MASAKINI.CO – Sejumlah harga komoditas ikan di Pasar Al-Mahirah, Banda Aceh, mulai mengalami kenaikan. Harga ikan tongkol dan udang bergerak naik seiring terbatasnya pasokan serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Salah seorang pedagang ikan di Pasar Al-Mahirah, Iwan, mengatakan harga ikan tongkol saat ini mencapai Rp30 ribu per kilogram. Harga tersebut naik Rp5 ribu dibandingkan sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram.
“Ikan tongkol lagi naik, biasanya Rp25 ribu sekilo, ini sudah Rp30 ribu sekilonya,” ujar Iwan, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, kenaikan harga tongkol terjadi karena pasokan ikan yang masuk ke pasar mengalami keterbatasan. Di sisi lain, permintaan masyarakat terhadap ikan tersebut masih cukup tinggi.
“Lagi tidak ada barang, ramai pembeli ikan tongkol,” katanya.
Selain ikan tongkol, harga udang juga mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp75 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya yang berada di level Rp70 ribu per kilogram.
Iwan menyebut, kenaikan harga udang lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat yang tengah mempersiapkan kebutuhan konsumsi untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Udang lagi naik, dulu Rp70 ribu sekarang Rp75 ribu per kilo. Banyak permintaan karena ini lagi musim Maulid Nabi, banyak yang beli udang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas masyarakat dalam membeli bahan makanan untuk berbagai hidangan Maulid membuat permintaan sejumlah komoditas laut ikut meningkat. Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap harga jual di tingkat pedagang.
Meski mengalami kenaikan, ikan tongkol dan udang masih menjadi komoditas yang banyak dicari pembeli di Pasar Al-Mahirah. Pedagang memperkirakan pergerakan harga masih akan bergantung pada ketersediaan pasokan dan tingkat permintaan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.










Discussion about this post