MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pelajari Mental Remaja, Tim SCSS Aceh Studi ke Yogyakarta

Redaksi by Redaksi
9 Desember 2022
in News
0
Pelajari Mental Remaja, Tim SCSS Aceh Studi ke Yogyakarta

Tim SSSC FK USK saat berkunjung ke sekolah di Yogyakarta. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim peneliti Save School Save Communities (SSSC) atau komunitas aman sekolah aman Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melakukan studi banding ke 2 sekolah di Provinsi Yogyakarta, pada Jumat (2/12/2022) lalu. Kunjungan itu jadi bahan evaluasi dan mengadaptasi penerapan penanganan remaja sekolah di sana.

Ada dua sekolah yang dikunjungi tim SSSC FK USK, yakni SMAN 2 Banguntapan dan SMAS Masa Depan Yogyakarta.

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Kukuhkan Sembilan Guru Besar

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Anak di Salah Satu Sekolah Banda Aceh

DPRK dan Pemko Sepakati Perubahan APBK Banda Aceh 2026

General Koordinator tim peneliti SSSC FK USK Dr. Rina Suryani Oktari, mengatakan berdasarkan kunjungan pada dua sekolah tersebut orangtua peserta didik dan guru di sekolah adalah tokoh kunci dalam mendidik anak. Oleh karena, itu dalam mendidik harus selaras dilakukan agar tidak ada ketimpangan.

Lebih lanjut, tuturnya, remaja adalah pribadi yang harus dihargai kemerdekaan yang tidak bisa divonis secara baku dalam suatu sikap saja. Karenanya, sebagai fasilitator (orang tua dan guru) harus memfasilitasi terhadap penghargaan dan kemerdekaan anak.

“Kenakalan anak memang sangat menjengkelkan, namun di situlah kesabaran kita sebagai orang tua diuji. Anak pasti masih punya nurani yang bisa kita sentuh,” katanya.

Selain itu, berdasarkan hasil kunjungan ke Yogyakarta, pihaknya juga melihat kedua sekolah memiliki metode yang berbeda dalam menghadapi tingkah laku siswa remaja.

Seperti, melalui visual melalu metode menggambar yang diajarkan untuk anak, mengajak untuk mengatur pernapasan. Lalu home visit sebagai metode penyaluran emosi bagi anak yang dilihat langsung bagaimana tingkah anak di luar lingkungan sekolah.

“Pendidikan tidak bisa dijalankan sendiri namun harus holistik integrasi, dan penanganan terhadap anak harus komprehensif. Kemudian BK tidak boleh memberikan punish, hanya kesiswaan yang bisa menertibkannya,” ujarnya.

Sementara untuk pendekatan atau menaklukkan anak-anak yang istimewa, dua sekolah itu melibatkan mereka dalam organisasi, agar bisa berinteraksi dengan sesama.

“Anak istimewa akibat kurang perhatian dan kurang pekerjaan. Karenanya mental health start early,” jelasnya.

Tags: anakFK USKRemajasekolahSSSCYogyakarta
Previous Post

Erick Thohir Dorong Digitalisasi, Transaksi Super Apps BRImo Tembus Rp2.000T

Next Post

Baitul Mal Aceh Salurkan 19 Rumah Layak Huni ke Warga Sabang

Related Posts

Sehari di Pantai Parangkusumo

by Ahmad Mufti
14 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta, Pantai Parangkusumo menjadi salah satu tujuan wisata di pesisir selatan...

Diabetes Mulai Menyerang Usia Muda, Kebiasaan Minum Soft Drink Perlu Diwaspadai

by Riska Zulfira
12 September 2026
0

MASAKINI.CO – Diabetes mulai ditemukan pada kelompok usia produktif hingga remaja di tengah perubahan pola hidup masyarakat. Kebiasaan mengonsumsi minuman...

Pantai Drini, Ruang Wisata di Pesisir Gunungkidul

by Ahmad Mufti
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Perjalanan menuju Pantai Drini di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, memakan waktu sekitar dua jam dari pusat Kota Yogyakarta....

Next Post
Baitul Mal Aceh Salurkan 19 Rumah Layak Huni ke Warga Sabang

Baitul Mal Aceh Salurkan 19 Rumah Layak Huni ke Warga Sabang

Polsek Linge Dinobatkan Oleh Kompolnas Polsek terbaik di Indonesia

Polsek Linge Dinobatkan Oleh Kompolnas Polsek terbaik di Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co