MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pelajari Mental Remaja, Tim SCSS Aceh Studi ke Yogyakarta

Redaksi by Redaksi
9 Desember 2022
in News
0
Pelajari Mental Remaja, Tim SCSS Aceh Studi ke Yogyakarta

Tim SSSC FK USK saat berkunjung ke sekolah di Yogyakarta. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim peneliti Save School Save Communities (SSSC) atau komunitas aman sekolah aman Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melakukan studi banding ke 2 sekolah di Provinsi Yogyakarta, pada Jumat (2/12/2022) lalu. Kunjungan itu jadi bahan evaluasi dan mengadaptasi penerapan penanganan remaja sekolah di sana.

Ada dua sekolah yang dikunjungi tim SSSC FK USK, yakni SMAN 2 Banguntapan dan SMAS Masa Depan Yogyakarta.

RelatedPosts

Harga Emas Anjlok Rp130 Ribu dalam Sehari

Timun Suri Laris Manis Selama Ramadan, Pedagang Lambaro Laku 100 Buah Sehari

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

General Koordinator tim peneliti SSSC FK USK Dr. Rina Suryani Oktari, mengatakan berdasarkan kunjungan pada dua sekolah tersebut orangtua peserta didik dan guru di sekolah adalah tokoh kunci dalam mendidik anak. Oleh karena, itu dalam mendidik harus selaras dilakukan agar tidak ada ketimpangan.

Lebih lanjut, tuturnya, remaja adalah pribadi yang harus dihargai kemerdekaan yang tidak bisa divonis secara baku dalam suatu sikap saja. Karenanya, sebagai fasilitator (orang tua dan guru) harus memfasilitasi terhadap penghargaan dan kemerdekaan anak.

“Kenakalan anak memang sangat menjengkelkan, namun di situlah kesabaran kita sebagai orang tua diuji. Anak pasti masih punya nurani yang bisa kita sentuh,” katanya.

Selain itu, berdasarkan hasil kunjungan ke Yogyakarta, pihaknya juga melihat kedua sekolah memiliki metode yang berbeda dalam menghadapi tingkah laku siswa remaja.

Seperti, melalui visual melalu metode menggambar yang diajarkan untuk anak, mengajak untuk mengatur pernapasan. Lalu home visit sebagai metode penyaluran emosi bagi anak yang dilihat langsung bagaimana tingkah anak di luar lingkungan sekolah.

“Pendidikan tidak bisa dijalankan sendiri namun harus holistik integrasi, dan penanganan terhadap anak harus komprehensif. Kemudian BK tidak boleh memberikan punish, hanya kesiswaan yang bisa menertibkannya,” ujarnya.

Sementara untuk pendekatan atau menaklukkan anak-anak yang istimewa, dua sekolah itu melibatkan mereka dalam organisasi, agar bisa berinteraksi dengan sesama.

“Anak istimewa akibat kurang perhatian dan kurang pekerjaan. Karenanya mental health start early,” jelasnya.

Tags: anakFK USKRemajasekolahSSSCYogyakarta
Previous Post

Erick Thohir Dorong Digitalisasi, Transaksi Super Apps BRImo Tembus Rp2.000T

Next Post

Baitul Mal Aceh Salurkan 19 Rumah Layak Huni ke Warga Sabang

Related Posts

Angkat Isu Kesehatan Mental, Mahasiswa FK USK Raih Juara I Internasional di Nepal

by Riska Zulfira
21 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Isu kesehatan mental tenaga kesehatan menjadi perhatian dalam ajang East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 di Nepal....

Barito Putera Pastikan Bawa 22 Pemain Hadapi Persiraja

Barito Putera Pastikan Bawa 22 Pemain Hadapi Persiraja

by Redaksi
13 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Tim Championship 2025/26 dari Grup Timur, PS Barito Putera akan melakukan uji coba hadapi Persiraja Banda Aceh di...

Pembukaan Rakernas XI JKPI 2025, Illiza: Setiap Tradisi Memiliki Cerita

Pembukaan Rakernas XI JKPI 2025, Illiza: Setiap Tradisi Memiliki Cerita

by Redaksi
10 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO – “Setiap tradisi memiliki cerita di baliknya, dan setiap cerita adalah pelajaran hidup yang berharga.” Begitu sebait kalimat yang...

Next Post
Baitul Mal Aceh Salurkan 19 Rumah Layak Huni ke Warga Sabang

Baitul Mal Aceh Salurkan 19 Rumah Layak Huni ke Warga Sabang

Polsek Linge Dinobatkan Oleh Kompolnas Polsek terbaik di Indonesia

Polsek Linge Dinobatkan Oleh Kompolnas Polsek terbaik di Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co