MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Drama Kolosal Laksamana Keumalahayati Semarakkan HUT RI di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 Agustus 2024
in News
0
Drama Kolosal Laksamana Keumalahayati Semarakkan HUT RI di Aceh

Drama kolosal tentang Laksamana Keumalahayati meriahkan HUT RI ke-79 di Banda Aceh, Sabtu 17/8/2024. (foto: masakini.co/Riska Zulfira)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Drama kolosal kisah laksamana perempuan pertama di dunia asal Aceh, Laksamana Keumalahayati, semarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2024.

Kisah pahlawan Aceh yang dijuluki Singa Betina ini ditampilkan dengan konsep drama kolosal, dengan kolaborasi tari, gerak bela diri dan musik yang dilangsungkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu (17/8/2024).

RelatedPosts

Cekcok di Simpang Dodik Berujung Penikaman, Pria di Banda Aceh Diamankan Polisi

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp7,92 Miliar Modal Usaha untuk 1.584 Warga

Jelang PBAK, 5.000 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Jalani Tes Kesehatan dan Urus Faskes BPJS

Drama ini mengisahkan aksi heroik Laksamana Keumalahayati dalam berjuang melawan penjajah di Aceh. Semua pemeran drama kolosal itu dilakoni oleh prajurit TNI Kodam Iskandar Muda.

Terdapat 605 pemeran dengan rincian 419 pemeran laki-laki dan 186 pemeran perempuan.

“Dalam kisah ini laksamana perempuan pertama di dunia ini kita tampilkan sebagai penghargaan kepada pahlawan nasional yang berasal dari Aceh,” kata Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Niko Fahrizal.

Ratusan masyarakat yang menyaksikan drama kolosal itu mengaku terpukau. Seperti yang diutarakan seorang warga Banda Aceh, Kia.

Menurutnya, penampilan itu mampu menjelaskan bagaimana kondisi Laksamana Keumalahayati saat melawan musuh.

“Meski hanya perempuan, dalam cerita ini kita tahu bahwa beliau merupakan pahlawan yang tak kenal takut,” ucapnya.

Seperti diketahui, Keumalahayati merupakan pahlawan besar dari Aceh yang dikenal karena keberanian dan kepemimpinannya dalam melawan penjajah kolonial di abad ke-16. Malahayati lahir pada tahun 1550 di Kesultanan Aceh, sebuah kerajaan Islam yang kuat di ujung barat pulau Sumatera.

Ayahnya, Laksamana Mahmud Syah, adalah seorang laksamana terkemuka, dan kakeknya, Sultan Salahuddin Syah, adalah sultan Aceh. Dari latar belakang keluarganya yang terlibat dalam militer dan pemerintahan, Malahayati memperoleh pendidikan militer dan maritim yang kuat sejak kecil.

Malahayati menunjukkan kepemimpinan dan taktik yang luar biasa dalam berbagai pertempuran melawan Portugis dan Belanda.

Kini, Laksamana Malahayati dikenang sebagai pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia dari penjajah. Pada tahun 2017, pemerintah Indonesia secara resmi mengakui Malahayati sebagai pahlawan nasional.

Tags: acehDrama KolosalHUT RIHUT RI ke-79Laksamana KeumalahayatiPahlawan Nasional
Previous Post

Bustami : Remisi Bentuk Penghargaan Atas Pembenahan Diri Warga Binaan

Next Post

Mengapa Berinfak Pakai QRIS Perlu Teliti? Begini Penjelasan BI

Related Posts

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

by Aininadhirah
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap Agustus datang, ada rutinitas yang selalu dinanti Safura Yulinda. Bukan sekadar menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, tetapi...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Masyarakat Aceh Kian Akrab Tunaikan Zakat dan Infak Lewat QRIS

Mengapa Berinfak Pakai QRIS Perlu Teliti? Begini Penjelasan BI

Dirgahayu RI ke-79, Berikut Sederet Kontribusi BRI untuk Negeri

Dirgahayu RI ke-79, Berikut Sederet Kontribusi BRI untuk Negeri

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co