MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, April 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kata Pengusaha Soal Layanan Perbankan Syariah di Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
14 Oktober 2022
in Daerah
0
Nahrawi Noerdin Pimpin DPC Hiswana Migas Aceh

Ketua Hiswana Migas Aceh periode 2022-2026, Nahrawi Noerdin. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Lembaga Keuangan Syariah di Aceh dinilai belum terwujud sebagaimana harapan masyarakat, terutama masyarakat yang berkecimpung dalam dunia usaha. Layanan primer perbankan syariah masih terkalang banyak kendala dan jadi keluhan masyarakat.

“Kita tidak bisa berharap banyak adanya layanan inovatif yang sifatnya next level service, seperti yang pernah diberikan oleh bank-bank konvensional yang pernah melayani masyarakat serta dunia usaha di Aceh selama bertahun-tahun,” kata seorang pengusaha Aceh, Nahrawi Noerdin, Jumat (14/10/2022).

RelatedPosts

Petani di Aceh Utara Ditemukan Meninggal Dunia, Miliki Riwayat Penyakit

1.000 Paket Pangan Murah Disediakan untuk Warga Banda Aceh

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

Menurutnya, kondisi ini membuat masyarakat hingga dunia usaha di Aceh belum bisa “move on” dari bank konvensional.

“Level layanan bank yang beroperasi di Aceh saat ini masih jauh di bawah level layanan bank konvensional yang sebelumnya ada. Maka peran bank konvensional, terutama bagi dunia usaha di Aceh harus diakui masih belum tergantikan,” ujarnya.

Nahrawi menyebut jika ingin mendapat layanan bank konvensional hari ini di Aceh, masyarakat harus keluar dari provinsi di ujung barat Sumatera itu, seperti ke provinsi tetangga, Sumatera Utara.

“Dan ini mendatangkan kesulitan baru bagi dunia usaha, yang mau tidak mau terpaksa menggunakan jasa mereka dari luar Aceh,” ujarnya.

“Sebaliknya, tak mudah juga bagi bank konvensional yang beroperasi di luar Aceh untuk memberikan layanan kepada nasabah yang dari Aceh. Jadilah kita sama-sama sulit. banknya sulit, dunia usahanya sulit,” tambahnya.

Pengusaha yang saat ini menjabat Ketua Hiswana Migas Aceh itu, menyebut jika kondisi ini terus berlarut, Aceh terancam terisolir secara nasional dan internasional dalam urusan transaksi keuangan.

“Itu cukup besar pengaruhnya bagi dunia usaha dan perekonomian Aceh,” katanya.

“Siapapun yang akan berurusan di Aceh, baik untuk bisnis maupun berwisata, ada variable baru yang harus diperhitungkan yaitu masalah transaksi keuangan,” bebernya.

Nahrawi berharap qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang punya tujuan baik serta sesuai dengan nilai-nilai ke-Acehan itu dapat menyelesaikan proses transisi ini.

Sejatinya, tutur Nahrawi, sebelum Bank Syariah siap, dalam artian berada pada level yang ideal untuk pelayanan, maka bank konvensional harus tetap dibolehkan beroperasi melayani masyarakat.

“Transformasinya berjalan dengan smooth dan smart. Bank yang akan mengambil estafet pelayanan punya waktu cukup untuk meningkatkan sistem IT-nya, upgrade man power-nya, memperkuat networking dengan bank-bank nasional dan internasional.”

“Bank konvensional masih dibutuhkan hingga bank-bank syariah siap dan berada pada level yang sama dalam memberi layanan keuangan kepada masyarakat,” pungkas Nahrawi Noerdin.

Tags: acehBank KonvensionalLembaga Keuangan SyariahPengusahaPerbankanQanun LKS
Previous Post

BNIDirect Sukses Jadi Seamless Financial Platform

Next Post

Sanksi Menanti Mahasiswa USK yang Terlibat Bentrok

Related Posts

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post
Sanksi Menanti Mahasiswa USK yang Terlibat Bentrok

Sanksi Menanti Mahasiswa USK yang Terlibat Bentrok

Lingkungan Hijau & Hasilkan Cuan, Nasabah Ungkap Manfaat BRI Menanam

Lingkungan Hijau & Hasilkan Cuan, Nasabah Ungkap Manfaat BRI Menanam

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co