MASAKINI.CO — Kanal pengaduan Pemerintah Kota Banda Aceh, SALEUM (Sarana Aduan Layanan Elektronik untuk Masyarakat), mulai dimanfaatkan warga untuk menyampaikan persoalan pelayanan publik.
Salah satunya Rosalinda, warga Gampong Blang Cut, Kecamatan Lueng Bata, yang mengaku laporan terkait sampah dan air mendapat respons cepat dari pemerintah.
Rosalinda mengatakan mengetahui SALEUM melalui media sosial Instagram. Setelah mengetahui keberadaan kanal tersebut, ia langsung memanfaatkannya untuk melaporkan sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah, direspons cepat dan ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Rosalinda, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kemudahan menyampaikan laporan menjadi salah satu keunggulan SALEUM. Warga tidak perlu mencari perangkat daerah yang berwenang menangani persoalan, karena pengaduan dapat disampaikan melalui satu kanal.
“Ya dengan adanya aplikasi ini sangat membantu masyarakat dalam melaporkan atau menyampaikan permasalahan yang terjadi di Banda Aceh,” katanya.
Rosalinda menilai kanal pengaduan digital seperti SALEUM dapat memperpendek komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Laporan warga juga dapat menjadi gambaran langsung bagi pemerintah mengenai persoalan yang terjadi di lapangan.
Ia berharap layanan tersebut terus dikembangkan dan semakin responsif dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.
“Semoga pelayanan ini bisa terus lebih baik dan lebih responsif dalam menangani keluhan masyarakat,” harapnya.
Kehadiran SALEUM sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk lebih aktif menyampaikan laporan, kritik, saran, dan aspirasi. Respons terhadap laporan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan warga.








Discussion about this post