MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 September 2026
in Daerah
0

Mualem dalam rapat percepatan penyediaan lahan integrasi mantan kombatan GAM sekaligus penataan Hak Guna Usaha (HGU) di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (11/9/2026). | Foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026. Bencana tersebut merendam rumah warga, menutup akses jalan, merusak sejumlah fasilitas, dan menyebabkan satu orang meninggal dunia serta 13 lainnya luka-luka.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan karena Aceh mulai memasuki musim hujan.

RelatedPosts

Banda Aceh Kelola 58 Aplikasi untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Jalan Akses Bandara SIM

BGN Resmikan 980 Dapur MBG di 16 Provinsi, Aceh Besar Jadi Pusat Kegiatan

“Bencana hidrometeorologi yang terjadi setahun lalu membuat tanah di kawasan bencana belum kokoh dan labil,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Senin (14/9/2026).

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) yang diterima Mualem, bencana pertama terjadi di Gayo Lues pada Minggu (13/9/2026) siang.

Banjir merendam Desa Badak dan Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang. Pada waktu yang sama, longsor terjadi di Kecamatan Putri Betung hingga menutup ruas jalan Blangkejeren-Kutacane dengan material longsor.

Petugas menggunakan alat berat untuk membersihkan material. Pendataan dampak dan koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk membuka kembali akses jalan.

Malam harinya, banjir melanda Aceh Tenggara. Bencana terjadi di 12 desa yang tersebar di Kecamatan Babussalam, Lawe Sigala-gala, Semadam, Bukit Tusam, dan Babul Makmur.

Rumah warga terendam lumpur. Jembatan terdampak, tanggul jebol, sementara akses jalan dan sejumlah fasilitas umum terganggu.

“BPBD Aceh Tenggara bersama aparat gampong telah melakukan pendataan, evakuasi warga, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Nurlis.

Sementara itu, longsor terjadi di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, pada Senin (14/9/2026) dini hari.

Sebanyak 13 orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Seluruh korban luka dirawat di RSUD Datu Beru.

Longsor juga berdampak pada empat rumah dan menutup akses jalan. Petugas melakukan evakuasi korban, membersihkan material longsor, memantau kondisi wilayah, dan melakukan pendataan lanjutan.

Mualem sebelumnya telah mengingatkan potensi bencana saat musim hujan. Pada 3 September 2026, ia meminta kesiapsiagaan ditingkatkan menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Aceh.

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Aceh mulai September hingga Februari mendatang. Status potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang sebelumnya masuk kategori Siaga kemudian berubah menjadi Waspada.

Mualem meminta pemerintah dan seluruh unsur terkait memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan sejak dini. Koordinasi dan respons cepat di lapangan juga perlu dipastikan untuk menghadapi kemungkinan bencana.

Ia juga meminta sinergi antara Forkopimda Aceh, TNI dan Polri, pemerintah kabupaten/kota, instansi terkait, serta perguruan tinggi negeri dan swasta diperkuat untuk memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas.

Tags: acehAceh TengahAceh TenggaraBanjirGayo LuesLongsorMualemmusim hujan
Previous Post

Sehari di Pantai Parangkusumo

Next Post

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan, Motor Korban Ditemukan di Belakang Taman Budaya

Related Posts

Mualem Minta PLN Perpanjang Listrik Huntara Korban Banjir Aceh

by Riska Zulfira
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem meminta PT PLN memperpanjang layanan listrik bagi korban banjir yang masih tinggal...

Masuk Musim Hujan, Illiza Cek Drainase dan Ingatkan Warga soal Sampah

by Riska Zulfira
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan dan banjir dengan membenahi drainase, memelihara jalan,...

BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Datang Lebih Lambat

by Ali L
3 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2026/2027 yang...

Next Post

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan, Motor Korban Ditemukan di Belakang Taman Budaya

Pemko Banda Aceh Siapkan Pembebasan Lahan untuk Pengalihan Jalan Dr Syarief Thayeb

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co