MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

USK Kukuhkan Empat Profesor, Semuanya dari Teknik

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
30 Oktober 2024
in News
0

Empat profesor terbaru USK dari Fakultas Teknik, foto bersama Rektor dan Ketua SAU | foto: masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU), mengukuhkan empat profesor baru. Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Komisi B SAU, Prof. Dr. Ir. Sofyan, M.Sc.Eng., IPU., ASEAN Eng. Berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Rabu (30/10/2024).

Empat Profesor baru tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Ella Meilianda, S.T., M.T., Prof. Dr. Ir. Syarizal Fonna, S.T., M.Sc., IPM., Prof. Dr. Cut Dewi, S.T., M.T., M.Sc., serta Prof. Dr. Ir. Muhammad Zaki, M.Sc., IPM.

RelatedPosts

Foto Tragis Gajah Aceh Hantarkan Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026

IDI Aceh Naik Tajam, Kini Tertinggi di Sumatera

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh Hingga 10 Mei 2026

“Tahun ini USK kembali mengukuhkan empat profesor yang semuanya berasal dari Fakultas Teknik (FT). FT masih menjadi fakultas dengan jumlah profesor terbanyak, yaitu berjumlah 46 orang,” ungkap Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan.

Beberapa waktu lalu, USK sudah menerima Surat Keputusan (SK) yang baru untuk 14 orang profesor. Termasuk empat orang yang dikukuhkan pada hari ini. USK optimis, pertumbuhan profesor akan terus meningkat.

Mengingat saat ini, USK sudah memvalidasi dan mengusulkan 44 calon profesor baru. Di samping itu, jumlah dosen USK yang berstatus Lektor Kepala sebanyak 408 orang.

“Dengan demikian jumlah profesor di USK saat ini berjumlah 181 orang, atau 11,02 persen dari jumlah dosen secara keseluruhan,” ungkapnya,

Prof Ella, melalui kepakarannya di bidang ilmu manajemen bencana sumber air, menganalisis bagaimana fenomena seperti gempa bumi, tsunami, dan banjir memengaruhi kondisi fisik pantai dan lingkungan pesisir, yang pada akhirnya berdampak pada masyarakat dan infrastruktur di sekitar pantai.

Prof Syarizal, menyoroti pentingnya inovasi dalam teknik komputasi sebagai solusi untuk mendeteksi dan mengendalikan korosi, mengembangkan metode Boundary Element Inverse Analysis (BEIA), yang lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan konvensional yang sering kali memiliki keterbatasan.

Prof Cut Dewi, menelaah pentingnya konservasi arsitektur dan kawasan paska bencana. Fokus kajian beliau bukan hanya melihat konservasi bangunan fisik, tetapi juga tentang memahami dan melestarikan nilai-nilai intangible yang ada di dalamnya.

Prof Muhammad Zaki, mencurahkan perhatiannya pada bidang ilmu rekayasa kimia. Salah satunya pada kajian biodiesel sebagai energi terbarukan. Mengembangkan berbagai metode produksi biodiesel, di antaranya menggunakan katalis padat K2O/karbon. Mengubah minyak kemiri sunan menjadi biodiesel, dan katalis kalium oksida berpenyangga silika untuk mengolah minyak jelantah.

“Kita menaruh harapan besar, serta meyakini, bahwa kepakaran seluruh profesor baru USK tersebut, akan mampu berkontribusi secara maksimal, untuk menjawab berbagai persoalan bangsa kita hari ini,” pungkas rektor.

Tags: Pengukuhan profesorProfesor USKUniversitas Syiah KualaUSK
Previous Post

227 Personel Amankan Debat Kandidat Pertama Wali Kota Banda Aceh

Next Post

Komite Banding PSSI Ringankan Sanksi untuk Persiraja

Related Posts

Mahasiswa USK Ikuti Seminar Editing Video Untuk Penguatan Dakwah Digital

by Riska Zulfira
3 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dari berbagai jurusan mengikuti seminar dasar editing video. Kegiatan ini difokuskan...

Benahi Hulu–Hilir dan Bangun Sabo Dam, Strategi Baru Tekan Banjir di Aceh

by Riska Zulfira
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya penanganan bencana di Aceh kini diarahkan lebih fokus pada pembenahan sistem sungai dan penguatan infrastruktur pengendali banjir....

Ingatan Tsunami Mulai Memudar, Buku MemoryGraph Diluncurkan untuk Jaga Memori Kolektif Aceh

by Riska Zulfira
24 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Lebih dari 20 tahun pascatsunami 2004, Aceh kini menghadapi ancaman baru yang tak kasat mata: memudarnya ingatan kolektif...

Next Post
Komite Banding PSSI Ringankan Sanksi untuk Persiraja

Komite Banding PSSI Ringankan Sanksi untuk Persiraja

Rumah Amal Jamik USK Terima Penghargaan di Initiative Forum 2024

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co