MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Unsyiah: Hati-Hati Buka Sekolah di Tengah Pandemi

Masa Kini by Masa Kini
20 Juni 2020
in Headline, News
0
Unsyiah Beri Rekomendasi Kepada Pemerintah Cegah Penyebaran Corona

Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO –  Sekolah menjadi salah satu tempat berisiko tinggi penularan Covid-19, terutama bagi sekolah yang berkonsep asrama. 

Hal ini disampaikan oleh Satuan Tugas Covid-19 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), dr. Amanda Yufika, M.Sc dalam diskusi publik secara virtual, Kamis (18/6).

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

Amanda mengatakan anak merupakan salah satu kelompok rentan penularan Covid-19 di Indonesia. Dibandingkan negara lain, kasus Covid-19 pada anak di Indonesia termasuk tertinggi di dunia. 

Saat ini, tercatat 584 kasus positif Covid-19 pada anak, dan 14 di antaranya meninggal dunia.

“Maka butuh kehati-hatian untuk membuka sekolah di tengah pandemi ini. Hampir semua negara yang menerapkan lockdown dan membuka lockdown-nya, mereka memilih membuka sekolah paling akhir,” ujar Amanda.

Ia menjabarkan alasan mengapa sekolah menjadi lokasi berisiko tinggi penularan Covid-19, di antaranya karena sulitnya menerapkan jaga jarak di sekolah maupun di kelas, terutama bagi anak didik di jenjang sekolah dasar. 

Selain itu, terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar sehingga sulit untuk menghindari kontak tidak langsung, dan sulitnya mengajak anak menggunakan masker selama pelajaran berlangsung.

“Kapan sekolah dibuka? Ketika pandemi dapat dikendalikan, ketika kurva kasus menurun. Tapi di Indonesia, khususnya Aceh, kasus sedang meningkat. Ini fase belum aman,” sambung Amanda.

Untuk itu, ia berharap pertimbangan kesehatan menjadi prioritas utama di atas prioritas lain jika sekolah di Aceh dibuka kembali. Pihak pengambil kebijakan juga diminta untuk mempertimbangkan manfaat dan risikonya. 

Namun, andaipun sekolah tetap dibuka, Amanda meminta protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dapat diterapkan di semua sekolah dan memiliki panduan/SOP yang aman bagi peserta didik dan pengajar. 

Ia juga mengusulkan agar pembukaan sekolah dapat dilakukan secara bertahap dimulai dari jenjang lebih tinggi hingga ke jenjang pendidikan dasar.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli, mengatakan pihaknya telah menetapkan pendidikan tahun pelajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020. 

Ada dua skenario pembelajaran menyambut tahun ajaran baru ini, yaitu dengan melakukan sistem tatap muka memperhatikan protokol kesehatan dan diatur SOP dari satuan pendidikan masing-masing. 

Bagi yang tidak mungkin melakukan tatap muka, maka dilakukan dengan sistem belajar dari rumah. 

Namun, kedua skenario ini nantinya tetap diputuskan dengan melihat perkembangan Covid-19 di Aceh. Terpenting menurutnya, anak-anak harus tetap mendapatkan pendidikan selama Covid-19 mewabah.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unsyiah, Prof Marwan mengatakan kebijakan pengendalian Covid-19 dalam aspek pendidikan di Aceh menghadapi new normal perlu diperkuat dengan telaah dari akademisi, praktisi pendidikan, dan pengalaman masyarakat dengan tetap memperhatikan tinjauan epidemiologi. []

Tags: acehpandemi Covid-19pendidikansekolahUnsyiah
Previous Post

Amankan Freeport, 196 Brimob Aceh BKO ke Papua

Next Post

Terkait Simbol Ujaran Kebencian, Facebook Cabut Puluhan Iklan Donald Trump

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

30 Komunitas di Banda Aceh Rumuskan Rekomendasi Kebijakan, Soroti 4 Isu Utama Kota

by Aininadhirah
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sekitar 30 komunitas dan lembaga di Banda Aceh menyampaikan aspirasi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) “Suara Warga”...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Terkait Simbol Ujaran Kebencian, Facebook Cabut Puluhan Iklan Donald Trump

Terkait Simbol Ujaran Kebencian, Facebook Cabut Puluhan Iklan Donald Trump

Waspada, Ancaman Krisis Pangan Dunia Mulai Menghantui Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co