MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Gubernur Aceh Sebut Guru Salah Satu Garda Terdepan Menjaga Prokes

Redaksi by Redaksi
17 Desember 2020
in News
0
Gubernur Aceh Sebut Guru Salah Satu Garda Terdepan Menjaga Prokes

Asisten I Sekda Aceh, M Jafar, didampingi Kadis Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri, menyerahkan penghargaan kepada guru berprestasi dalam rangkaian peringatan HUT PGRI ke -75 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (16/12/2020). [Doc. Humas Pemprov Aceh]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Nova Iriansyah memberi apresiasi terhadap perjuangan para guru di Aceh dalam mendidik siswa di tengah pandemi Covid-19.

Ia menyebutkan para guru juga pahlawan garda terdepan dalam menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga protokol kesehatan.

RelatedPosts

Pria Diduga Sebar Ujaran Kebencian di TikTok Ditangkap

57 dari 104 Hunian Tetap Korban Banjir Aceh Utara Rampung Dibangun

Ngabuburit Sambil Berdonasi, Hermes Palace Hotel Sisihkan Hasil untuk Korban Banjir

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, M Jafar, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (15/12) di Anjong Mon Mata Pendapa Gubernur Aceh itu diikuti Ketua dan Pengurus PGRI Aceh dan Kabupaten/Kota se-Aceh. Acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh Rachmat Fitri, Kakanwil Kemenag Aceh, Iqbal, serta Ketua PGRI Aceh, Munzir.

“Dalam kondisi COVID-19, para guru kembali menegaskan diri sebagai ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’. Bersama pemerintah di berbagai tingkatan, mereka bahu-membahu bekerja mendidik siswa dengan berbagai tantangan,” ujar M. Jafar membacakan sambutan Gubernur.

M. Jafar menjelaskan, pandemi Covid-19 telah menghentikan sejumlah aktivitas di berbagai sektor. Sekolah ditutup, kantor memberlakukan sistem shif, sebagian perusahaan tutup, ekonomi masyarakat terpuruk, dan sejumlah dampak lainnya muncul.

Di tengah kondisi itu, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Aceh terus melahirkan berbagai kebijakan untuk melawan Covid-19, menghidupkan sektor ekonomi, dan terpenting menyelamatkan pendidikan untuk generasi penerus.

“COVID-19 telah memaksa kita menutup sekolah-sekolah demi mencegah penyebaran virus, tapi di sisi lain pendidikan tak boleh mati dalam kondisi apapun,” katanya.

Saat ini kasus-kasus Covid-19 mulai berkurang. Di beberapa wilayah, sekolah mulai dibuka kembali berpatokan pada Peta Zonasi Covid-19, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terkait Sekolah Tatap Muka yang telah dievaluasi.

Kendati demikian, para pihak diminta tak boleh lengah dan terus berikhtiar untuk melawan COVID-19.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh, untuk sekolah-sekolah dalam mengantisipasi meluasnya penularan COVID-19 pada pembelajaran tatap muka, adalah mencanangkan Gerakan Masker Sekolah atau GEMAS.
Gerakan ini telah dilaksanakan secara serentak mulai 2 Desember 2020 lalu. Kepala sekolah, wali kelas, wali murid dan para siswa menjadi ujung tombak gerakan ini.

“Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada para ujung tombak dan semua pihak yang telah berperan aktif 2 tenaga kependidikan, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan para pemangku kepentingan pendidikan, yang terus bersinergi dalam berinovasi.”[]

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Pademi Covid-19, BUMN Perbaiki Sistem Digitalisasi

Next Post

Kamboja Tak Ingin Jadi ‘Kelinci Percobaan’ Vaksin COVID-19 China

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
Ahli Virologi : Tiga Syarat Vaksin Aman Digunakan

Kamboja Tak Ingin Jadi 'Kelinci Percobaan' Vaksin COVID-19 China

50 Narapidana Bandar Narkoba dari Aceh Diboyong ke Nusakambangan

50 Narapidana Bandar Narkoba dari Aceh Diboyong ke Nusakambangan

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co