MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mendikdasmen Perluas Sekolah Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Riska Zulfira by Riska Zulfira
24 Juni 2026
in News
0

Mendikdasmen RI, Prof. Abdul Mu’ti didampingi Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin saat berkunjung ke SLB YPPC Banda Aceh, Selasa (23/6/2026). | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen pemerintah memperluas layanan pendidikan inklusif agar anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersama siswa lainnya di sekolah reguler.

Menurut Abdul Mu’ti, pendidikan inklusif menjadi salah satu pendekatan utama pemerintah untuk memastikan seluruh anak Indonesia, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh hak yang sama atas pendidikan yang bermutu.

RelatedPosts

Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Atap SD di Aceh Besar Rusak

TPAK Perempuan Aceh Naik, Partisipasi Kerja Laki-laki Justru Turun

Harga Emas Perhiasan Kembali Sentuh Rp8 Juta per Mayam, Antam Turut Naik

“Pendidikan inklusi menjadi pilihan agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersama anak-anak lainnya dan diterima secara luas oleh masyarakat,” kata Abdul Mu’ti saat mengunjungi SLB YPPC Banda Aceh, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, anak berkebutuhan khusus tidak hanya mencakup mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun intelektual, tetapi juga anak-anak yang tinggal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), kawasan bencana, serta wilayah konflik yang membutuhkan layanan pendidikan khusus.

Menurutnya, pendidikan inklusif memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar memberikan akses belajar. Sistem tersebut juga dinilai mampu membangun rasa percaya diri anak berkebutuhan khusus sekaligus menumbuhkan sikap empati, toleransi, dan penerimaan sosial di lingkungan sekolah.

“Secara sosiologis dan psikologis, pendidikan inklusi direkomendasikan sebagai pilihan yang paling memungkinkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Namun demikian, Abdul Mu’ti mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam pengembangan sekolah inklusif, terutama keterbatasan tenaga pendamping dan belum meratanya penerimaan masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus.

Ia menyebutkan masih ada anak berkebutuhan khusus yang mengalami diskriminasi bahkan dikucilkan karena stigma yang berkembang di lingkungan sekitar. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Untuk menjawab persoalan itu, Kemendikdasmen mulai menjalankan program percepatan pelatihan guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif.

Melalui program tersebut, guru-guru reguler akan diberikan pelatihan khusus sehingga mampu mendampingi siswa berkebutuhan khusus meskipun tidak berasal dari latar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB).

“Kami memiliki crash program untuk guru pendamping anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Mereka berasal dari guru-guru reguler yang dilatih untuk mendampingi siswa berkebutuhan khusus,” kata Abdul Mu’ti.

Ia menjelaskan program tersebut telah diluncurkan melalui kerja sama dengan 20 provinsi di Indonesia. Nantinya, tugas pendampingan yang dilakukan guru akan dihitung sebagai bagian dari pemenuhan beban kerja mengajar sehingga tidak menjadi tambahan beban bagi tenaga pendidik.

Selain memperkuat sekolah inklusif, pemerintah juga mendorong layanan pendidikan berbasis masyarakat melalui kemitraan dengan berbagai organisasi dan relawan yang mendampingi anak berkebutuhan khusus di komunitas maupun lingkungan keluarga.

Abdul Mu’ti menegaskan seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan, termasuk layanan pendidikan khusus bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang sama tanpa terkecuali. Pendidikan bermutu harus bisa diakses oleh semua,” katanya.

Tags: Abdul Mu’tiAnak Berkebutuhan Khususguru pendampingMendikdasmenPendidikan AcehPendidikan InklusifSekolah InklusifSLB
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Minta Aktivitas Proyek Dihentikan Sementara Saat Waktu Ibadah

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Lapak Thrifting

Related Posts

UIN Ar-Raniry Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran, Target Terima Mahasiswa Agustus 2026

by Ahmad Mufti
30 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh selangkah lagi membuka Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi...

Kemendikdasmen Petakan Sekolah Minim Murid, Kebijakan Disiapkan Bersama Daerah

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memetakan sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik sebagai dasar penyusunan kebijakan...

Aceh Kekurangan Guru SLB, Sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus Terpaksa Antre Sekolah

by Riska Zulfira
24 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Keterbatasan tenaga pendidik khusus masih menjadi tantangan besar dalam layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Aceh. Meski tahun...

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Lapak Thrifting

Sekda Aceh Lepas 43 Atlet Taekwondo ke Kejurnas, Targetkan Medali dan Harumkan Nama Daerah

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co