MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Veteran Aceh Ingatkan Generasi Muda Jaga Perdamaian dan Jangan Rusak Persatuan

Aininadhirah by Aininadhirah
18 Agustus 2026
in News
0

Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Aceh, Kolonel Purnawirawan Haji Muhammad Djafar Karim | Foto : Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Aceh, Kolonel Purnawirawan Haji Muhammad Djafar Karim, mengingatkan generasi muda agar tidak hanya mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga meneruskan semangat tersebut dengan menjaga persatuan dan perdamaian di Aceh.

Pesan itu disampaikan Djafar Karim usai menghadiri penyerahan cenderamata kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran dan warakawuri dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (17/8/2026).

RelatedPosts

Pejabat Inspektorat Banda Aceh Diberhentikan Usai Jadi Tersangka

Pejabat Inspektorat dan Mahasiswa Kampus Swasta Ditahan Kasus Sesama Jenis, Kasur Lipat Jadi Barang Bukti

Bendera Merah Putih Diturunkan, Paskibraka Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI

Menurut Djafar, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu tetap relevan untuk generasi saat ini. Perjuangan mempertahankan negara, kata dia, tidak hanya dilakukan melalui pertempuran, tetapi juga dengan menjaga keutuhan bangsa dan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan damai.

“Saya sebagai veteran Pembela Kemerdekaan di Timor-Timur, berangkat ke sana tahun 1975/1976. Setelah bertugas di Aceh lebih kurang sembilan tahun, semangat 1945 itu masih tetap ada,” kata Djafar.

Ia meminta generasi muda tidak menjadi pihak yang justru merusak persatuan dan keutuhan negara. Menurutnya, menjaga Indonesia merupakan tanggung jawab bersama yang harus diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Pesan saya sebagai veteran, jagalah sama-sama, kita pelihara negara ini. Jangan ada pengkhianat-pengkhianat yang merusak negara kita. Ini penting bagi generasi muda,” ujarnya.

Djafar juga menyoroti pentingnya menjaga perdamaian Aceh setelah insiden yang terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh pada 15 Agustus 2026. Ia mengaku tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut, namun meminta seluruh pihak tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu perdamaian yang telah terbangun.

Menurutnya, perdamaian Aceh merupakan hasil dari perjalanan panjang yang harus dijaga bersama. Ia mengingatkan seluruh pihak untuk tetap berpegang pada komitmen perdamaian yang telah disepakati melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

“Yang kita harapkan, kita kan sudah ada satu komitmen, MoU itu. Ya itu saja yang kita pelihara,” katanya.

Djafar berharap tidak ada lagi tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun mengganggu kondisi Aceh yang telah berjalan dalam suasana damai.

“Jangan ada tindakan-tindakan yang merugikan kita juga,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan kembali pentingnya Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus. Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang para veteran dan menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda.

Djafar menilai semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam kehidupan saat ini melalui upaya menjaga persatuan, keutuhan bangsa dan perdamaian. Ia berharap generasi muda Aceh dapat meneruskan estafet tersebut dengan berkontribusi dalam pembangunan tanpa mengorbankan kedamaian yang telah diperjuangkan.

Tags: HUT RI Ke 81Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) AcehKolonel Purnawirawan Haji Muhammad Djafar Karim
Previous Post

Rayakan HUT ke-81 RI, Illiza Turun Ikut Lomba Pukul Bantal di Lampaseh

Next Post

Pejabat Inspektorat dan Mahasiswa Kampus Swasta Ditahan Kasus Sesama Jenis, Kasur Lipat Jadi Barang Bukti

Related Posts

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

by Riska Zulfira
17 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh memberikan penghormatan kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran, dan warakawuri melalui penyerahan cenderamata dalam rangka memperingati...

Jelang HUT RI, Pemko Banda Aceh Bagikan 800 Bendera Merah Putih ke Warga

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak masyarakat menyemarakkan suasana...

1.000 Paket Pangan Murah Disediakan untuk Warga Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Akan Gelar Pangan Murah, 2.000 Paket Sembako Disiapkan untuk Warga

by Riska Zulfira
10 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO– Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Next Post

Pejabat Inspektorat dan Mahasiswa Kampus Swasta Ditahan Kasus Sesama Jenis, Kasur Lipat Jadi Barang Bukti

Pejabat Inspektorat Banda Aceh Diberhentikan Usai Jadi Tersangka

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co