MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Wali Kota Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
3 Agustus 2026
in Daerah
0

Illiza saat menghadiri kegiatan Gotong Royong Kampung dalam Program Kampung Iklim (Proklim) di Gampong Baru, Minggu (2/8/2026). | Foto: Diskominfotik Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

 

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak masyarakat memperkuat budaya gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mengurangi risiko banjir dan menghadapi dampak perubahan iklim.

RelatedPosts

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

Wagub Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Tak Ganggu Investasi

Ajakan tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri kegiatan Gotong Royong Kampung dalam Program Kampung Iklim (Proklim) di Gampong Baru, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan itu melibatkan aparatur gampong, warga, dan berbagai unsur terkait dengan fokus membersihkan lingkungan serta saluran drainase.

Illiza mengatakan perubahan iklim membuat cuaca semakin tidak menentu, mulai dari suhu yang lebih panas hingga hujan berintensitas tinggi. Karena itu, menurutnya, upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari tingkat gampong.

“Selokan dan drainase harus rutin dibersihkan dari daun, sampah plastik, maupun material lain yang menghambat aliran air. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko genangan dan banjir saat hujan turun,” kata Illiza.

Dalam kesempatan itu, Illiza juga meninjau sejumlah program pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan di Gampong Baru. Di antaranya bank sampah, pengolahan kompos, pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta Waste Collecting Point (WCP) sebagai pusat pemilahan sampah di tingkat gampong.

Menurutnya, pemilahan sampah sejak dari sumber dapat mengurangi volume sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan nilai ekonomi melalui pemanfaatan kembali sampah yang masih bernilai.

Selain pengelolaan sampah, Gampong Baru juga mengembangkan pertanian perkotaan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT). Warga membudidayakan berbagai komoditas, seperti cabai, bawang, kacang tanah, dan tanaman hidroponik untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Illiza menilai Program Kampung Iklim tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Ia berharap praktik yang diterapkan di Gampong Baru dapat menjadi contoh bagi gampong lain di Banda Aceh dalam mengembangkan program pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Tags: Mitigasi BencanaPemerintah Banda AcehPencegahan BanjirProklim 2026Proklim Kampung Baru
Previous Post

Mulai 17 Agustus, Pemerintah Salurkan 997 Ribu Ton Beras untuk 33,24 Juta KPM

Next Post

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Lahan Terbakar Capai 20,5 Hektare

Related Posts

Semarak Jelang 17 Agustus, Becak Berbendera Merah Putih Pawai di Depan Mesjid Raya Baiturrahman

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Suasana menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, semakin semarak saat sejumlah...

Banda Aceh Gelar Merdeka Walk pada 16 Agustus, Ribuan Peserta Ditargetkan Ikut

by Redaksi
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh akan menggelar Banda Aceh Merdeka Walk untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu...

Progres Pembangunan Banda Aceh Academy Capai 10 Persen, Pemko Pastikan Rampung Sesuai Target

by Redaksi
13 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pembangunan Banda Aceh Academy (BAA) mulai menunjukkan perkembangan positif. Hingga pertengahan Agustus 2026, progres pembangunan fasilitas pendidikan dan...

Next Post

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Lahan Terbakar Capai 20,5 Hektare

Kekeringan Meluas, Pemkab Aceh Besar Percepat Penanganan Krisis Air Bersih

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co