MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Besok, For-JAK Bahas 15 Tahun Damai Aceh ‘Seperti Belanda’

Masa Kini by Masa Kini
23 Oktober 2020
in Daerah, News
0
Besok, For-JAK Bahas 15 Tahun Damai Aceh ‘Seperti Belanda’
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Forum Jurnalis Aceh Jakarta (For-JAK) menggelar peluncuran dan diskusi buku berjudul ‘Seperti Belanda: Dari Konflik Aceh ke MoU Helsinki’ secara online, pada Sabtu 24 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Acara ini dimeriahkan dengan penampilan artis senior Christine Hakim dan aktor Teuku Rifnu Wikana.

RelatedPosts

Nyaris 200 Anak Diduga Keracunan MBG di SP Mamplam, Polisi Segel Lokasi

Peukan Raya Ramadan 2026 Resmi Dibuka, Illiza Targetkan 10 Ribu Pengunjung per Hari

BBPOM Aceh Perkuat Respons Keracunan Pangan dan Utamakan Pembinaan Pelaku Usaha

Penerbitan buku dalam rangka 15 tahun perdamaian Aceh (15 Agustus 2005-15 Agustus 2020) diisinisiasi oleh Saifullah S atau Pilo Poly yang juga pengurus Divisi Hubungan Eksternal For-JAK.

“Walaupun melenceng dari waktu yang telah ditentukan sebelumnya, yakni 15 Agustus 2020, namun pada akhirnya buku ini diluncurkan juga melalui For-JAK,” kata Pilo Poly yang juga Project Officer Peluncuran dan Diskusi Buku ‘Seperti Belanda’ di Jakarta, Jumat (23/10).

Pilo Poly menjelaskan, buku ‘Seperti Belanda’ memuat berbagai puisi yang menitikberatkan pada tiga tema utama, yakni Konflik Aceh, Tsunami, hingga Perjanjian Damai RI-GAM.

“Konflik Aceh menjadi sejarah penting bagi Tanah Rencong. Konflik antara RI-GAM itu berakhir setelah tsunami pada 26 Desember 2004, di mana kemudian RI dan GAM sepakat menekan perjanjian damai di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005,” kata penyair muda Aceh ini.

Menurut Pilo, tiga kejadian itu adalah bagian penting dari transformasi perubahan Aceh hingga saat ini.

Buku ini mencoba untuk mengajak para penyair baik dari Aceh dan luar Aceh untuk menulis tiga tema besar tersebut, untuk melihat sejauh mana para penyair Indonesia mengetahui tentang Aceh.

“Meski pun sudah banyak pula yang menulis hal serupa, tapi buku ini berbeda karena terdapat berbagai keberagaman sudut pandang lantaran ditulis oleh penyair yang bukan berasal dari daerah konfik,” jelas dia.

Pilo menambahkan, dengan membaca buku ‘Seperti Belanda’, kita dapat memahami bagaimana para penyair mencoba untuk masuk ke ranah yang tidak biasa dalam penulisan karya mereka dan hal itu tidak mudah.

Namun, mereka yang telah lolos kurasi dalam buku ini dapat mempertahankan kekuatan karya mereka. “Dan inilah yang menjadikan buku ini menjadi semakin menarik dan perlu dibicarakan kembali,” kata Pilo.

Peluncuran buku tersebut disertai dengan webinar bertajuk “Aceh di Mata Sastrawan Indonesia” dan penampilan hikayat oleh Agus Nuramal (PMTOH). Acara juga dimeriahkan oleh pembacaan puisi oleh Christine Hakim, Teuku Rifnu Wikana dan aktivis perempuan Debra H Yatim.

Diskusi menghadirkan narasumber tiga sastrawan yakni Kurnia Effendi, Putra Gara, Ni Wayan Idayati. Kemudian pengamat sosial politik Fachry Ali. Diskusi akan dipandu oleh jurnalis senior Fikar W. Eda yang juga Pembina For-JAK.

“Selain itu, kita juga memberikan ruang kepada para penulis puisi di buku ‘Seperti Belanda’ untuk mendeklamasikan puisi mereka. Nama-nama yang dipilih untuk tampil adalah mereka yang mewakili daerah masing-masing penyairnya,” kata Pilo Poly.

Pilo menjelaskan, ada 12 provinsi ditambah 1 negara (Brunai Darussalam) yang dipilih untuk berpartisipasi antara lain, LK Ara mewakili Aceh, Raudah Jambak (Sumut), Dheni Kurnia (Riau), Syarifuddin Arifin (Sumut), Rida K. Liamsi (Kepri), Pringadi Abdi Surya (Sumsel), Isbedy Stiawan ZS (Lampung), Willy Ana (Bengkulu), Irawan Sandhya Wiraatmadja (DKI Jakarta), D Zawawi Imron (Jawa Timur), Jumari HS (Jawa Tengah), Zulfaisal Putera (Kalimantan Selatan), dan Sonsonjan A. Khan (Brunai Darussalam).

“Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyair yang sudah berkontribusi atas buku ini. Juga kepada pihak-pihak yang telah membantu dari awal mulai pengumpulan karya, percetakan, hingga peluncuran buku ini,” tutupnya.[Ali L]

Previous Post

MOTION | Menteri Ketenagakerjaan Luncurkan MangCovid

Next Post

Operasi Yustisi Jaring 1.875 Pelanggar Protokol Covid

Related Posts

Nyaris 200 Anak Diduga Keracunan MBG di SP Mamplam, Polisi Segel Lokasi

by Aininadhirah
27 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Hampir 200 anak di Kecamatan SP Mamplam, Kabupaten Bireuen, diduga mengalami keracunan makanan yang berasal dari program MBG....

Peukan Raya Ramadan 2026 Resmi Dibuka, Illiza Targetkan 10 Ribu Pengunjung per Hari

by Riska Zulfira
27 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh resmi membuka Peukan Raya Ramadan 2026 di  kawasan bekas Pasar Aceh Shopping Center atau...

BBPOM Aceh Perkuat Respons Keracunan Pangan dan Utamakan Pembinaan Pelaku Usaha

by Aininadhirah
27 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Balai Besar POM di Banda Aceh mencatat tiga kasus Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (KLB-KP) di Aceh sejak...

Next Post
Pelanggaran Protokol Kesehatan Menurun 40 Persen di Kecamatan Meuraxa

Operasi Yustisi Jaring 1.875 Pelanggar Protokol Covid

Terpapar Covid-19, Wakil Dekan FKH Unsyiah Meninggal Dunia

Empat Penderita Covid Meninggal di Aceh Utara

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co