MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Aceh Kekurangan Guru SLB, Sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus Terpaksa Antre Sekolah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
24 Juni 2026
in News
0

AKtivitas siswa di SLB YPPC Banda Aceh | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Keterbatasan tenaga pendidik khusus masih menjadi tantangan besar dalam layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Aceh. Meski tahun ini Aceh mendapat tambahan satu Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri dari pemerintah pusat, kebutuhan guru Pendidikan Luar Biasa (PLB) dinilai masih jauh dari mencukupi.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan kekurangan guru dengan kompetensi khusus menjadi persoalan yang kini lebih mendesak dibandingkan pembangunan infrastruktur sekolah.

RelatedPosts

Harga Emas Banda Aceh Anjlok Rp70 Ribu per Mayam

Bea Cukai Lhokseumawe Musnahkan 22,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Satpol PP-WH Temukan Pelanggaran Saat Pawasdu, Pembinaan Jadi Langkah Utama

“Kita masih kekurangan guru yang memiliki spesifikasi Pendidikan Luar Biasa, terutama untuk menangani anak-anak autis,” kata Murthalamuddin saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau SLB YPPC Banda Aceh, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, jumlah guru secara umum di Aceh sebenarnya relatif mencukupi, termasuk tenaga pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, guru yang memiliki keahlian khusus untuk mendampingi dan mengajar anak berkebutuhan khusus masih sangat terbatas.

Dampaknya, sejumlah anak berkebutuhan khusus di beberapa daerah belum dapat langsung memperoleh layanan pendidikan. Di Kota Lhokseumawe misalnya, calon siswa harus menunggu giliran untuk masuk sekolah karena keterbatasan tenaga pengajar yang tersedia.

Murthalamuddin menjelaskan kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

Di tengah keterbatasan tersebut, Aceh mendapat tambahan satu unit SLB Negeri dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Aceh menjadi satu dari empat daerah di Indonesia yang memperoleh bantuan pembangunan sekolah baru tersebut.

Sekolah yang diberi nama SLB Negeri Pembina Iskandar Muda itu sedang dibangun di kawasan belakang PTKK Lamlagang, Banda Aceh, dengan kapasitas sekitar 100 siswa.

Menurut Murthalamuddin, kehadiran sekolah baru tersebut akan memperluas akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus sekaligus menambah daya tampung peserta didik yang selama ini masih terbatas.

Namun ia menegaskan, penambahan sekolah harus diikuti dengan penguatan sumber daya manusia agar layanan pendidikan dapat berjalan optimal.

Untuk mengatasi kekurangan guru, Dinas Pendidikan Aceh mengusulkan kebijakan peningkatan kompetensi bagi guru bidang studi agar dapat mengajar di SLB setelah memperoleh pelatihan dan sertifikasi khusus yang diakui pemerintah.

“Kami berharap ada kebijakan yang memungkinkan guru-guru umum mendapatkan keahlian khusus sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di SLB,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mencetak lebih banyak tenaga pendidik berkualifikasi Pendidikan Luar Biasa.

Murthalamuddin optimistis penambahan sekolah baru yang dibarengi dengan penguatan tenaga pendidik akan memperluas akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di seluruh Aceh.

“Dengan dukungan pemerintah pusat dan ketersediaan guru yang memiliki kompetensi khusus, kami berharap semakin banyak anak berkebutuhan khusus yang bisa mengakses pendidikan sesuai kebutuhan mereka,” katanya.

Tags: Anak Berkebutuhan KhususDinas Pendidikan AcehGuru SLB AcehPemerintah AcehPendidikan InklusifPendidikan Luar BiasaSLB Negeri Aceh
Previous Post

Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup Digital, Bidik Lahirkan Techpreneur Baru

Related Posts

Sekda Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana kepada Mahasiswa

by Redaksi
24 Juni 2026
0

‎MASAKINI.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima audiensi sekitar 15 mahasiswa dari berbagai kampus di Posko Penanggulangan Bencana...

Aceh Dapat Tambahan SLB Negeri Baru Tahun Ini

by Riska Zulfira
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Provinsi Aceh akan memiliki tambahan satu Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri pada 2026. Kehadiran sekolah baru tersebut diharapkan...

Muzakir Manaf Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

by Ahmad Mufti
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf melantik Dr. Misran Fuadi, S.Ag., MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam prosesi...

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co