MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

Redaksi by Redaksi
19 September 2026
in Daerah
0

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat mengunjungi Center of Excellence Comestoarra di Bakso Lapangan Tembak Senayan cabang Setiabudi, Kamis (17/9/2026). | Foto: Diskominfotik

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menjajaki pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus sumber energi alternatif.

Upaya tersebut dilakukan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat mengunjungi Center of Excellence Comestoarra di Bakso Lapangan Tembak Senayan cabang Setiabudi, Kamis (17/9/2026) lalu.

RelatedPosts

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Tanggul Krueng Meureudu Jebol 150 Meter, Mendagri Tinjau Lokasi Banjir

Dalam kunjungan itu, Illiza melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat serta pemanfaatannya sebagai sumber energi.

Illiza mengatakan Pemko Banda Aceh berkomitmen mencari solusi terhadap tumpukan sampah di TPA. Menurutnya, sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dapat diolah menjadi bahan bakar terbarukan padat untuk mendukung kebutuhan energi.

Salah satu pemanfaatannya, kata Illiza, yakni sebagai bahan bakar dalam program co-firing pada industri semen. Selain itu, bahan bakar tersebut dapat disimpan sebagai fuel stock untuk mendukung kemandirian energi dan menjadi cadangan ketika terjadi kondisi darurat di Kota Banda Aceh.

“Ketahanan dan kemandirian energi sangat penting, terlebih kita dihadapkan pada dampak dari perubahan iklim. Tentunya kita harus membuat terobosan agar masyarakat Kota Banda Aceh tetap tangguh,” kata Illiza.

Ia menilai pengelolaan sampah tidak semestinya hanya diarahkan untuk mengurangi timbunan di TPA. Sampah juga perlu dilihat sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi.

“Pengolahan sampah bukan sekadar menyelesaikan permasalahan sampah, tapi juga bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk energi,” ujarnya.

Selain pengolahan sampah di TPA, Illiza juga berencana mengimplementasikan Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) serta skema kelistrikan hibrida di kampung-kampung, tempat pembuangan sementara (TPS), dan bank sampah di Banda Aceh.

Menurutnya, pengolahan sampah sejak dari sumbernya dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas. Bahan bakar terbarukan padat yang dihasilkan tidak hanya berpotensi digunakan untuk pembangkit listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar gas untuk kebutuhan memasak masyarakat.

“Jika kita mampu mengolah sampah di sumbernya dan memanfaatkan bahan bakar terbarukan padat untuk energi, maka bukan hanya listrik yang didapatkan tapi juga bisa mensubstitusi bahan bakar gas untuk memasak bagi masyarakat di Kota Banda Aceh,” katanya.

Illiza menilai konsep yang ditawarkan PT APCA Tirta Engineering dan PT Comestoarra relevan dengan kebutuhan Banda Aceh saat ini, terutama dalam upaya menghadapi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Ia berharap pemanfaatan teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Banda Aceh yang lebih tangguh menghadapi perubahan dan potensi kondisi darurat.

Tags: Co-firingEnergi TerbarukanIlliza Sa'aduddin DjamalKetahanan EnergiPemerintah Banda AcehSampah Banda AcehTOSSTPA Banda Aceh
Previous Post

Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Tak Terpecah dan Siap Hadapi Agenda Politik Kedepan

Next Post

Motor Terjun ke Sungai di Ulee Lheue, Pemuda 26 Tahun Meninggal

Related Posts

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

by Ahmad Mufti
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh meraih ADINKES Award 2026 atas komitmennya memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, tuberkulosis (TBC), dan...

Illiza Tunjuk Sulthan Muhammad Yus Jadi Jubir Kota Banda Aceh

by Redaksi
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memperkenalkan Sulthan Muhammad Yus sebagai Juru Bicara (Jubir) Kota Banda Aceh...

Atasi Sampah Terlambat Diangkut, Banda Aceh Tambah 18 Armada

by Alya Ulfa
28 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menambah 18 unit kendaraan operasional untuk memperkuat pelayanan pengangkutan sampah, terutama di kawasan permukiman...

Next Post

Motor Terjun ke Sungai di Ulee Lheue, Pemuda 26 Tahun Meninggal

PHBS di Rumah Dimulai dari Kebiasaan Sederhana, Ini Indikatornya

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co