MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sidang Lanjutan Nelayan Minta Suntik Mati di Lhokseumawe, Saksi Minta Ikut Disuntik

Redaksi by Redaksi
21 Januari 2022
in Daerah
0
Nelayan di Lhokseumawe Ajukan Permohonan Suntik Mati ke Pengadilan

Nazaruddin Razali, nelayan yang mengajukan permohonan suntik mati di Kota Lhokseumawe. (sumber foto: ANTARA/Dedy Syahputra)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kasus nelayan asal Lhokseumawe yang meminta suntik mati ke Pengadilan Negeri (PN) masih terus bergulir. Kali ini, permintaan suntik euthanasia itu tak hanya oleh Nazaruddin saja. Namun, diikuti oleh enam rekannya yang ikut menjadi saksi dalam persidangan.

Permintaan suntik itu disampaikan para saksi di depan hakim dalam sidang lanjutan yang telah digelar pada Kamis (20/1), dengan agenda pemeriksaan saksi.

RelatedPosts

Pemkab Aceh Besar Siapkan 123 Hektare Sawah Baru Gantikan Lahan Terdampak Tol Sibanceh

Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Kemenag Abdya Tetapkan Standar Zakat Fitrah Tahun 1447 H

Kuasa hukum Safaruddin, mengatakan pihaknya sudah menghadirkan enam saksi yang merupakan warga Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Dalam sidang kedua tersebut pihaknya juga membawa sejumlah bukti surat edaran Pemkot Lhokseumawe, terkait pembongkaran keramba milik warga di waduk Pusong.

“Dalam persidangan kemarin kita mendengar langsung keterangan dari para saksi itu, bahwa mereka menyampaikan juga siap untuk disuntik mati,” kata Safaruddin, Jumat (21/1/2022).

Safaruddin menyebutkan, usai persidangan kedua itu dirinya turut menanyakan kepada para saksi atas sikap dan dan permintaan mereka yang juga siap untuk disuntik mati.

“Mereka menyatakan kecewa terhadap sikap Pemerintah Kota Lhokseumawe atas kebijakan rencana penggusuran keramba di waduk Pusong. Para saksi kecewa sehingga merasa daripada kehilangan tempat pencaharian sehari-hari, lebih baik mereka siap disuntik mati saja,” ujarnya.

Dikatakan Safaruddin, menurut para saksi waduk itu merupakan lokasi yang bisa menghasilkan mata pencaharian untuk membantu ekonomi keluarga. Bahkan salah seorang dari enam saksi yang dihadirkan, sudah bertahun-tahun mencari nafkah di sana.

“Poin intinya yang disampaikan para saksi, bahwa Pak Nazaruddin mengajukan permohonan euthanasia alasannya karena kebijakan pemerintah yang memaksa untuk mengosongkan waduk tersebut agar tidak ada lagi petani keramba di lokasi itu,” tuturnya.

Dalam sidang kedua tersebut, kata Safaruddin, para saksi juga menyampaikan harapan atas apa yang mereka alami sekarang. Mereka berharap, Pemkot Lhokseumawe meninjau kembali rencana pembongkaran keramba milik warga di Waduk Pusong.

“Karena di situlah satu-satunya tempat pencaharian mereka, jadi tolong dipertimbangkan lagi. Jika memang rencana itu tetap dilanjut, mereka (saksi) juga siap untuk disuntik mat,” pungkasnya.

Setelah mendengar keterangan enam saksi, hakim PN Lhokseumawe menetapkan sidang selanjutnya akan digelar pada Kamis, 27 Januari 2022, dengan agenda pembacaan putusan.

Sumber: kumparan.com

Tags: LhokseumawenelayanPengadilan Negeri LhokseumaweSuntik MatiWaduk Pusong
Previous Post

Manfaat Kopi untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian Ilmiah

Next Post

Malam Pengantar Tugas Danlanud Maimun Saleh Sabang, Ini Kata Tgk Agam

Related Posts

Boat Ditemukan Tanpa Awak, Nelayan Diduga Terjatuh di Pelabuhan Malahayati

by Aininadhirah
1 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang nelayan dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Buih Merah, Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar, pada Minggu (1/2/2026). Hingga...

Pemadaman Listrik Hambat Aktivitas Nelayan Lampulo, Produksi Es Balok Terhenti

by Riska Zulfira
13 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Gangguan kelistrikan yang terjadi di Aceh selama dua pekan terakhir berdampak serius terhadap sektor perikanan, terutama di kawasan...

370 Warga Terdampak Bencana Dievakuasi ke Banda Aceh dengan Kapal Cepat

by Riska Zulfira
3 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan memulangkan ratusan warga yang terdampak banjir dan longsor dari Langsa dan Lhokseumawe menuju...

Next Post
Malam Pengantar Tugas Danlanud Maimun Saleh Sabang, Ini Kata Tgk Agam

Malam Pengantar Tugas Danlanud Maimun Saleh Sabang, Ini Kata Tgk Agam

Sindikat Pembunuh 5 Gajah di Aceh Jaya Ditangkap

Mafia Perdagangan Satwa Lindung di Aceh Belum Tersentuh Hukum

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co