MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pertamina Diminta Percepat Perbaikan Sistem Pelayanan Imbas Antrean Panjang

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
31 Juli 2026
in Daerah
0

Antrian di SPBU Jeulingke, Kamis (5/3/2026) | Foto: Dok untuk Masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meminta Pertamina memperbaiki sistem pelayanan di sejumlah SPBU yang dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya antrean panjang hingga mengganggu akses fasilitas umum. Perbaikan layanan diminta segera dilakukan untuk mencegah persoalan antrean meluas.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan hasil evaluasi tim Pemerintah Aceh menemukan pelayanan di tingkat SPBU masih belum optimal, terutama dalam proses verifikasi QR Code Subsidi Tepat, pengecekan kendaraan, pengisian BBM, hingga pembayaran.

RelatedPosts

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

Wagub Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Tak Ganggu Investasi

“Kalau sistem pelayanan ini tidak diperbaiki, berpotensi menimbulkan kegaduhan. Karena itu, kami meminta Pertamina melakukan penataan dan optimalisasi pelayanan mulai Agustus 2026,” ujar Nurlis di Banda Aceh, Jumat (31/7/2026).

Menurut Nurlis, salah satu persoalan yang ditemukan adalah keterbatasan petugas di dispenser. Dalam evaluasi lapangan, satu dispenser yang memiliki empat nozzle atau selang pengisian sering kali hanya dilayani satu hingga dua petugas yang harus menangani seluruh proses pelayanan.

“Petugas harus melakukan pengecekan QR Code, mencatat nomor polisi, melayani pengisian BBM, hingga pembayaran. Kondisi ini membuat proses pelayanan menjadi lambat dan berdampak pada panjangnya antrean,” katanya.

Temuan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam rapat Pemerintah Aceh bersama Sales Area Manager (SAM) Retail Pertamina dan Hiswana Migas Aceh pada 23 Juli 2026. Dalam pertemuan itu, Pertamina menyatakan komitmen untuk melakukan pembenahan pelayanan di SPBU.

Selain persoalan pelayanan, Pemerintah Aceh juga mengidentifikasi beberapa faktor lain yang menyebabkan antrean BBM, mulai dari distribusi pasokan, peningkatan kebutuhan masyarakat, hingga dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Dari sisi pasokan, faktor yang memengaruhi antara lain keterlambatan distribusi, keterbatasan armada pengangkut, serta kondisi cuaca. Sementara dari sisi permintaan, antrean dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat, pembelian berlebih, kendaraan dari luar daerah, serta penggunaan BBM subsidi oleh pihak yang tidak sesuai peruntukan.

Pemerintah Aceh menilai tingginya selisih harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi turut mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan BBM bersubsidi.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Aceh menyampaikan stok BBM saat ini masih dalam kondisi aman. Namun, pemerintah daerah menilai distribusi dan pelayanan di lapangan tetap perlu diperkuat agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa menimbulkan antrean panjang.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Aceh bersama Dinas ESDM, Disperindag, Biro Perekonomian Setda Aceh, dan Polda Aceh telah melakukan sidak ke sejumlah SPBU di Banda Aceh pada Kamis (30/7/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan sejumlah kendaraan yang menggunakan QR Code Subsidi Tepat yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan. Pemeriksaan juga menemukan kondisi antrean yang berubah saat petugas melakukan pengecekan di lapangan.

Pemerintah Aceh kemudian meminta sejumlah langkah perbaikan, di antaranya penambahan petugas pelayanan pada jam sibuk, pengaturan jalur antrean, pemeriksaan QR Code sebelum kendaraan masuk dispenser, hingga penerapan standar waktu pelayanan pengisian BBM.

Selain itu, Pertamina juga diminta menambah distribusi mobil tangki BBM subsidi pada waktu tertentu, menyesuaikan armada distribusi ke wilayah yang masih mengalami kendala akses, serta menyediakan jalur khusus bagi kendaraan prioritas seperti ambulans dan kendaraan pelayanan publik.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) telah mengajukan permintaan tambahan kuota BBM bersubsidi kepada Kepala BPH Migas. Permintaan tersebut disampaikan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, termasuk mendukung proses pemulihan Aceh pascabencana hidrometeorologi.

Tags: Antrean BBMPemerintah Acehpenyalahgunaan QR CodePertaminaTambahan Kuota BBM
Previous Post

BI Kirim 5 Ton Limbah Uang Kertas ke SBA untuk Kurangi Beban Lingkungan

Next Post

KKP Targetkan 15 Ribu Hektare Tambak Aceh Kembali Produktif Pasca Bencana

Related Posts

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

by Riska Zulfira
17 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh memberikan penghormatan kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran, dan warakawuri melalui penyerahan cenderamata dalam rangka memperingati...

Mualem Berhalangan Hadir di Upacara HUT RI ke-81, Fadhlullah Sampaikan Salamnya

by Aininadhirah
17 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO- Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem berhalangan hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...

Forkopimda Aceh Sepakat Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Mendagri

by Redaksi
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh dan DPR Aceh akan berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mendapatkan kepastian hukum terkait Bendera...

Next Post

KKP Targetkan 15 Ribu Hektare Tambak Aceh Kembali Produktif Pasca Bencana

Cegah Bullying dan Pelecehan Santri, Dinas Dayah Aceh Perkuat Pengawasan Guru

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co