MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juli 31, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Cegah Bullying dan Pelecehan Santri, Dinas Dayah Aceh Perkuat Pengawasan Guru

Riska Zulfira by Riska Zulfira
31 Juli 2026
in News
0

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan memperkuat program peningkatan kualitas guru dayah dengan memasukkan materi pencegahan kekerasan, perundungan, dan pembinaan santri sebagai bagian dari pelatihan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, mengatakan penguatan kapasitas guru tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengajar, tetapi juga bagaimana guru mampu menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap santri.

RelatedPosts

Masa Jabatan Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Diperpanjang hingga Rektor Baru Dilantik

Harga Semen di Banda Aceh Masih Stabil di Rp67–68 Ribu per Sak

Sambut HUT ke-25, Demokrat Aceh Tanam Pohon untuk Warisan Lingkungan Masa Depan

Menurutnya, persoalan yang menyangkut keamanan dan perlindungan santri harus menjadi perhatian serius dalam pengelolaan pendidikan dayah.

“Peningkatan kualitas guru bukan hanya tentang strategi mengajar, tetapi lebih kepada pembinaan dan pengawasan. Guru harus memahami bagaimana mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lingkungan dayah,” ujar Muhsin, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan melakukan sosialisasi kepada guru-guru dayah terkait mekanisme pencegahan terhadap berbagai persoalan, termasuk bullying dan perilaku yang tidak sesuai di lingkungan pendidikan.

Muhsin menyebutkan, pada tahun ini pihaknya telah menyiapkan program peningkatan kualitas guru dengan materi khusus terkait pencegahan perundungan serta penggunaan bahasa yang tidak pantas di lingkungan dayah.

“Ini menjadi langkah awal agar guru memiliki pemahaman tentang pencegahan. Karena guru adalah pihak yang paling dekat dengan santri dalam proses pembinaan sehari-hari,” katanya.

Selain pelatihan, Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga berencana menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang menjadi pedoman bagi dayah dalam mencegah dan menangani persoalan yang berkaitan dengan perlindungan santri.

Muhsin mengatakan, hingga saat ini belum terdapat SOP khusus yang mengatur secara jelas mekanisme penanganan kasus tersebut. Karena itu, penyusunan aturan menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan di lingkungan dayah.

“Ke depan kita akan mencoba membuat SOP yang harus dipatuhi oleh dayah, sehingga ketika terjadi persoalan sudah ada mekanisme yang jelas untuk penanganannya,” jelasnya.

Terkait penanganan terhadap korban, Muhsin menyebutkan bahwa selama ini kasus yang terjadi umumnya masih ditangani oleh Dinas Pendidikan Dayah kabupaten/kota melalui proses mediasi bersama pihak terkait.

Jika persoalan tidak dapat diselesaikan di tingkat kabupaten/kota, maka akan dilimpahkan ke Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk ditindaklanjuti.

“Biasanya melibatkan dinas pendidikan dayah kabupaten/kota, pembina dayah, dan wali santri. Jika memang harus ditempuh melalui jalur hukum, kita tetap akan memberikan pendampingan,” ujarnya.

Muhsin menegaskan, penguatan pengawasan dan pembinaan menjadi langkah penting agar dayah tetap menjadi tempat pendidikan yang aman bagi santri.

Tags: Cegah Perundungan SiswaDinas Pendidikan Dayah Acehkapasitas guru di Acehpeningkatan kualitas guru dayah
Previous Post

KKP Targetkan 15 Ribu Hektare Tambak Aceh Kembali Produktif Pasca Bencana

Next Post

BBPOM Temukan Tiga Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks di Warung Kopi Banda Aceh

Related Posts

Disdik Dayah Aceh Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Pornografi ke Santri

Disdik Dayah Aceh Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Pornografi ke Santri

by Redaksi
17 Februari 2022
0

MASAKINI.CO - Dinas Pendidikan Dayah Aceh bekerjasama dengan Polda Aceh melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba, bahaya pornografi dan kesadaran tertib berlalu...

Pegawai Dinas Pendidikan Dayah Aceh Sumbang 93 Kantong Darah

Pegawai Dinas Pendidikan Dayah Aceh Sumbang 93 Kantong Darah

by Redaksi
24 Januari 2022
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 93 kantong darah disumbangkan aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam kegiatan donor darah tahap...

Azhari: Pemprov Aceh Menaruh Harapan untuk Dayah Perbatasan

Azhari: Pemprov Aceh Menaruh Harapan untuk Dayah Perbatasan

by Redaksi
25 Oktober 2021
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 12 tenaga kontrak/non PNS tambahan dilantik sebagai tenaga administrasi, tenaga teknis dan penunjang Dayah Perbatasan Darul Amin...

Next Post

BBPOM Temukan Tiga Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks di Warung Kopi Banda Aceh

Kejari Aceh Selatan Lelang Enam Barang Rampasan Negara, Ada Excavator hingga Mobil Innova

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co