MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Oktober 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Banjir Rendam Jalan Nasional dan 15 Hektare Sawah di Aceh Tenggara

Riska Zulfira by Riska Zulfira
12 Oktober 2026
in News
0

Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah desa di Kabupaten Aceh Tenggara termasuk menggenangi kantor BPBD setempat | Foto: BPBA

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara menyebabkan akses jalan nasional Kutacane–Blangkejeren tertutup material tanah dan lumpur, sementara ruas Kutacane–Medan terendam hingga 50 sentimeter.

Bencana yang dipicu hujan berintensitas sedang hingga tinggi itu juga menyebabkan tanggul sungai jebol dan sekitar 15 hektare lahan pertanian terendam.

RelatedPosts

Lahan Eks Shopping Center Pasar Aceh Jadi Ruang Usaha Baru bagi UMKM

KNPI Aceh Sebut MBG Berperan Penting dalam Menunjang Prestasi Pelajar

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Naik Jadi Rp7,58 Juta per Mayam

Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda, mengatakan bencana terjadi pada Jumat (9/10/2026) malam dan berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Ketambe, Lawe Bulan, Babussalam, dan Bambel.

Longsor terjadi di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, setelah kondisi tanah di lereng sekitar jalan nasional Kutacane–Blangkejeren menjadi labil akibat hujan. Material tanah dan lumpur menutupi badan jalan sehingga menghambat kendaraan dari kedua arah dan menyebabkan kemacetan panjang.

Sementara itu, banjir terjadi setelah tanggul Sungai Lawe Bulan di Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan, jebol dan air meluap ke permukiman warga. Di Desa Lawe Kihing, Kecamatan Bambel, tanggul penahan tebing Sungai Lawe Bulan/Lawe Kisam juga jebol sepanjang sekitar 50 meter.

“Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Tenggara sehingga menyebabkan tanggul sungai jebol dan kondisi lereng menjadi labil,” kata Haslinda dalam laporannya, Senin (12/10/2026).

Dampak banjir juga meluas ke jalan nasional Kutacane–Medan, tepatnya di kawasan Desa Bambel Gabungan hingga Terutung Megara Asli. Genangan setinggi 30–50 sentimeter turut mengganggu akses di jalur tersebut.

Selain merendam permukiman dan jalan, banjir menggenangi sekitar 15 hektare lahan pertanian di Desa Lawe Kihing, Bambel Gabungan, dan Terutung Seperai. Fasilitas lain yang terdampak yakni gudang logistik BPBD dan SMPIT Al Khansa.

Banjir juga menyebabkan intake sumber air bersih Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lawe Harum milik PDAM Tirta Agara hanyut tergerus arus.

Menangani dampak bencana, BPBD Aceh Tenggara mengerahkan tim reaksi cepat untuk melakukan pendataan serta satu unit alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan Kutacane–Blangkejeren.

Petugas juga membersihkan kayu gelondongan yang menghambat aliran air di Jembatan Bailey Pulo Latong, mengangkat endapan lumpur di ruas jalan Pulonas Baru–Lawe Rutung, serta menutup tanggul dan menormalisasi aliran sungai di Desa Lawe Kihing.

Tags: banjir Aceh TenggaraBPBAHaslindajalan nasional terendamKutacane-MedanKutacane–Blangkejerenlahan pertanian terendamtanah longsorTanggul Jebol
Previous Post

KNPI Lhokseumawe Nilai Sekolah Rakyat Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu

Next Post

Radar BMKG di Aceh Jangkau 150 Kilometer, Bantu Pantau Laut dan Dukung Deteksi Tsunami

Related Posts

Dua Rumah Kayu di Aceh Tengah Hangus Terbakar, Korban Mengungsi

by Redaksi
4 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Dua unit rumah konstruksi kayu di Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, hangus terbakar pada Sabtu (3/10/2026)...

Dua Kios Terbakar di Batee Iliek Bireuen, Kerugian Ditaksir Rp35 Juta

by Ahmad Mufti
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Dua unit kios di Gampong Batee Iliek, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, terbakar pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 03.23...

Banjir Rendam 28 Rumah di Subulussalam, Jembatan Terancam Ambruk

by Riska Zulfira
1 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir melanda dua kecamatan di Kota Subulussalam, setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Tempuran meluap ke permukiman...

Next Post

Radar BMKG di Aceh Jangkau 150 Kilometer, Bantu Pantau Laut dan Dukung Deteksi Tsunami

Di Tengah Kemudahan Internet, Perpustakaan Tetap Jadi Ruang Belajar Mahasiswa

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co