MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Unsyiah: Hati-Hati Buka Sekolah di Tengah Pandemi

Masa Kini by Masa Kini
20 Juni 2020
in Headline, News
0
Unsyiah Beri Rekomendasi Kepada Pemerintah Cegah Penyebaran Corona

Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO –  Sekolah menjadi salah satu tempat berisiko tinggi penularan Covid-19, terutama bagi sekolah yang berkonsep asrama. 

Hal ini disampaikan oleh Satuan Tugas Covid-19 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), dr. Amanda Yufika, M.Sc dalam diskusi publik secara virtual, Kamis (18/6).

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Siapkan 2.000 Paket Iftar per Hari, Terbuka untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Ustaz Razi: Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Amanda mengatakan anak merupakan salah satu kelompok rentan penularan Covid-19 di Indonesia. Dibandingkan negara lain, kasus Covid-19 pada anak di Indonesia termasuk tertinggi di dunia. 

Saat ini, tercatat 584 kasus positif Covid-19 pada anak, dan 14 di antaranya meninggal dunia.

“Maka butuh kehati-hatian untuk membuka sekolah di tengah pandemi ini. Hampir semua negara yang menerapkan lockdown dan membuka lockdown-nya, mereka memilih membuka sekolah paling akhir,” ujar Amanda.

Ia menjabarkan alasan mengapa sekolah menjadi lokasi berisiko tinggi penularan Covid-19, di antaranya karena sulitnya menerapkan jaga jarak di sekolah maupun di kelas, terutama bagi anak didik di jenjang sekolah dasar. 

Selain itu, terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar sehingga sulit untuk menghindari kontak tidak langsung, dan sulitnya mengajak anak menggunakan masker selama pelajaran berlangsung.

“Kapan sekolah dibuka? Ketika pandemi dapat dikendalikan, ketika kurva kasus menurun. Tapi di Indonesia, khususnya Aceh, kasus sedang meningkat. Ini fase belum aman,” sambung Amanda.

Untuk itu, ia berharap pertimbangan kesehatan menjadi prioritas utama di atas prioritas lain jika sekolah di Aceh dibuka kembali. Pihak pengambil kebijakan juga diminta untuk mempertimbangkan manfaat dan risikonya. 

Namun, andaipun sekolah tetap dibuka, Amanda meminta protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dapat diterapkan di semua sekolah dan memiliki panduan/SOP yang aman bagi peserta didik dan pengajar. 

Ia juga mengusulkan agar pembukaan sekolah dapat dilakukan secara bertahap dimulai dari jenjang lebih tinggi hingga ke jenjang pendidikan dasar.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli, mengatakan pihaknya telah menetapkan pendidikan tahun pelajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020. 

Ada dua skenario pembelajaran menyambut tahun ajaran baru ini, yaitu dengan melakukan sistem tatap muka memperhatikan protokol kesehatan dan diatur SOP dari satuan pendidikan masing-masing. 

Bagi yang tidak mungkin melakukan tatap muka, maka dilakukan dengan sistem belajar dari rumah. 

Namun, kedua skenario ini nantinya tetap diputuskan dengan melihat perkembangan Covid-19 di Aceh. Terpenting menurutnya, anak-anak harus tetap mendapatkan pendidikan selama Covid-19 mewabah.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unsyiah, Prof Marwan mengatakan kebijakan pengendalian Covid-19 dalam aspek pendidikan di Aceh menghadapi new normal perlu diperkuat dengan telaah dari akademisi, praktisi pendidikan, dan pengalaman masyarakat dengan tetap memperhatikan tinjauan epidemiologi. []

Tags: acehpandemi Covid-19pendidikansekolahUnsyiah
Previous Post

Amankan Freeport, 196 Brimob Aceh BKO ke Papua

Next Post

Terkait Simbol Ujaran Kebencian, Facebook Cabut Puluhan Iklan Donald Trump

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Terkait Simbol Ujaran Kebencian, Facebook Cabut Puluhan Iklan Donald Trump

Terkait Simbol Ujaran Kebencian, Facebook Cabut Puluhan Iklan Donald Trump

Waspada, Ancaman Krisis Pangan Dunia Mulai Menghantui Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co