MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Survei KPAI, 78 persen Siswa Setuju Sekolah Tatap Muka

Redaksi by Redaksi
28 Desember 2020
in Nasional, News
0
Rp1,8 Juta BSU untuk Guru Honorer Mulai Disalurkan

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti melakukan survei singkat persepsi peserta didik tentang rencana membuka pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021. Dari 62.448 responden, mayoritas menyatakan setuju sekolah tatap muka tahun depan.

“Sebanyak 48.817 siswa atau 78,17 persen dari total responden (setuju),” kata Retno, dalam keterangannya, Senin (28/12).

RelatedPosts

Mengenal Desil, Begini Cara BPS Petakan Tingkat Kesejahteraan Penduduk

UIN Ar-Raniry Siap Jadi Pelopor Zona Kuliner Halal di Kampus

Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi, Posko Diminta Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

Para responden yang setuju pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 umumnya memberikan alasan sudah jenuh pembelajaran jarak jauh (PJJ). Responden merasa butuh variasi dengan pembelajaran tatap muka.

Retno menjelaskan, para responden khususnya mengeluhkan kegiatan praktikum dan materi-materi yang sulit diberikan melalui PJJ.

“Hampir 56 persen responden yang setuju PTM menyatakan alasan ini. Terutama kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan siswa kelas 12 SMA/SMK,” kata dia lagi.

Sementara itu, para responden yang tidak setuju pembelajaran tatap muka, umumnya khawatir tertular Covid-19. Mayoritas responden yang tidak setuju sekolah dibuka disebabkan oleh kasus Covid-19 di daerahnya masih tergolong tinggi.

Retno menambahkan, ada juga yang meragukan kesiapan sekolahnya dalam menyediakan infrastruktur dan protokol kesehatan. “Yang menyatakan alasan ini mencapai 40 persen,” kata Retno.

Responden berasal dari 34 provinsi, dengan mayoritas responden berasal dari pula Jawa. Adapun provinsi dengan peserta tertinggi, yaitu DKI Jakarta sebanyak 28.020 siswa, Jawa Tengah sebanyak 11.557, dan Jawa Barat sebanyak 11.086 siswa.

Responden dari Provinsi Bali sebanyak 8.191 siswa, Jawa Timur sebanyak 1.887 siswa, dan D.I Yogyakarta sebanyak 1278 siswa (2,04%). Kalimantan Tengah juga cukup tinggi dengan jumlah responden mencapai 568 siswa

kemudian responden dari Sumatera Barat mencapai 480 siswa, Jambi sebanyak 409 siswa, NTB mencapai 249 siswa, Banten mencapai 234 siswa, Bengkulu mencapai 229 siswa. Selebihnya berasal dari provinsi lainnya.[]

REPUBLIKA

Tags: belajar onlinebelajar tatap mukaKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)pembelajaran jarak jauh (PJJ)survei
Previous Post

Corona Bermutasi, Pakar Minta Tutup Penerbangan Internasional

Next Post

LTMPT Umumkan Kuota SNMPTN 2021 per Sekolah

Related Posts

Indeks Bisnis UMKM: Pelaku UMKM Makin Optimis Memasuki Kuartal II 2022

by Masa Kini
28 April 2022
0

MASAKINI.CO - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merilis hasil survei Aktivitas Bisnis UMKM pada Kuartal I-2022. Dalam survei tersebut...

Kemendikbud Klaim 70 Persen Mahasiswa Mengaku Belajar Online Berjalan Lancar

Survei Kemendikbud, 20 Persen Siswa Kehilangan Kompetensi Belajar

by Redaksi
22 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaksanakan survei ke sejumlah sekolah. Tujuannya untuk mengetahui potensi learning loss atau kehilangan...

Gubernur Aceh Tinjau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Gubernur Aceh Tinjau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

by Redaksi
7 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri, MM meninjau pelaksanaan pembelajaran...

Next Post
LTMPT Umumkan Kuota SNMPTN 2021 per Sekolah

LTMPT Umumkan Kuota SNMPTN 2021 per Sekolah

Anak dari Penggugat UU Larangan Ganja ke MK Meninggal Dunia

Anak dari Penggugat UU Larangan Ganja ke MK Meninggal Dunia

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co