MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 Januari 2022
in Daerah
0
Sebagai Pendatang, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dikenalkan Hukum Adat

Sosialisasi kepada pengungsi Rohingya di Lhokseumawe tentang hukum adat dan aturan yang berlaku di daerah setempat. (foto: Yayasan Geutanyoe untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe, diberi sosialisasi tentang hukum adat yang berlaku di Aceh. Mereka diberi tahu tentang adat istiadat di Aceh, khususnya di Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Banda Sakti, yang berada di dekat lokasi penampungan.

Sosialisasi itu dilakukan Yayasan Geutanyoe bersama Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Satpol PP-WH Lhokseumawe, serta perangkat desa setempat kemarin, Rabu (12/1/2022).

RelatedPosts

Apel Perdana Usai Lebaran, Sekda Aceh Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN

Layanan Publik Banda Aceh Tetap Siaga Saat Libur Lebaran

Pantai Lampuuk Destinasi Pilihan Keluarga Saat Libur Lebaran

Humanitarian Coordinator pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Nasruddin, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahukan tentang aturan adat serta qanun-qanun syariat Islam yang sudah disahkan dan berlaku di Lhokseumawe kepada para pengungsi.

“Berharap para refuge atau pengungsi ini tahu apa saja adat istiadat yang berlaku di gampong Meunasah Mee, selaku tempat lokasi keberadaan penampungan sementara mereka,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Dia menyebut, selama ini warga desa setempat sangat baik dalam penerimaannya terhadap pengungsi Rohingya. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga Meunasah Mee, warga Kota Lhokseumawe dan Aceh khususnya, yang telah membuktikan bahwa provinsi ini sangat humanis dan toleran terhadap siapa saja.

“Dalam hal kemanusiaan, tidak pernah memandang ras, suku, agama dan bangsa, karena Aceh adalah satu bangsa yang sangat kosmopolit,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Meunasah Mee, Saifuddin Yunus, para pengungsi Rohingya itu perlu diberitahukan tentang apa saja norma-norma atau adat yang berlaku di desa setempat. “Mereka kan orang luar dan harus tahu semua aturan yang kita berlakukan di gampong ini,” ujarnya.

Sementara itu staf IOM, Bambang, menjelaskan kepada pengungsi tentang bagaimana cara supaya mereka tidak menjadi korban dan pelaku dari perdagangan manusia.

“Mereka perlu diberikan banyak edukasi atau pendidikan yang nantinya akan menambah pengetahuan, IOM tentunya akan selalu hadir untuk memberikan penguatan dan pengetahuan kepada mereka,” ujarnya.

Tags: Gampong Meunasah MeeLhokseumawepengungsi rohingyaSosialisasi Hukum AdatSyariat IslamYayasan Geutanyoe
Previous Post

Polisi Dihadang Ratusan Massa Saat Ungkap Tambang Ilegal di Pidie

Next Post

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Related Posts

Perempuan Haid Tetap Dianjurkan Hadir di Salat Id, Meski Tidak Ikut Salat

by Aininadhirah
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Perempuan yang sedang haid tetap dianjurkan untuk hadir di lokasi pelaksanaan salat id baik Idulfitri maupun Idul Adha...

Walkot Tegaskan Komitmen Pemko Banda Aceh Makmurkan Masjid

by Masa Kini
2 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menegakkan syariat Islam melalui...

MPU: Pelaku Pasar yang Permainkan Harga Hukumnya Haram

by Riska Zulfira
3 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menegaskan ketentuan hukum terkait tata kelola harga barang dan aktivitas pasar, menyusul meningkatnya...

Next Post
Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Kalah di Laga Penuh Kontroversi Dipimpin Wasit Iwan Sukoco, Persiraja Layangkan Protes

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Jalan Rusak Akibat Banjir di Aceh Utara Ditambal Sementara

Discussion about this post

CERITA

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co