MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara, Ini Respon Polda Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
6 Mei 2024
in Daerah
0

Ilustrasi mayat. (foto: dok Thinkstock)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepolisian Daerah Aceh tengah menginvestigasi kasus Saiful Abdullah alias Cek Pon (51 tahun), warga Kabupaten Aceh Utara, yang meninggal dunia diduga dianiaya oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Aceh Utara.

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, meminta masyarakat tak berspekulasi terkait kasus itu dan sebaiknya menanti hasil investigasi resmi dari Pengamanan Internal (Paminal) Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh yang sedang berjalan.

RelatedPosts

Petani di Aceh Utara Ditemukan Meninggal Dunia, Miliki Riwayat Penyakit

1.000 Paket Pangan Murah Disediakan untuk Warga Banda Aceh

Jaga Kebersihan Lingkungan, Gampong Lam Asan Kelola Sampah Secara Mandiri

“Saat ini Paminal sudah turun ke Aceh Utara,” katanya dalam keterangan pers, Senin (6/5/2024).

Dia menyampaikan Polda Aceh berkomitmen akan melakukan tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran baik secara pidana maupun kode etik yang dilakukan personel dalam bertugas.

“Kami akan transparan terkait kasus ini. Jika hasil investigasi menyatakan adanya ketidakprofesionalan atau kesalahan dalam bertugas, maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Saiful Abdullah meninggal di rumah sakit Kesrem Lhokseumawe pada Selasa (30/4/2024) lalu.

Berdasarkan keterangan anak korban Noviana, peristiwa yang menimpa ayahnya itu terjadi pada 29 April 2024. Sang ayah disebut ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Aceh Utara terkait kasus dugaan narkotika.

Keluarga meminta bantuan kepada seorang warga di desanya bernama Said yang dianggap punya jaringan dekat dengan kepolisian untuk cari cara agar Saiful dipulangkan.

Said terhubung dengan terduga anggota polisi yang kemudian meminta uang tebusan Rp50 juta hari itu juga. Keluarga lantas menjual emas untuk melepas Saiful.

Sekira pukul 22.00 WIB malam, korban dibawa pulang oleh Said berbonceng pakai sepeda motornya. Kondisi badan Saiful penuh lebam dan dari telinga keluar darah.

Sebelum dibawa keluarga ke rumah sakit, Saiful sempat mengatakan dia dipaksa mengaku memiliki sabu dan dianiaya oleh anggota Satresnarkoba Polres Aceh Utara.

Sementara itu Wakapolres Aceh Utara Kompol Muhayat Effendie membantah anak buahnya menganiaya dan meminta uang tebusan. Dia mengklaim Saiful mengalami luka akibat terjatuh dari sepeda motor saat ditangkap.

Saat ini kasus tersebut tengah diinvestigasi Paminal Polda Aceh. Muhayat berkomitmen akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan apabila ditemukan adanya pelanggaran baik secara pidana dan kode etik yang dilakukan anggotanya.

“Kami akan bersikap transparan dalam proses pemeriksaan terhadap anggota jika benar ditemukan adanya kesalahan akan kami tindak tegas,” katanya.

Tags: Aceh UtaraKasus PenganiayaanPenganiayaan PolisiPolda AcehpolisiPolres Aceh Utara
Previous Post

AFC Masukkan Rafael Struick Nominasi NEOM Future Star, Ayo Pilih !

Next Post

BRI Serahkan Mobil dan Logam Mulia ke Pemenang Program Super AgenBRILink

Related Posts

Korban Jiwa Kecelakaan Arus Mudik-Balik Naik Tajam, Meski Kasus Menurun

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah di Aceh memang menurun, namun jumlah...

Ketidakpastian Biaya Listrik Huntara, Pengungsi Aceh Utara Kebingungan

by Aininadhirah
27 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Ketidakjelasan kebijakan pembayaran listrik di hunian sementara (huntara) memicu kebingungan di kalangan pengungsi di Aceh Utara. Hingga kini,...

Jembatan Bailey di Sawang Miring Usai Luapan Sungai

by Redaksi
15 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Kondisi Jembatan Bailey Desa Lhok Cut di Desa Lhok Cut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan mengalami kemiringan...

Next Post
BRI Serahkan Mobil dan Logam Mulia ke Pemenang Program Super AgenBRILink

BRI Serahkan Mobil dan Logam Mulia ke Pemenang Program Super AgenBRILink

Selamat! 3.625 Peserta SBMPTN Lulus di USK

Rektor Universitas Syiah Kuala Pastikan Tak Ada Kenaikan UKT

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co