MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, November 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup Digital, Bidik Lahirkan Techpreneur Baru

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
24 Juni 2026
in Daerah
0

Wali Kota Banda Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir pada kegiatan Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (DJED) di Tribrata Convention Center Jakarta, Selasa (23/06/2026). | Foto: Diskominfotik Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekonomi digital dengan bergabung dalam Deklarasi Pengembangan Inovasi Digital dan Penciptaan Techpreneur pada ajang Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Tribrata Convention Center, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Melalui deklarasi tersebut, Banda Aceh ikut membangun kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan startup digital yang berkelanjutan sekaligus menciptakan lebih banyak pelaku usaha berbasis teknologi atau techpreneur.

RelatedPosts

Minyak Nilam Resmi Masuk Resi Gudang, Petani Aceh Bisa Tunda Jual Saat Harga Anjlok

234 Keuchik Aceh Besar Akan Ikuti Retret, Dibekali Pengelolaan Dana Desa hingga Antikorupsi

Banda Aceh Siapkan Empat Lokasi Sanitasi Unggulan untuk CSS XXIV AKKOPSI

Wali Kota Banda Aceh yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan penguatan ekosistem digital menjadi salah satu strategi untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurut Zubir, kolaborasi yang terbangun dalam deklarasi tersebut mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, akses pembiayaan, perluasan jejaring kemitraan, adopsi teknologi, penguatan regulasi, hingga diseminasi pengetahuan guna menciptakan ekosistem digital yang inovatif dan berdaya saing global.

“Diskominfotik Kota Banda Aceh berkomitmen mempercepat transformasi ekonomi daerah dengan membangun ekosistem startup lokal melalui program pembinaan kewirausahaan dan memfasilitasi integrasi teknologi dalam tata kelola pemerintahan maupun bisnis UMKM,” kata Zubir dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, upaya tersebut dijalankan melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan media untuk memperkuat inovasi digital di daerah.

Selain mendorong lahirnya startup baru, Pemko Banda Aceh juga fokus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan keterampilan digital, literasi teknologi, hingga inkubasi bisnis bagi generasi muda dan pelaku UMKM.

“Kita sudah mulai menjalankan pelatihan keterampilan digital, literasi dasar, serta program inkubasi bisnis seperti hackathon untuk pemuda dan UMKM,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat infrastruktur pendukung ekonomi digital, termasuk penyediaan ruang kreatif atau coworking space dan perluasan akses internet hingga ke tingkat gampong.

Menurut Zubir, langkah tersebut tidak hanya bertujuan mempercepat transformasi digital, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia meyakini pengembangan ekosistem startup digital akan mendorong terciptanya lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkuat perekonomian daerah.

Selain itu, pemanfaatan teknologi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem yang lebih terintegrasi, transparan, dan berbasis data.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem digital yang tangguh sehingga inovasi yang lahir dari Banda Aceh mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Zubir.

Tags: DEAL 2026Diskominfotik Banda AcehEkonomi digitalMuhammad ZubirPemerintah Banda Acehstartup digitaltechpreneurUMKM digital
Previous Post

Harga Emas Banda Aceh Anjlok Rp70 Ribu per Mayam

Next Post

Aceh Kekurangan Guru SLB, Sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus Terpaksa Antre Sekolah

Related Posts

Banda Aceh Outdoor Library Hadirkan 40 Kegiatan, Libatkan 50 Komunitas

by Alya Ulfa
8 November 2026
0

MASAKINI.CO – Lebih dari 50 komunitas akan terlibat dalam 40 kegiatan yang digelar di Banda Aceh Outdoor Library, Taman Bustanussalatin,...

Dorong Budaya Membaca, Banda Aceh Hadirkan Outdoor Library Pertama di Indonesia

by Alya Ulfa
7 November 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menghadirkan perpustakaan terbuka atau outdoor library di Taman Bustanussalatin melalui kerja sama dengan Seoul...

Disdukcapil Ungkap Identitas Tiga ODGJ Tanpa KTP Lewat Pemindaian Iris Mata

by Redaksi
6 November 2026
0

MASAKINI.CO – Tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya berhasil diidentifikasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil...

Next Post

Aceh Kekurangan Guru SLB, Sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus Terpaksa Antre Sekolah

47 Pasangan di Pulo Aceh Akhirnya Peroleh Legalitas Nikah dan Dokumen Kependudukan

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co