MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Demo di Kantor Gubernur Aceh, Massa Desak Bencana Ekologis Jadi Bencana Nasional

Redaksi by Redaksi
20 Oktober 2026
in News
0

Massa aksi yang tergabung dalam Front Mahasiswa Aceh Resistence menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (20/10/2026). | Foto: Alya Ulfa/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekitar 100 orang yang tergabung dalam Front Mahasiswa Aceh Resistence menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (20/10/2026).

Massa mendesak pemerintah menetapkan rangkaian bencana ekologis di sejumlah wilayah Indonesia sebagai bencana nasional.

RelatedPosts

Segini Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Dokter Ingatkan Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-paru

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh hingga 22 Oktober

Massa menilai rentetan bencana, termasuk banjir yang kembali merendam sejumlah daerah di Aceh, membutuhkan penanganan serius dari pemerintah. Mereka meminta pemerintah tidak hanya merespons bencana yang terjadi, tetapi juga mengambil langkah untuk mengatasi persoalan lingkungan yang dinilai berkaitan dengan rangkaian bencana tersebut.

“Kita dapat melihat rentetan bencana. Bahkan saat ini ada lagi daerah yang terendam banjir, ada lagi warga yang mengungsi,” ujar salah seorang demonstran dalam orasinya.

Massa merujuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana sebagai salah satu dasar tuntutan mereka. Saat ini, pemulihan pascabencana Aceh yang terjadi akhir November 2025 itu saja belum tertangani dengan baik. Bahkan di wilayah lain, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalimantan, dan sejumlah titik di Palembang perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam menetapkan status bencana nasional.

Selain mendesak penetapan status bencana nasional, massa mengkritik respons pemerintah terhadap rangkaian bencana yang terjadi. Mereka meminta Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menemui langsung demonstran untuk mendengarkan tuntutan tersebut.

“Kami berkumpul di sini, sekurang-kurangnya akan menetap sampai Mualem menjumpai massa,” seru demonstran dalam orasi.

Massa juga menuntut relokasi korporasi yang mereka nilai merusak lingkungan dari kawasan hutan tanaman industri (HTI). Mereka turut mendorong langkah hukum melalui citizen lawsuit atau gugatan warga terhadap penyelegga negara.

Hingga sore hari, massa masih bertahan di depan Kantor Gubernur Aceh dan menolak membubarkan diri sebelum bertemu langsung dengan Mualem.

Penulis: Alya Ulfa

Tags: Banjir AcehBencana ekologisbencana nasionaldemonstrasi AcehFront Mahasiswa Aceh Resistencegugatan warga negaraKantor Gubernur Acehkorporasi HTI
Previous Post

Wagub Targetkan Pembangunan Huntap Tuntas 2027

Related Posts

Aceh Tamiang Kembali Dikepung Banjir, 19 Desa Terendam

by Riska Zulfira
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir kembali melanda Kabupaten Aceh Tamiang setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (11/10/2026) malam. Genangan...

Daerah Rawan Banjir di Aceh Diusulkan Dapat Alat Berat Sistem Pinjam Pakai

by Ahmad Mufti
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah kabupaten/kota yang rawan banjir di Aceh diusulkan mendapat alat berat dengan skema pinjam pakai agar penanganan bencana dapat...

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO - Setelah sekitar 10 bulan terputus akibat banjir besar, Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, akhirnya kembali...

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co