MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, September 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Cuaca Buruk, Aktivitas Nelayan Bireuen Terganggu

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
26 November 2024
in Daerah
0

Penjual daging sapi segar di Geurugok, Bireuen. | foto: masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Cuaca tak menentu, hujan deras disertai angin menyebabkan aktifitas nelayan terganggu. Hal ini berdampak terhadap kesediaan ikan dan harga di pasar.

Di pasar ikan Geurugok, Kecamantan Gandapura, Bireuen, harga ikan laut melonjak. Per Kg tongkol, dibandrol Rp30 ribu. Bahkan, tongkol ukuran paling kecil, Rp13 ribu.

RelatedPosts

Bupati Aceh Besar Sampaikan R-KUPA dan Prioritas Anggaran Sementara Perubahan 2026 ke DPRK

Pemerintah Pusat Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana

Tambahan TKD Bencana Aceh Baru Terealisasi Rp457 Miliar, Rp1,19 Triliun Masih Berjalan

“Paling murah cuma bandeng, Rp 25 ribu per Kg-nya,” kata pedangang, kepada masakini.co, Selasa (26/11/2024).

Kondisi ini, mendatangkan berkah bagi pedagang daging sapi. Sebagaimana diungkapkan Ridha, penjualan mereka lebih lancar.

“Alhamdulillah rezeki untuk kami. Karena ikan mahal. Bahkan langka,” jelasnya.

Dia merupakan pedagang daging sapi mingguan, yang menjajakan daging segar di Geurugok, tepat di samping jalan nasional Banda Aceh – Medan.

“Kita menyiapkan substitusi. Kita buatkan satu tumpuk daging, ada tulangnya, lemak, beserta organ dalam, yang kita jual Rp 30 ribu satu tumpuknya,” jelasnya.

Selain itu, bagi yang berminat daging saja, cukup merogoh kocek Rp 160 ribu per Kg. Untuk tulang rusuk sapi, dijual Rp 70 ribu per Kg.

“Banyak juga yang beli Rp 100 ribu. Dapat sekitar 7 ons daging segar,” pungkas Ridha.

Tags: BireuenCuaca BurukHarga IkanKecamantan Gandapura
Previous Post

Keberadaan AgenBRILink di Wilayah Transmigrasi Merauke Dorong Kemajuan Ekonomi Lokal

Next Post

BMKG: Aceh Akan Dilanda Hujan Deras Hingga Tiga Hari Mendatang

Related Posts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO - Setelah sekitar 10 bulan terputus akibat banjir besar, Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, akhirnya kembali...

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Lima Orang, Terbaru Asal Bireuen

by Riska Zulfira
31 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga 31 Mei 2026,...

Jamaah Haji Kloter BTJ 8 Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arafah

by Riska Zulfira
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kloter BTJ 8 Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia...

Next Post

BMKG: Aceh Akan Dilanda Hujan Deras Hingga Tiga Hari Mendatang

Kadisbudpar Aceh Harap Agam Inong 2024 Giat Promosikan Pariwisata dan Ekraf

Kadisbudpar Aceh Harap Agam Inong 2024 Giat Promosikan Pariwisata dan Ekraf

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co