MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Produksi Aneka Produk Nilam, Geunara Raup Omzet Rp3 Juta Per Bulan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Juni 2023
in Headline, News
0

Parfum produk kelompok wisata Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Muhammad Aulia (29), Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar mampu raup omzet hingga Rp3 juta perbulan dari usaha menjual parfum berbahan baku minyak nilam.

Parfum yang diberi nama Geunara ini merupakan singkatan dari Geunteut Nilam Aceh Raya. Diambil dari nama desanya yang merupakan salah satu penghasil komoditas unggulan nilam di Provinsi Aceh.

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

Ia yang sekaligus menjadi Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa setempat. Aulia mengaku mendapatkan pengetahuan tentang pembuatan produk parfum dari pelatihan yang dilakukan oleh Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK).

Ide melahirkan Geunara ini, kata Aulia merupakan karena keberadaan desa Geunteut yang ramai dikunjungi wisatawan, pasalnya Desa tersebut merupakan Desa Eduwisata.

“Awalnya pada tahun 2020, hingga kini produk turunan dari ARC ini masih berjalan,” kata Aulia kepada masakini.co, Rabu (21/6/2023).

Meracik produk dari minyak nilam ini, kata Aulia, tidak terlalu sulit, hal itu karena ia dapat langsung mendapatkan minyak nilam dari petani di desanya. Meskipun masih menjadi produk turunan ARC, kata Aulia pihaknya melakukan penyulingan sendiri kemudian baru diserahkan ke ARC.

“Karena dari hasil penyulingan masih banyak terdapat kandungan air, kemudian dibawa ke ARC dulu untuk proses penyaringan sehingga dapat menghasilkan minyak nilam yang kadarnya sesuai,” kata Aulia.

Seiring berkembangnya bisnis parfum Geunara, kini minyak nilam juga telah dijadikan produk unggulan lainnya seperti sabun cuci piring dan minyak angin atau balsem cair.

Produk-produk itu telah diperkenalkan pada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Desa Geunteut.

Untuk harganya sendiri, kata Aulia bervariasi, dimulai dari harga Rp100 ribu untuk parfum ukuran 30 ml, dan 14 ml seharga Rp50 ribu.

Sementara untuk produk minyak angin dibanderol dengan harga Rp15 ribu untuk ukuran 8 ml dan sabun cuci piring Rp12 ribu.

Sementara dari usaha sabun cuci piring dikelola oleh ibu-ibu dari Desa Geunteut dengan omzet Rp1,5 juga per bulan.

“Varian parfum kami masih tiga macam yaitu Meulu, Putro Ijo dan Kopi,” sebutnya.

Selain memasarkan produk pada tamu yang berkunjung, kata Aulia, mereka juga aktif memasarkan produknya melalui Instagram @geunarastore dan aktif di berbagai akun e-commers.

Hingga kini, geunara sudah banyak mendapatkan konsumen dari berbagai daerah di Aceh. Namun sayangnya, tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya masih kurang.

“Saat ini tidak ada tenaga kerja lagi, jadi harus melakukan serba sendiri, makanya terkadang produksi masih terbatas, hanya 30 pcs tiap bulannya,” pungkasnya.

Tags: Geunara PhatchouliNatural PerfumeNilam AcehParfum GeunaraProduk Nilam
Previous Post

Polda Aceh Revitalisasi Masjid Baiturrahim dan Makam Syiah Kuala

Next Post

Pemerintah Indonesia Resmi Cabut Status Pandemi Covid-19

Related Posts

Aroma Nilam Aceh Menggoda Dunia: Wali Kota Illiza Perkenalkan Identitas Baru di INACRAFT

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, tampil sebagai pembicara di ajang INACRAFT 2025, Jakarta Convention Center (JCC),...

Nilam Aceh Mendunia

Petani di Sabang Mulai Budidayakan Nilam

by Alfath Asmunda
10 Juni 2024
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Sabang mulai mengetes budidaya tanaman nilam untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Tanaman nilam pun mulai dikembangkan...

ARC: Minyak Nilam Dapat Berbahaya Bila Tidak Dilakukan Pemurnian

by Riska Zulfira
12 Juli 2023
0

MASAKINI.CO - Industri penghasil minyak nilam di Provinsi Aceh kini tersebar di beberapa kabupaten yaitu Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh...

Next Post
Lima Pasien Covid-19 di Aceh Sembuh

Pemerintah Indonesia Resmi Cabut Status Pandemi Covid-19

Layanan Unggul, BRI Raih Penghargaan Asiamoney Trade Finance Survey 2023

Layanan Unggul, BRI Raih Penghargaan Asiamoney Trade Finance Survey 2023

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co