MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Peringati World Cleanup Day, DLHK3 Banda Aceh Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Redaksi by Redaksi
19 September 2020
in Daerah, News
0
Peringati World Cleanup Day, DLHK3 Banda Aceh Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Petugas menimbang sampah plastik dari warga Gampong Alue Deah Teungoeh yang telah dipilah saat gelaran World Cleanup Day (WCD), Sabtu (19/9). (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO  — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh mengampanyekan gerakan World Cleanup Day (WCD) lewat aksi pemilahan sampah di rumah warga, Sabtu (19/9).

 

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

Asap Karhutla Turunkan Jarak Pandang di Aceh Utara hingga 2–3 Kilometer

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh hingga 17 Oktober

Tahun ini yang jadi sasaran pihaknya adalah Gampong Alue Deah Teungoh (ADT), Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

 

Kepala DLHK3 Banda Aceh Hamdani, SH menjelaskan, gerakan ini merupakan aksi nyata serta aktualisasi kerja sama antara Pemkot Banda Aceh dengan Komunitas Peduli Lingkungan dan masyarakat.

 

“Dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2020 untuk Kota Banda Aceh kita melakukan kegiatannya di Gampong Alue Deah Teungoh,” katanya.

 

Gerakan ini diharapkan partisipasi masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah jadi lebih meningkat. Hal ini sesuai dengan upaya Pemkot Banda Aceh dalam mengurangi volume sampah, terutama sampah rumah tangga dan sejenisnya mencapai 22 persen hingga akhir tahun ini.

 

“Pada tahun 2020 ini, ada sekitar 22 persen target kita melalui Perwal (Peraturan Wali Kota) Nomor 46 Tahun 2018 tentang Kebijakan Strategi Pengelolaan Sampah di Banda Aceh,” ucapnya.

 

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh Shinta dan Juariah. Pihak DLHK Aceh turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. 

 

Terlihat dari beberapa ibu-ibu dari warga Gampong ADT mereka wawancarai langsung terkait teknis pemilahan sampah dari rumah hingga ke depo WCP Dan manfaat yang dirasakan selama mengikuti program ini. 

 

“Semua hal yang positif ini menjadi modal terbesar bagi mewujudkan Banda Aceh Bebas Sampah 2025. Bebas sampah yang dimaksud di sini adalah semua sampah terkelola dengan baik oleh warganya baik aktivitas pengurangan maupun penanganan sampahnya, sesuai amanat perpres Nomor 97 Tahun 2018,” pungkas Shinta.

 

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Hendra Gunawan S. Hut, menjelaskan dalam aksi kali ini pihaknya langsung ke lapangan mengutip sampah-sampah yang ada di Gampong ADT bersama masyarakat dan Komunitas Peduli Lingkungan, juga membersihkan selokan di sepanjang permukiman warga.

 

Selain itu, pihaknya juga datang ke rumah-rumah warga yang masih melakukan pembakaran sampah, menyosialisasi pemilahan sampah sistem Waste Collecting Point (WCP) sebagai implementasi program nasional yaitu, Gerakan Pilah Sampah dari Rumah.

 

Sejak dilakukan pembinaan oleh DLHK3 tahun 2015 lalu, Gampong ADT sendiri sudah memiliki sebanyak 10 depo WCP yang masing-masing depo terdiri dari 20-30 rumah.

 

“Sampah yang sudah dipilah ini akan kita banderol sesuai dengan harga pasar. Selain dapat menjaga lingkungan tetap bersih, program ini juga membuat sampah memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

 

Diharapkan dengan sistem ini dapat mengurangi jumlah sampah yang bersumber dari pemukiman warga.

 

“Sehingga TPA Kota Banda Aceh yang biasanya menerima sampah dari masyarakat khususnya sampah residu dapat terus berkurang,” harapnya.

 

Ia mengaku, sejak ada sistem WCP di Gampong ADT, pengelolaan sampah menjadi lebih tertata. Pasalnya setiap depo WCP, pihaknya juga menyediakan wadah sampah komunal.

 

“Sudah sangat berkurang tumpukan sampah liar karena masyarakat sudah terbiasa melakukan penumpukan sampah di titik-titik depo WCP. Untuk sampah residu bisa ditampung di komunal-komunal yang telah disediakan di setiap titik depo,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Keuchik Gampong ADT Azri Munaldi, berterimakasih kepada DLHK3 Kota Banda Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di gampongnya.

 

Menurutnya, program ini sangat positif dalam rangka menjaga lingkungan tetap bersih.

 

“Jadi kebersihan itu kita awali dari lingkungan kita masing-masing karena dengan kita menjaga kebersihan insyaallah kita bisa terhindar dari segala penyakit apa lagi selama ini kita juga sedang dilanda pandemi Covid-19,” sebutnya.

 

“Kami berterimakasih juga kepada DLHK3 yang telah mau bekerjasama dan membina gampong Alue Deah Teungoh, mudah-mudahkan gampong kami kedepan bisa menjadi gampong percontohan untuk pemilahan sampah di Kota Banda Aceh,” harapnnya. []

Tags: DLHK3 Banda AcehPeringati World Cleanup DayPilah Sampah dari Rumahsampah
Previous Post

Sepanjang 811 Kilometer Jalan Perbatasan Negara Telah Dibangun di Kalbar

Next Post

Tim Pangdam IM/Fredi Juarai Turnamen Tenis Internal Kodam

Related Posts

Siswa Banda Aceh Ikuti Gerakan Tobat Ekologis, Sekolah Diminta Perkuat Budaya Lingkungan

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Siswa SD hingga SMA dan madrasah aliyah negeri (MAN) di Banda Aceh mengikuti Gerakan Tobat Ekologis untuk memperkuat...

Masuk Musim Hujan, Illiza Cek Drainase dan Ingatkan Warga soal Sampah

by Riska Zulfira
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan dan banjir dengan membenahi drainase, memelihara jalan,...

Warga Rasakan Manfaat SALEUM, Laporan Warga Direspon Cepat

by Redaksi
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO — Kanal pengaduan Pemerintah Kota Banda Aceh, SALEUM (Sarana Aduan Layanan Elektronik untuk Masyarakat), mulai dimanfaatkan warga untuk menyampaikan...

Next Post
Tim Pangdam IM/Fredi Juarai Turnamen Tenis Internal Kodam

Tim Pangdam IM/Fredi Juarai Turnamen Tenis Internal Kodam

Lima WNI Tewas Saat Masuk Secara Ilegal ke Malaysia

Lima WNI Tewas Saat Masuk Secara Ilegal ke Malaysia

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co