MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Rahmi Haryani, Meracik Riwayat Beupula Cengkih

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 November 2023
in Cerita
0

Koreografer tari, Rahmi Haryani.(Rumohphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – ASAP mengepul bersalin cahaya; biru, merah, dan hijau. Dalam remang itu, enam gadis meliuk berlahan. Berkumpul hingga menyerupai kelopak. Lantas, mekar!

“Mereka menirukan cengkeh. Tubuhnya tangkai kepalanya mahkota,” sebut Rahmi Haryani

RelatedPosts

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Mulanya senyap. Seakan manusia hanya ada di panggung utama. Selebihnya, cuma sayup terdengar syahi bersenandung diiringi rapai.

Suasana seketika pecah. Tua, muda, laki dan perempuan bersorak girang. Tabuhan rapai menanjak kencang, penonton histeris di ruang utama Taman Budaya Aceh (TBA). Para penari semakin energik. Hingga akhir pementasan, tarian itu jadi perbincangan.

Awal November lalu, juri Tari Kreasi Baru Pekan Kebudayaan Aceh (PKA-8) nobatkan Geunta Nanggroe juaranya.

Ada peran besar Rahmi di balik torehan prestasi itu. Perempuan kelahiran Kuala Simpang 17 Oktober 1992 ini koreografer tari yang dinamainya Beupula Cengkih itu.

Penari yang sudah manggung di Thailand dan Melbourne, Australia ini menyebutkan karyanya merupakan tarian yang menggambarkan filosofi karakter Pala dan Cengkih yang “hidup tumbuh mati bersama.”

“Perjuangan benih untuk tumbuh sampai keduanya bisa menebarkan manfaat sebagai rempah dengan aroma khasnya,” sebutnya.

Ia mengaku ide Beupula Cengkih muncul dari hasil diskusi dengan sejumlah kolega. Mantan juri FLS2N tingkat Kota Langsa tahun 2018 dan 2019 ini menyebutkan butuh sekitar sebulan menyusun gerak tari.

Ia menjelaskan gerak tari ini dibuka dengan gerak maknawi penggambaran benih yang berproses untuk tumbuh. Di beberapa bagian gerak tari juga menggunakan gerak-gerak simbolis yang menyimbolkan bentuk pala dan cengkih.

Gerak juga berangkat dari gerak-gerak tari tradisi Aceh seperti step Aceh, seudati yang dikembangkan menjadi bentuk kreasi.

“Saya mendapati sinergi yang luar biasa, mulai dari semangat penari yang tidak pernah mengeluh saat berproses, pemusik yang solid, juga yang sangat luar biasa adalah support system pembina sanggar bunda Oneng (Sri Wahyuni) yang selalu mendukung dalam hal dan bentuk apapun,” sebutnya.

Tags: Geunta NangroeKoreografer TariPekan Kebudayaan AcehPKA-8Rahmi Haryani
Previous Post

UMP Aceh 2024 Ditetapkan Rp3,4 Juta

Next Post

Sejumlah Daerah di Aceh Dilanda Banjir

Related Posts

Ribuan Pengunjung Padati Penutupan PKA-8

by Riska Zulfira
12 November 2023
0

MASAKINI.CO - Ribuan pengunjung dari seluruh kabupaten/kota di Aceh padati malam penutupan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA-8) di Taman Sultanah Safiatuddin,...

Aceh Selatan Juara Umum PKA-8

Aceh Selatan Juara Umum PKA-8

by Alfath Asmunda
12 November 2023
0

MASAKINI.CO - Kabupaten Aceh Selatan sukses mempertahankan juara umum Pekan Kebudayaan Aceh (PKA). Kali ini, daerah penghasil rempah dari tanaman...

982 Personel Gabungan Amankan Penutupan PKA-8

982 Personel Gabungan Amankan Penutupan PKA-8

by Alfath Asmunda
12 November 2023
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh mengerahkan pasukan pengamanan dua kali lipat pada malam penutupan Pekan Kebudayaan Aceh...

Next Post
Sejumlah Daerah di Aceh Dilanda Banjir

Sejumlah Daerah di Aceh Dilanda Banjir

FIFA Matchday: Duel Antara Jordi Amat dan Messi akan Tersaji

Indonesia Bertekad Raih Kemenangan Melawan Filipina

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co