MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Menjaga Euforia Agar Tak Terlena

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
11 September 2024
in Cerita
0

Sujud syukur penggawa tim sepakbola PON Aceh | foto: Safri Pampum

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah wartawan sudah menunggu di ruang konferensi pers, Stadion H Dimurthala, Lampineung, Selasa (10/9/2024) malam. Pelatih PON Aceh, Rasiman bersama penyerangnya, Akmal Juanda duduk di kursi yang sudah disediakan panitia pelaksana.

Malam itu, Aceh baru saja mengunci puncak klasemen Grup A PON XXI Aceh Sumut 2024. Menang come back 2-1 atas Jawa Barat (Jabar). Setelah menyampaikan pengantar, seorang wartawan langsung melontarkan pertanyaan bernas.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

“Bagaimana menjaga ritme, sehingga euforia mereka tidak berlebihan,” tanyanya.

Mata Rasiman teduh. Beradu pandang dengan wartawan tersebut. Sejurus kemudian ia menjawab dengan penjelasan rotasi pemain. Dimana ada tiga yang ia masukkan sejak menit pertama.

“Saya rasa semua kemenangan saya karena keberuntungan. Saya harus humble manyampaikan itu,” ucapnya.

Tim sepakbola PON Aceh melaksanakan salat magrib berjamaah jelang pertandingan | foto: Safri Pampum

Eks pelatih Persis Solo dan Nusantara United itu, tanpa sungkan mengakui timnya masih banyak kekurangan. Apalagi saat melawan Jabar. Katanya, kita kehilangan banyak bola. Tidak bisa memanfaatkan space yang ada.

Musababnya paling kentara satu. Salah satu full back milikinya, selalu kehilangan bola. Sehingga Aceh tidak bisa melakukan progresif position. Dari kesalahan itu, Jabar melakukan transisi. Dan mencuri gol lebih dulu, lewat hentakan Marvin di menit 13′, dari luar kotak penalti.

“Jujur harus saya akui. Di 15 menit pertama, mereka (Jabar) yang punya pertandingan,” akunya.

Setelah menjawab sejumlah pertanyaan, Rasiman dan Akmal meninggalkan ruangan. Ketika hendak masuk pintu utama stadion kembali, euforia penonton begitu terasa. Ramai penonton mengajak foto bersama.

Bagi Akmal, waktunya tidak banyak lagi. Tidak mungkin melayani swa foto satu per satu. Karena di loker room, pelatih beserta seluruh jajaran tim, sudah menunggu.

Penonton tuan rumah berebut foto dengan pemain PON Aceh | foto: Ichsan Maulana

Pengaruh Media Sosial

Sebelum konferensi pers, usai berkeliling lapangan untuk menyampaikan terimakasih kepada publik tuan rumah. Tiba-tiba dari arah pintu utama ramai penonton yang masuk. Mereka rebutan minta foto bersama dengan sang idola.

Para penonton mengajak satu per satu pemain untuk berfoto. Setelahnya, tampak diunggah di media sosial Instagram. Dengan harapan, di-repost kembali oleh pemain PON Aceh.

Sebagai orang yang pernah bekerja sebagai analis di Timnas Indonesia. Rasiman sangat detil. Ia menyadari anak asuhnya sedang dalam puja-puji publik. Dengan bijak, Rasiman mengingatkan agar tak terlena. Hal ini disampaikan, sejak kemenangan perdana vs Banten.

“Dipuji itu bagian dari apresiasi dari kerja keras kalian, wajar. Kalian akan bertambah followers. Its okay. Nikmati. Tapi please, hati-hati. Jangan ter-distract dengan hal-hal yang tidak begitu penting,” pesannya.

Bukan kali itu saja. Tidak jemu, ayah dari pemain Persija Jakarta, Abimayu itu, kembali mengingatkan pesepakbola PON Aceh di hari latihan terakhir, Senin (9/9/2024) jelang vs Jabar.

“Perjalanan kita masih jauh. Tidak bosan-bosan kami mengingatkan agar tetap humble. Please down to earth. Tetap menginjak bumi. Kemenangan kita, saya merasa betul-betul berkat pertolongan Yang Maha Kuasa,” tegasnya sore itu.

Tags: Akmal JuandaPON AcehPON XXI Aceh-SumutRasimanSepakbola Aceh
Previous Post

Ramai Atlet Komplain Soal Konsumsi, Apa Kata PB PON Aceh?

Next Post

Besok, Bireuen Coffee and Culinary Festival Meriahkan PON XXI

Related Posts

Keringat Mengering, Lima Bulan Pasca PON Atlet Aceh Belum Terima Bonus

by Riska Zulfira
2 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Lima bulan setelah perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, sejumlah atlet Aceh masih menunggu pencairan bonus yang...

Resolusi 2025 Pelaku Sepak Bola Aceh

by Ichsan Maulana
1 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Tahun baru identik dengan harapan baru. Ada banyak resolusi 2025 yang dikemukakan setiap individu, golongan atau profesi. Termasuk...

Jamu Tornado FC, Persikab Tak Ingin Rungkad, Tifatul: Mari Bangkit!

by Ichsan Maulana
27 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Persikab Bandung akan menghadapi Tornado FC malam nanti, Jumat (27/12/2024). Stadion Kota Barat akan menjadi saksi, tim dari...

Next Post
Besok, Bireuen Coffee and Culinary Festival Meriahkan PON XXI

Besok, Bireuen Coffee and Culinary Festival Meriahkan PON XXI

Kiromal Katibin Persembahkan Medali Emas untuk Jawa Tengah

Kiromal Katibin Persembahkan Medali Emas untuk Jawa Tengah

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...