MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Gajah Mati di Aceh Timur Akibat Diracun

Masa Kini by Masa Kini
19 April 2020
in Daerah, Headline
0

Bangkai gakah ditemukan di Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim dokter hewan Balai Konservasi sumber daya alam (BKSDA) Provinsi Aceh melakukan nekropsi terhadap gajah betina yang mati di areal PT Dwi Kencana/PT Makmur Inti Bersaudara, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (17/4).

Dari hasil nekropsi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seperti luka tusuk, sayat ataupun benturan pada gajah betina berusian antara 8-10 tahun itu. Saat ditemukan bangkai gajah tersebut diperkirakan sudah lebih dari satu minggu sejak kematian.

RelatedPosts

Di Antara Barak dan Doa

65 Sapi Kurban Terkumpul, Pemko Banda Aceh Prioritaskan Gampong Minim Kurban

Sekda Aceh Tekan SKPA Percepat Serapan Anggaran, Realisasi APBA Tembus Rp3,5 Triliun

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto mengatakan dari hasil olah TKP ditemukan adanya cairan merah dan bubuk yang terbungkus plastik dan tergantung pada pohon serta di bawah gantungan plastik tersebut ditemukan kotak plastik yang berisi bubuk hitam yang diduga salah satu jenis bahan insektisida yang umum digunakan pada bidang pertanian.

Jarak temuan barang-barang tersebut sekitar 100 meter dari lokasi bangkai gajah.

“Dari hasil nekropsi yang dilakukan secara makroskopis bahwa kematian satwa diduga karena toxicosis (keracunan),” katanya, Minggu (19/4).

Selanjutnya BKSDA Aceh akan terus berkoordinasi dengan pihak Polres Aceh Timur dan Gakkum Wilayah I Sumatera terkait proses penanganan kematian gajah.

Ia menjelaskan, Gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis, beresiko tinggi untuk punah di alam liar.

“Kami mengutuk keras apabila dari proses penanganan nantinya ditemukan bukti adanya unsur kesengajaan untuk membunuh satwa liar di lindungi tersebut,” tegasnya.

BKSDA Aceh menghimbau pada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah Sumatera dengan tidak melakukan merusak hutan yang menjadi habitat mamalia terbesar itu.

“Beberapa aktivitas tersebut dapat menyebabkan konflik satwa liar khususnya Gajah Sumatera dengan manusia, yang dapat berakibat kerugian secara ekonomi hingga korban jiwa baik bagi manusia ataupun keberlangsungan hidup satwa liar tersebut,” sebutnya.[]

Tags: Aceh TimurBKSDAGajah Mati
Previous Post

BePe Lelang Sepatu Bersejarah untuk Penanganan Covid-19

Next Post

Pemerintah Aceh Salurkan Ribuan Masker, Program Sejuta Masker untuk Masyarakat

Related Posts

JPU Hadirkan 4 Saksi, Terdakwa Kasus Penyelundupan Orangutan Akui Dibayar Rp1 Juta di Aceh Timur

by Riska Zulfira
8 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Persidangan kasus penyelundupan satwa liar dilindungi dengan terdakwa Agussalim kembali digelar di Pengadilan Negeri Idi, Rabu (6/5/2026) lalu....

PLN Lakukan Pemadaman Listrik di Wilayah Aceh Timur, Ini Tanggal dan Lokasinya

PLN Lakukan Pemadaman Listrik di Wilayah Aceh Timur, Ini Tanggal dan Lokasinya

by Redaksi
16 April 2026
0

MASAKINI.CO – PT. PLN (Persero) melakukan pemadaman listrik di sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis 16 dan...

Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh Timur Terima Bantuan dari Kemensos dan Kemendagri

Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh Timur Terima Bantuan dari Kemensos dan Kemendagri

by Ulfah
16 Maret 2026
0

MASAKINI.CO — Korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan dari Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri, di aula...

Next Post
Pemerintah Aceh Salurkan Ribuan Masker, Program Sejuta Masker untuk Masyarakat

Pemerintah Aceh Salurkan Ribuan Masker, Program Sejuta Masker untuk Masyarakat

Rapid Test Perdana di Warung Kopi

Corona Masih Mengancam, Pemberlakuan PSBB Terus Meluas

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co