digunakan untuk mengambil BBM subsidi dalam jumlah tertentu.

Pada kendaraan tersebut ditemukan sejumlah jeriken yang digunakan sebagai wadah penampungan BBM. Modus yang dilakukan yakni BBM dari tangki kendaraan dialirkan menggunakan selang ke dalam jeriken untuk kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Kendaraan-kendaraan tersebut diduga sebagai pengerit dengan modus helikopter. BBM subsidi yang dibeli di beberapa SPBU dialirkan ke jeriken untuk dijual kembali,” ujarnya.

BPH Migas menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk penyalur yang tidak menjalankan aturan dalam distribusi BBM subsidi.

Selain itu, BPH Migas juga mengingatkan pengelola SPBU agar meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan QR Code dalam pembelian BBM subsidi.

Bambang menyebut masih ditemukan potensi penyalahgunaan melalui penggunaan banyak QR Code yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan. Praktik tersebut dinilai dapat mengurangi hak masyarakat yang memang membutuhkan BBM subsidi.

“Hati-hati dalam menerima atau melayani kendaraan yang disinyalir menjadi mobil pengerit karena memiliki banyak QR Code untuk mengambil alokasi BBM subsidi dan kemudian dijual kembali,” katanya.

BPH Migas juga meminta pengelola SPBU memperkuat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dan pemerintah daerah apabila menemukan kendala dalam distribusi BBM subsidi.

Sementara itu, hasil pemantauan BPH Migas di sejumlah SPBU Aceh, termasuk wilayah Kota Sabang di Pulau Weh, menunjukkan ketersediaan stok BBM masih dalam kondisi aman.

Bambang mengatakan peningkatan aktivitas di sejumlah SPBU dipengaruhi oleh perpindahan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

“Pulau Weh merupakan salah satu wilayah terdepan dan terluar di ujung barat Indonesia. Kami memastikan stok BBM mencukupi dan harga BBM subsidi sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujarnya.

BPH Migas mengimbau masyarakat membeli BBM subsidi sesuai kebutuhan dan tidak terlibat dalam praktik penimbunan maupun penjualan kembali.

Tags: BBM subsidi AcehBPH Migaspengerit BBMpenyalahgunaan QR CodeSPBU Aceh
Previous Post

Banjir Krueng Sawang Aceh Utara Bawa Gelondongan Kayu, Sejumlah Akses Terputus

Related Posts

Ini Sebab Harga BBM Non Subsidi di Aceh Turun

Tanggap Darurat Aceh, BPH Migas Longgarkan Pembelian Solar dan Pertalite untuk Kendaraan Logistik

by Riska Zulfira
12 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memberikan keringanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah...

Ketua DPRA Ajak Wartawan Ikut Jaga Perdamaian Aceh

DPR Aceh Minta BPH Migas Tambah Kuota Biosolar

by Alfath Asmunda
23 Juni 2023
0

MASAKINI.CO - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) segera menindaklanjuti surat...

Pertamina Turunkan BBM di Aceh, Produk dan Harganya di Bawah Ini

by Ali L
3 Januari 2023
0

MASAKINI.CO - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi di Aceh resmi diturunkan PT Pertamina (Persero) mulai pukul 14.00 WIB,...

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co