MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Jack Garden, Hidden Gem Camping dengan Ratusan Kelapa

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
13 November 2024
in Cerita
0

Nuansa senja di Jack Garden, Lamreh, Aceh Besar. | foto: dok pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Saban hari, angin sepoi-sepoi setia membelai sedikitnya 150-an pohon kelapa di kebun milik keluarga Zahdi A Hadi yang luasnya sekitar 1,5 hektar.

Asri dan bersih, kesan otomatis saat berada di sini. Setiap kaki yang menapak di kebun kelapa yang berlokasi di Lamreh, Aceh Besar. Akan terpana dengan panorama berhadapan langsung dengan birunya lautan.

RelatedPosts

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

Beberapa tahun terakhir, kebun kelapa ini diurus oleh Zakky Muwaffaq (26) tahun. Anak pertama dari empat bersaudara. Sebagai generasi gen Z, kreatifitasnya menyala.

Zakky membranding kebun kelapa keluarga dengan nama Jack Garden. Dua kata dengan arti: Jack nama panggilan dari Zakky. Sedangkan Garden, kebun dalam bahasa Inggris.

“Saya tidak ingat persis kapan mulai awalnya. Sekitar tiga tahun yang lalu, kalau tak salah,” ujar Jack, kepada masakini.co.

Tenda camping di Jack Garden. | foto: dok pribadi

Namun yang pasti, bisnisnya bermula dari dagang kelapa ke para pemilik usaha wisata di Pasir Putih, Aceh Besar.

“Berawal dari jual kelapa itulah, saya pikir sekalian saja. Karena potensial juga,” kenangnya.

Untuk promosi destinasi, ia membuat akun Instagram @jackgarden21. Agar calon wisatawan tertarik berkunjung, Jack rajin posting foto keindahan kebunnya di Blang Ulam, Lamreh, Aceh Besar dan aktifitas pengunjung.

“Signature di Jack Garden, itu sangat private. Karena siapapun yang camping, tidak berdesakan dengan orang camping yang lain. Terus, pohon kelapanya memang banyak,” bebernya.

Jack Garden pelan-pelan mulai digemari para wisatawan lokal. Mayoritas pengunjungnya keluarga yang berdarmawisata dan ‘kaula muda’ yang memilih berkemah.

Jack memastikan pengunjung tidak bakal bayar mahal, bahkan tanpa patokan harga. “Alakadar, cuma uang kebersihan saja,” sebutnya.

Ia mengaku sering mengingatkan yang camping, jika ada orang minta uang jangan dikasih. “Itu ilegal dan pungli,” tegasnya.

Tenda camping di Jack Garden. | foto: dok pribadi

Jack Garden hanya satu, dari banyak objek wisata di sana. Tempat ini tak ubahnya hidden gem, diantara pilihan mainstream; pantai dan bukit. Privasi dan banyaknya pohon kelapa.

“Bangun pagi, saat membuka tenda camping, anda akan melihat indahnya sunrise. Sedangkan sore, senja siap menghadirkan sensasi romantis,” sebut Jack.

Penting diketahui, Jack Garden tidak jauh dari lokasi pantai Pasir Putih. Hanya berjarak 10 menit perjalanan saja. Agar lebih mudah, tinggal mengikuti petunjuk google maps. Dijamin sampai ke titik tujuan, tanpa sesat.

Tags: Aceh BesarBlang UlamDestinasi WisataDisbudpar AcehJack GardenLamreh
Previous Post

LSM Paska Pidie Minta Kemendagri Kaji Ulang Pembubaran KKR

Next Post

Ruang Cuci Darah Kerap Padam Listrik, Kinerja Manajemen RSUDZA Disorot

Related Posts

BGN Resmikan 980 Dapur MBG di 16 Provinsi, Aceh Besar Jadi Pusat Kegiatan

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) meresmikan 980 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi, Rabu (14/10/2026). Pengembangan...

BGN Tegaskan Penerima MBG Harus Terdata, Sekolah Diminta Perbarui Data Siswa

by Ahmad Mufti
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya diberikan kepada penerima manfaat yang identitasnya tercatat dan...

Geulayang Tunang Kembali Semarak di Aceh Besar, Tradisi Pascapanen yang Terus Dijaga

by Riska Zulfira
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Layang-layang kembali menghiasi langit Gampong Reuleung Geulumpang, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Senin (12/10/2026). Puluhan peserta dari berbagai...

Next Post
Isra Firmansyah Bantah Mengurus RSUDZA Centang-perenang

Ruang Cuci Darah Kerap Padam Listrik, Kinerja Manajemen RSUDZA Disorot

Jasad Mengapung di Krueng Aceh Ternyata Warga Pidie, Keluarga Tolak Otopsi

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...