MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

Redaksi by Redaksi
19 September 2026
in Daerah
0

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat mengunjungi Center of Excellence Comestoarra di Bakso Lapangan Tembak Senayan cabang Setiabudi, Kamis (17/9/2026). | Foto: Diskominfotik

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menjajaki pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus sumber energi alternatif.

Upaya tersebut dilakukan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat mengunjungi Center of Excellence Comestoarra di Bakso Lapangan Tembak Senayan cabang Setiabudi, Kamis (17/9/2026) lalu.

RelatedPosts

Bukan Sekadar Data, Profil Pembangunan Aceh Besar Diminta Gambarkan Kondisi Daerah

Illiza: Jejaring Internasional Buka Akses Kerja Sama bagi Pemerintah Daerah

Hujan Diprediksi Meningkat hingga Desember, Gubernur Aceh Minta Warga Siaga Banjir dan Longsor

Dalam kunjungan itu, Illiza melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat serta pemanfaatannya sebagai sumber energi.

Illiza mengatakan Pemko Banda Aceh berkomitmen mencari solusi terhadap tumpukan sampah di TPA. Menurutnya, sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dapat diolah menjadi bahan bakar terbarukan padat untuk mendukung kebutuhan energi.

Salah satu pemanfaatannya, kata Illiza, yakni sebagai bahan bakar dalam program co-firing pada industri semen. Selain itu, bahan bakar tersebut dapat disimpan sebagai fuel stock untuk mendukung kemandirian energi dan menjadi cadangan ketika terjadi kondisi darurat di Kota Banda Aceh.

“Ketahanan dan kemandirian energi sangat penting, terlebih kita dihadapkan pada dampak dari perubahan iklim. Tentunya kita harus membuat terobosan agar masyarakat Kota Banda Aceh tetap tangguh,” kata Illiza.

Ia menilai pengelolaan sampah tidak semestinya hanya diarahkan untuk mengurangi timbunan di TPA. Sampah juga perlu dilihat sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi.

“Pengolahan sampah bukan sekadar menyelesaikan permasalahan sampah, tapi juga bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk energi,” ujarnya.

Selain pengolahan sampah di TPA, Illiza juga berencana mengimplementasikan Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) serta skema kelistrikan hibrida di kampung-kampung, tempat pembuangan sementara (TPS), dan bank sampah di Banda Aceh.

Menurutnya, pengolahan sampah sejak dari sumbernya dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas. Bahan bakar terbarukan padat yang dihasilkan tidak hanya berpotensi digunakan untuk pembangkit listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar gas untuk kebutuhan memasak masyarakat.

“Jika kita mampu mengolah sampah di sumbernya dan memanfaatkan bahan bakar terbarukan padat untuk energi, maka bukan hanya listrik yang didapatkan tapi juga bisa mensubstitusi bahan bakar gas untuk memasak bagi masyarakat di Kota Banda Aceh,” katanya.

Illiza menilai konsep yang ditawarkan PT APCA Tirta Engineering dan PT Comestoarra relevan dengan kebutuhan Banda Aceh saat ini, terutama dalam upaya menghadapi persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Ia berharap pemanfaatan teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Banda Aceh yang lebih tangguh menghadapi perubahan dan potensi kondisi darurat.

Tags: Co-firingEnergi TerbarukanIlliza Sa'aduddin DjamalKetahanan EnergiPemerintah Banda AcehSampah Banda AcehTOSSTPA Banda Aceh
Previous Post

Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Tak Terpecah dan Siap Hadapi Agenda Politik Kedepan

Related Posts

Illiza: Jejaring Internasional Buka Akses Kerja Sama bagi Pemerintah Daerah

by Redaksi
18 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah daerah dinilai perlu melihat jejaring internasional bukan sekadar ruang pertemuan, tetapi sebagai akses untuk membuka kerja sama,...

Banda Aceh Colossal Coffee Experience Masuk KEN 2026

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 menjadi event pertama dari Banda Aceh yang masuk dalam kalender Karisma...

Banda Aceh dan APCAT Siapkan Aksi Lindungi Anak dari Bahaya Rokok

by Redaksi
16 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat pengendalian tembakau untuk melindungi anak-anak dan generasi muda dari paparan serta konsumsi rokok. Langkah...

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co