MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Masuk Musim Hujan, Illiza Cek Drainase dan Ingatkan Warga soal Sampah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
3 Oktober 2026
in Daerah
0

Iliza memantau kondisi drainase yang berada di Banda Aceh | Foto: Diskominfotik Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan dan banjir dengan membenahi drainase, memelihara jalan, hingga mendorong masyarakat lebih tertib mengelola sampah.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau sejumlah titik pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tersebut, Jumat (2/10/2026).

RelatedPosts

Banda Aceh Kelola 58 Aplikasi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Jalan Akses Bandara SIM

BGN Resmikan 980 Dapur MBG di 16 Provinsi, Aceh Besar Jadi Pusat Kegiatan

Lima titik yang ditinjau yakni peningkatan saluran drainase Khairil Anwar, pemeliharaan Jalan Sisingamangaraja, peningkatan saluran drainase Lamgugop, pemeliharaan Jalan Kebun Raja, serta pembangunan drainase Lamdom.

Illiza mengatakan, pembangunan dan peningkatan drainase dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Antisipasi kita adalah dengan membersihkan lingkungan, drainase, dan sampah yang ada di kota. Ini bagian dari upaya kita menghadapi hidrometeorologi,” ujar Illiza, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, sepanjang tahun ini Pemko Banda Aceh telah mengerjakan sejumlah peningkatan dan pembangunan drainase serta pemeliharaan jalan. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan limpasan air saat hujan deras.

Dari hasil peninjauan, Illiza menyebut progres perbaikan jalan telah mencapai sekitar 90 persen. Namun, persoalan pada drainase tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik saluran.

Ia masih menemukan sedimen dan sampah yang dapat menghambat aliran air. Karena itu, pembersihan saluran perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Kita juga melihat drainase kita ini masih ada sedimen dan sampah yang harus dibersihkan. Ini bagian dari perilaku masyarakat kita yang harus terus kita perbaiki,” katanya.

Illiza menilai upaya mencegah genangan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan juga menjadi bagian penting.

Terlebih, tingginya penggunaan produk dengan kemasan plastik, kaleng, dan bahan lainnya berpotensi meningkatkan volume sampah jika tidak dibuang dan dipilah dengan baik.

Karena itu, Pemko Banda Aceh mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah. Dalam kunjungan tersebut, Illiza bersama sejumlah kepala OPD juga meninjau Waste Collecting Point (WCP) di Gampong Alue Deah Teungoh, Rusunawa Keudah, dan Gampong Lingke.

Di lokasi tersebut, ia melihat kegiatan pemilahan sampah sekaligus pemanfaatan lahan untuk pangan yang dilakukan masyarakat.

“Kalau kota itu konsumsi sampahnya cukup tinggi, tetapi ketika membuang sampah tidak menempatkan sampah pada tempatnya, inilah akibatnya kita harus ekstra,” ujar Illiza.

Selain pembenahan drainase dan pengelolaan sampah, Pemko Banda Aceh juga memiliki lima titik sistem deteksi dini banjir atau Early Warning System (EWS). Sistem tersebut diharapkan membantu pemerintah memantau kondisi dan mengurangi dampak apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Illiza mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan, terutama karena Banda Aceh telah memasuki musim hujan.

“Mari kita bersihkan daerah kita, kota kita karena ini sudah masuk musim hujan. Kita juga membangun dan meningkatkan saluran drainase agar tidak banjir,” katanya.

Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat memperkuat kesiapan kota menghadapi curah hujan tinggi sekaligus mendorong masyarakat ikut menjaga lingkungan.

Tags: BanjirDrainaseEWSillizamusim hujanPemerintah Banda Acehsampah
Previous Post

BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat

Next Post

Perceraian di Banda Aceh Tembus 300 Perkara, DPRK Ingatkan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Related Posts

Siswa Banda Aceh Ikuti Gerakan Tobat Ekologis, Sekolah Diminta Perkuat Budaya Lingkungan

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Siswa SD hingga SMA dan madrasah aliyah negeri (MAN) di Banda Aceh mengikuti Gerakan Tobat Ekologis untuk memperkuat...

Banda Aceh Outdoor Library Hadirkan 40 Kegiatan Gratis, Libatkan 50 Komunitas

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan sedikitnya 40 kegiatan literasi, kreativitas, dan budaya dalam program Banda Aceh Outdoor Library...

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan PKL yang Gunakan Badan Jalan

by Riska Zulfira
9 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh menertibkan pedagang kaki lima (PKL)...

Next Post

Perceraian di Banda Aceh Tembus 300 Perkara, DPRK Ingatkan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Dua Kios Terbakar di Batee Iliek Bireuen, Kerugian Ditaksir Rp35 Juta

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co