MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sepuluh Persen Masyarakat Usia Kerja di Aceh Terdampak Langsung Covid-19

Masa Kini by Masa Kini
30 Maret 2021
in Daerah
0
Sepuluh Persen Masyarakat Usia Kerja di Aceh Terdampak Langsung Covid-19
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Ihsanurijal, mengatakan dari hasil survei pihaknya, sekitar 10 persen masyarakat Aceh kategori usia kerja, terdampak langsung pandemi covid-19. Dampak yang paling dirasa adalah pemutusan hubungan kerja hingga pemangkasan jam bekerja.

“Pengangguran karena covid-19 adalah penduduk usia kerja yang termasuk pengangguran dan mereka yang berhenti bekerja totalnya sekitar 388,4 ribu orang dari total 3,9 orang,” kata Ihsanurijal, saat mengisi materi tentang arah pembangunan Aceh dalam dialog membahas isu-isu aktual di Aceh, di Aula Badan Kesbangpol Aceh, Selasa 30/03/2021.

RelatedPosts

Asap Karhutla Mulai Masuk Lhokseumawe, Warga Diimbau Pakai Masker

Banda Aceh Kelola 58 Aplikasi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Jalan Akses Bandara SIM

Data yang disampaikan Ihsanurijal adalah data per Februari-Agustus 2020. Ia merinci, 18 ribu masyarakat menjadi pengangguran langsung. Sementara 5,2 ribu orang adalah penduduk usia kerja yang termasuk bukan angkatan kerja dan punya pengalaman berhenti bekerja karena covid.

Kepala BPS melanjutkan, 21 ribu orang adalah yang diberhentikan sementara karena covid, dan yang terbanyak adalah mereka yang bekerja namun mendapat pengurangan jam kerja yaitu mencapai 344,2 ribu orang.

“Covid membuat situasi lingkungan kerja menjadi tidak kondusif,” kata Ihsanurijal.

Sementara itu Kepala Bappeda Aceh, T. Ahmad Dadek, mengatakan pemerintah Aceh menerapkan enam strategi utama untuk percepatan penurunan kemiskinan di Aceh. Pertama adalah mengurangi beban penduduk miskin dan meningkatkan pendapatan penduduk miskin.

“Kita juga terus menguatkan kapasitas penduduk miskin,” kata Dadek. Dengan demikian lanjut Dadek, masyarakat bisa secara perlahan keluar dari kategori masyarakat miskin.

Dadek melanjutkan, strategi pemerintah ke empat adalah menekan biaya transaksi ekonomi, menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok dan menanggulangi bencana.

Kepala Bappeda menyebutkan angka kemiskinan Aceh yang tinggi disebabkan tiga hal. Pertama adalah historis, di mana selama belasan tahun Aceh dilanda konflik. “Konflik menyumbang angka kemiskinan yang sangat tinggi, mencapai 28 persen.”

Sebab ke dua adalah Tsunami, di mana musibah besar ini membuat perekonomian Aceh harus bergerak kembali dari dasar.

Sementara alasan ketiga adalah anggaran di Aceh yang masih terfokus pada anggaran pemerintah, baik dari APBN yang dikelola instansi vertikal sampai ke dana desa yang dikelola gampong, maupun dana dari APBA dan APBN.

Sementara itu, sektor pertanian yang menjadi unggulan di Aceh masih belum digarap dengan baik. “Selama ini masalahnya adalah pertanian kita masih petik dan jual, tangkap dan jual sementara sektor pengolahan yang tidak ada,” kata Dadek. []

Previous Post

Jaring Masukan Arah Pembangunan Aceh, Kesbangpol Gelar Dialog Bahas Isu Aktual

Next Post

Masjid Raya Baiturrahman Jadi Lokasi Vaksinasi Massal di Aceh

Related Posts

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus untuk UMK

by Ali L
15 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memastikan kebijakan Wajib Halal tetap berlaku mulai 18 Oktober 2026. Pemerintah tengah...

639 Hektare Lahan di Enam Provinsi Masih Terbakar

by Ahlul Fikar
15 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekitar 639 hektare lahan masih dalam proses pemadaman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Presiden...

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh hingga 17 Oktober

by Redaksi
15 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang pada 15–17 Oktober...

Next Post

Masjid Raya Baiturrahman Jadi Lokasi Vaksinasi Massal di Aceh

Kantor Keuchik Meuyub Lala Dicoret, Nama Wabup Pidie Dicatut

Kantor Keuchik Meuyub Lala Dicoret, Nama Wabup Pidie Dicatut

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co