MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Vaksin Covid-19 Dinyatakan MUI Halal, Apa Pendapat Wapres Ma’ruf Amin?

Masa Kini by Masa Kini
9 Januari 2021
in Headline, Nasional, News
0
Wapres Anggap Isu Khilafah Jadi Tantangan Bangsa Indonesia

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10). (Dokumetasi Biro Pers Sekretariat Presiden)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin berterima kasih sekaligus mengapresiasi kerja cepat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam membantu pemerintah menghadapi pandemi Covid-19, terutama dengan dikeluarkannya kehalalan vaksin Sinovac yang efeknya dapat menimbulkan ketenangan masyarakat.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih atas respon cepat daripada Majelis Ulama Indonesia yang selama ini memang sudah dilakukan fatwa-fatwa (untuk) mendukung penanganan Covid, dari penanganan ibadah, cara ibadah, pengurusan jenazah yang terkena Covid, dan lain sebagainya,” kata Wapres Ma’ruf dalam video conference bersama Komisi Fatwa MUI mengutip laman resmi MUI, Jakarta, Sabtu (9/1).

RelatedPosts

HIV Makin Tinggi, DPRK Banda Aceh Usul Pembentukan Komite Penanganan AIDS

Harga Emas Banda Aceh Kian Terjangkau

918 Kasus HIV Tercatat di Banda Aceh, 43 Kasus Baru Ditemukan Tahun Ini

Namun demikian, Wapres menegaskan bahwa meskipun telah mendapatkan fatwa halal dari MUI, kebolehan penggunaan Vaksin Sinovac masih tergantung keputusan BPOM. “Keberlakuannya fatwa ini masih muallaq, masih tergantung dari BPOM, (tetapi) ini memang sangat diperlukan untuk menenangkan masyarakat,” imbuhnya.

ILUSTRASI

Lebih lanjut, Wapres berharap proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia dapat berjalan dengan baik karena merupakan penentu keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 dan segala dampaknya.

“Jadi masalah ekonomi dan sosial itu tergantung pada penanganan Covid, (dan) penanganan Covid sekarang penentunya adalah vaksinasi,” ujarnya.

Di samping itu, Wapres juga mengingatkan setelah vaksinasi, penerapan protokol kesehatan juga harus tetap digalakkan.

“Jadi memang dua hal ini harus tetap, yaitu (pertama) masyarakat harus siap divaksin dan kedua tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Terkiat hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga turut mengapresiasi langkah cepat Komisi Fatwa MUI dalam menetapkan sertifikasi halal Vaksin Sinovac, sehingga ke depan tidak ada orang yang tidak mau divaksin karena masalah kehalalannya.

“Peran orang-orang yang divaksinasi itu sebenarnya bukan hanya untuk melindungi diri sendiri tapi juga melindungi umat manusia di seluruh dunia,” tegasnya.

Untuk itu, menurut Budi Gunadi, fatwa MUI ini telah membangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap Vaksin Sinovac.

“Sekali lagi kami sangat membutuhkan keyakinan masyarakat untuk bisa divaksinasi agar masalah pandemi ini bisa diselesaikan bersama,” harapnya.

Sehari sebelumnya, MUI menyatakan vaksin Covid-19 Sinovac yang diproduksi Sinovac Lifescience China yang diajukan Biofarma hukumnya suci dan halal. Akan tetapi soal kebolehan dan ketayiban vaksinasinya, dikembalikan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Keputusan tersebut diambil melalui sidang tertutup Komisi Fatwa MUI di Jakarta, Jumat (8/1). Hasil sidang dibacakan secara langsung oleh Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Ni’am Sholeh didampingi Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Hasanuddin AF, dan Direktur LPPOM MUI, Ir Muti Arintawati, MSi.

Sidang Komisi Fatwa MUI dilakukan setelah mendengarkan laporan dari dua orang auditor yang telah melakukan audit langsung ke tempat pembuatan vaksin Sinovac di China.[]

Previous Post

Kemenhub: Protokol Kesehatan Diperketat untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Next Post

Gelapnya Ubah Laku Normal Baru

Related Posts

HIV Makin Tinggi, DPRK Banda Aceh Usul Pembentukan Komite Penanganan AIDS

by Redaksi
28 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – DPRK Banda Aceh mendorong pembentukan Komite Penanggulangan AIDS sebagai langkah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani persoalan HIV/AIDS...

Harga Emas Banda Aceh Kian Terjangkau

by Redaksi
28 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh semakin terjangkau bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan maupun berinvestasi, meski harga...

918 Kasus HIV Tercatat di Banda Aceh, 43 Kasus Baru Ditemukan Tahun Ini

by Riska Zulfira
28 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kasus HIV/AIDS di Kota Banda Aceh terus menjadi perhatian. Hingga 2026, tercatat sebanyak 918 kasus HIV/AIDS sejak pertama...

Next Post

Gelapnya Ubah Laku Normal Baru

Menurut Aturan Kemenag Biaya Minimal Umrah Rp26 Juta

Menurut Aturan Kemenag Biaya Minimal Umrah Rp26 Juta

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...