MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, April 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Di Aceh, Kekerasan Terhadap Perempuan Capai 115 Kasus

Masa Kini by Masa Kini
17 Juli 2019
in Daerah
0

Ilustrasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT. (sumber foto: Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – LBH APIK Aceh mencatat telah terjadi 115 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di sejumlah daerah di Aceh. Ironisnya 34,5 persen diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual.

Menurut Direktur LBH APIK Aceh, Roslina Rasyid kasus kekerasan tersebut terjadi di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireun, Bener Meriah dan Aceh Tengah sepanjang sepanjang tahun 2018.

RelatedPosts

Musrenbang 2027: Banda Aceh Fokus SDM, Tekan Stunting, dan Layanan Dasar

Tiga Perempuan Driver Sabu di Aceh Barat Ditangkap Polisi

Satpol PP-WH Tertibkan Muda-Mudi Nongkrong Hingga Dini Hari

“Sampai Juni 2019 sudah 18 kasus kekerasan seksual yang ditangani,” kata Roslina, Rabu (17/7).

Direktur LBH APIK Aceh, Roslina Rasyid.

Ia menjelaskan, korban kekerasan seksual sebagian besar perempuan usia anak antara 3 tahun sampai 19 tahun. Sedangkan pelaku, sebanyak 72 persen orang yang dikenal korban.

“Atau orang yang dekat dan memiliki hubungan personal dengan korban. Misalnya orang tua kandung, suami, mantan suami, pacar, guru atau pendidik dan anggota keluarga sendiri,” jelasnya.

Pihaknya juga mencatat 27 persen pelaku yang melakukan kekerasan berada di ranah publik, satu persen pelaku berada di ranah negara.

Roslina menyebutkan saat proses pendampingan, hampir 100 persen korban mengalami kekerasan berlapis. Mulai dari kekerasan psikis, seksual, hingga penelantaran ekonomi yang semuanya akan mempengaruhi psikologi korban.

Hal ini berkaitan juga dengan tingkat pendidikan yang ditempuh, korban yang mengalami kekerasan dari tingkat TK/playgroup sampai dengan SMA sebanyak 75 persen, tingkat perguruan tinggi 20 persen, dan 5 persen korban yang putus sekolah/tidak sekolah.

Jika dilihat dari ranah pekerjaan, 18 persen korban yang mengalami kekerasan memiliki pekerjaan yang formal, 50 persen korban yang memiliki pekerjaan informal, dan 32 persen korban tidak mempunyai pekerjaan.

“Data-data itubmembuktikan bahwa kekerasan seksual sebuah fakta yang tidak terbantahkan dan korban kekerasan seksual terus bertambah dengan berbagai modus,” tegasnya.

Ia menilai tuntutan hukuman terhadap pelaku masih cukup rendah untuk mengharap efek jera pada pelaku. Fokus sanksi terhadap pelaku, kerap mengabaikan kondisi korban yang juga butuh perhatian dan penanganan khusus utamanya untuk pemulihan.

“Korban diposisikan pada kondisi yang cukup sulit,” kata Roslina.[]

Tags: Direktur LBH APIK Aceh Roslina RasyidKekerasan Seksual di Aceh TinggiKekerasan Terhadap Perempuan dan AnakLBH APIK Aceh
Previous Post

Berharap Persita Lengser, Wawan Hadiahkan Presiden Persiraja Kaos

Next Post

Cerita Lawas Dua Legenda Timnas

Related Posts

Terdapat 537 Kasus Kekerasan Seksual, Tempat Kerja Dianggap Belum Aman untuk Perempuan

Terdapat 537 Kasus Kekerasan Seksual, Tempat Kerja Dianggap Belum Aman untuk Perempuan

by Riska Zulfira
25 November 2025
0

MASAKINI.CO - Tempat kerja yang seharusnya menjadi ruang aman dan profesional bagi semua orang, terutama perempuan, ternyata masih menyimpan potensi...

Berani Laporkan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

1.227 Perempuan dan Anak di Aceh Alami Kekerasan, Aceh Utara Tertinggi

by Riska Zulfira
21 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mencapai 1.227 kasus...

Perempuan dalam Pusaran Pilkada di Serambi Mekkah

Perempuan dalam Pusaran Pilkada di Serambi Mekkah

by Alfath Asmunda
28 November 2024
0

MASAKINI.CO - Belum kering tinta ungu di jari kelingking Syamsiah setelah ia memberi hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS)...

Next Post

Cerita Lawas Dua Legenda Timnas

Dyah Erti: PAUD Berperan Bentuk Generasi Bangsa

Dyah Erti: PAUD Berperan Bentuk Generasi Bangsa

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...