MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Asupan Makanan tak Bergizi Pemicu Terjadi Stunting

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
7 November 2022
in Daerah
0
Mencegah Risiko Stunting di Aceh dengan 5 Pilar STBM

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi. (foto: masakini.co/Alul)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Asupan makanan bergizi jadi hal penting untuk mencegah stunting. Ada empat kelompok yang telah dikategorikan pemerintah rentan terkena stunting, yakni; remaja putri, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Remaja putri adalah kelompok yang perlu diintervensi sejak dini untuk mengkonsumsi makanan bergizi. Sebab, asupan gizi dari seorang remaja putri yang kemudian menjadi calon ibu hamil dan menyusui, punya dampak terhadap tumbuh kembang anaknya kelak.

RelatedPosts

Ritel Modern di Banda Aceh Jual Makanan Siang Hari, Ayam Goreng Disita Petugas

Merokok di Tempat Terbuka Saat Ramadan, Musafir Ditegur Satpol PP WH Banda Aceh

Sore Ramadan, Warga Serbu Pasar Takjil Lambaro

“Kalau kurang gizi akan berdampak pada anak yang dilahirkan, yakni gangguan tumbuh kembang anak atau stunting,” ujar Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh, dr. Sulasmi, Kamis (7/11).

Menurutnya, empat kelompok yang rentan stunting itu saling berkaitan. Pola awal berasal dari remaja putri, kemudian ibu hamil dan ibu menyusui, lantas berujung kepada anak yang dilahirkan.

Dia mengatakan, apabila ibu hamil yang kurang gizi berkelanjutan namun tidak diberikan asupan yang cukup, akan menyebabkan kurangnya gizi kronis dalam jangka panjang. Hal tersebut bakal memicu kelainan fisik dan gangguan sel otak sang anak.

“Sehingga anak tersebut timbul gejala sulit berkonsentrasi dan gangguan kesehatan lainnya,” jelasnya.

Sulasmi mengatakan, kurang gizi terjadi akibat beberapa faktor, mulai dari pola asuh, makanan yang kurang sehat, makanan yang tidak teratur dari seorang ibu hamil sehingga menyebabkan stunting pada balita.

“Jadi awalnya itu dari ibu hamilnya, jika ingin anaknya sehat harus dilakukan intervensi kepada ibu hamil sebelum bayinya dilahirkan,” ujar Sulasmi.

Selain gizi yang buruk, infeksi yang berulang juga salah satu penyebab terjadinya stunting pada anak. Dimana masyarakat atau keluarga tidak menerapkan pola hidup bersih.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk hidup sehat dan rajin melakukan pengecekan terhadap perkembangan anak.

“Karena umumnya anak-anak stunting itu badannya lebih pendek. Jangan menyepelekan karena ini juga menjadi beban negara nantinya,” imbuhnya.

Menurut World Health Organization (WHO), stunting merupakan kondisi tubuh pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang atau tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD).

Hal ini terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat atau infeksi berulang dan kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.

Sementara itu, Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Maria Endang Sumiwi, menyebutkan, dari data stunting pada saat lahir tersebut, bayi sudah 23 persen dalam kondisi stunted, panjang badan di bawah 48 persen.

Kemudian 77 persen atau hampir 80 persen terjadi sesudah lahir, pada pasca kelahiran sehingga ada dua intervensi, yaitu; intervensi sebelum kelahiran dan intervensi sesudah kelahiran.

“Maka intervensi mengkonsumsi makanan bergizi terhadap remaja putri penting dilakukan sejak dini. Karena nanti, perilaku untuk asupan gizi yang baik akan terbawa sampai menjadi dewasa lalu memasuki masa kehamilan,” ungkapnya.

Tags: Asupan Makanan BergiziDinkes AcehRemaja PutriStunting
Previous Post

Jeriken Khusus untuk Nelayan Pulo Aceh Peroleh BBM Subsidi Terealisasi

Next Post

Kisah Penghulu di Aceh Tamiang Nikahkan Pengantin Kala Banjir

Related Posts

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

by Ulfah
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat...

ISPA dan Penyakit Kulit Jadi Keluhan Utama Pengungsi Pascabencana Aceh

by Riska Zulfira
20 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh mencatat sebanyak 10 jenis penyakit berpotensi terjadi di wilayah terdampak bencana di Aceh. Hingga 19...

Next Post
Kisah Penghulu di Aceh Tamiang Nikahkan Pengantin Kala Banjir

Kisah Penghulu di Aceh Tamiang Nikahkan Pengantin Kala Banjir

Malam Nanti Gerhana Terjadi Persis Saat Azan Magrib

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co