MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tim Dosen Unsyiah Membantu Optimalisasi Usaha Susu Kedelai Sebagai Minuman Immune Booster di Tengah Pandemi

Redaksi by Redaksi
23 Oktober 2020
in News
0
Tim Dosen Unsyiah Membantu Optimalisasi Usaha Susu Kedelai Sebagai Minuman Immune Booster di Tengah Pandemi
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dosen Fakultas Keperawatan dan Pertanian Universitas Syiah Kuala berkolaborasi melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk (PKMBP), melakukan pembinaan terhadap industri rumah tangga susu kedelai guna mendongkrak perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Tim ini terdiri dari Ns. Budi Satria, MNS (Keperawatan), Cut Nilda, S.TP., M.Sc (Pertanian), dan Ns. Juanita, MNS (Keperawatan) serta melibatkan beberapa mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Komplek Perumahan Cinta Kasih Desa Neuehen, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Aceh.

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

Masyarakat yang tinggal di perumahan Cinta Kasih ini umumnya tidak mempunyai pekerjaan tetap bahkan tergolong dalam kategori masyarakat yang berpenghasilan rendah dan sebagian besar adalah korban tsunami Tahun 2004 lalu.

Di komplek ini terdapat kegiatan industri rumah tangga pembuatan susu kedelai namun masih dalam skala kecil, menggunakan peralatan sangat sederhana. Selain itu, produk sisa berupa ampas kedelai belum dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis.

“Pengolahan susu kedelai di sini masih sangat sederhana belum ada satu dapur khusus, kompor yang digunakan juga masih sama dengan kompor untuk memasak makanan sehari – hari. Untuk ampas dari kedelainya, dulu pernah diolah menjadi nuget namun rasa dan aromanya agak sedikit aneh. Produk susu kedelai ini juga masih kalah saing di pasaran karena kemasan yang kurang menarik dan belum memiliki izin produksi walaupun memiliki cita rasa yang bagus,” ujar Budi, Jumat (23/7).

Kondisi inilah yang menggerakkan tim PKMBP Unsyiah untuk membantu mengoptimalkan usaha susu kedelai di Gampong Neuhen. Pengoptimalan ini dilakukan dengan peningkatan mutu pembuatan susu kedelai dengan cara memperbaiki cara produksi, mengurus izin produksi dan melakukan uji laboratorium sehingga menjamin higienitas produk.

Selain itu, tim dosen juga melahirkan inovasi pembuatan susu dengan menggunakan pemanis alami dari buah kurma sebagai pengganti gula, agar dapat dinikmati oleh semua kalangan termasuk penderita Diabetes Melitus (DM) dan dapat menjadi sumber gizi alternatif serta immune booster sebagai pilihan konsumsi masyarakat selama pandemi virus Covid-19 yang masih terus berlangsung di Aceh dan dunia.

Beberapa kandungan di dalam kedelai diantaranya protein, serat, isoflavon, lisetin, dan rendahnya indeks glikemik pada kedelai berdasarkan studi literatur dipercaya memberi pengaruh hipoglikemik. Demikian juga buah kurma yang merupakan sumber alami antioksidan, juga mengandung kalium dan fosfor yang berguna dalam diet sehat.

Tim juga mengajarkan masyarakat khususnya kaum ibu bagaimana mengelola ampas kedelai menjadi nuget yang dapat diterima oleh lidah konsumen serta bernilai ekonomis. Selain itu, untuk menunjang pemasaran yang lebih efektif, tim mengajarkan mitra memperbaiki kemasan susu kedelai yang awalnya hanya menggunakan plastik menjadi botol dengan design yang lebih menarik serta memiliki merek dagang.

Dengan inovasi, baik dari segi kemasan, produk, maupun pemasaran diharapkan susu kedelai ini dapat mencuri perhatian konsumen dan tidak kalah saing di pasaran sehingga omset penjualan tidak lagi stagnan di masa pandemi ini.

Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis produk ini dapat berjalan dengan lancar dan dilaksanakan dengan mematuhi standar protocol Covid-19 sesuai dengan Edaran Rektor Universitas Syiah Kuala.

“Tim Pengabdian juga mengucapan terimakasih kepada Pimpinan Universitas Syiah Kuala, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada masyarakat (LP2M) Unsyiah, Dekan Fakultas keperawatan, mitra, dan semua pihak yang membantu dan memberikan izin serta kontribusi sehingga terlaksananya pengabdian ini ” ujar Budi, Jumat (23/10). []

Tags: cucitangancucitangandengansabunindustri rumah tanggaingatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanKecamatan BaitussalamKomplek Perumahan Cinta Kasih Desa NeuehenpakaimaskerProgram Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produksatgascovid19
Previous Post

STIS Al-Aziziyah Sabang Bebaskan Biaya SPP Bagi Mahasiswa/i Yatim Piatu

Next Post

UPTD Balai Tekkomdik Aceh Latih 420 Guru Secara Virtual

Related Posts

10 Ribu Batang Mangrove Ditanam di Pesisir Gampong Baet

10 Ribu Batang Mangrove Ditanam di Pesisir Gampong Baet

by Alfath Asmunda
26 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 10 ribu batang mangrove ditanam di pesisir pantai Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/6/2025)....

Warga Tangkap Pencuri Pompa Air di Perumahan Baitussalam Aceh Besar

Warga Tangkap Pencuri Pompa Air di Perumahan Baitussalam Aceh Besar

by Alfath Asmunda
1 April 2025
0

MASAKINI.CO - Pencuri pompa air di kompleks perumahan dalam Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, ditangkap warga. Aksi pencurian pompa air...

Penjual Gorengan di Baet Meninggal Mendadak Saat Berjualan

by Riska Zulfira
3 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Agus Purwanto (43), seorang penjual gorengan di pinggir Jalan Laksamana Malahayati, Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar meninggal...

Next Post
UPTD Balai Tekkomdik Aceh Latih 420 Guru Secara Virtual

UPTD Balai Tekkomdik Aceh Latih 420 Guru Secara Virtual

VIDEO | Wali Kota Banda Aceh Razia Masker di Ulee Lheue

VIDEO | Wali Kota Banda Aceh Razia Masker di Ulee Lheue

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co